Kalau bicara tentang dark web banyak yang langsung berpikiran kalau itu adalah dunia gelap di internet yang penuh dengan hal ilegal. Jual beli benda terlarang, penuh dengan hasil kebocoran data, hingga sarangnya penipuan.
Padahal, dark web bukan tidak seseram namanya yang mengandung unsur “dark” alias gelap. Penggunaan istilah dark web ini membuatnya kerap disalahpahami, meski isinya tak melulu aktivitas ilegal.
5 fakta tentang dark web
Agar tak salah kaprah tentang dark web dan apa saja yang ada di dalamnya, yuk simak lima fakta dark web berikut ini, sebagaimana dikutip dari laman DeepStrike.
1. Dark web bukan deep web
Dark web dengan deep web adalah dua hal berbeda. Faktanya, deep web mencakup semua konten internet yang tidak terindeks oleh mesin pencari, misalnya email, akun bank, atau database perusahaan.
Sementara, dark web hanya sebagian kecil dari deep web yang hanya bisa diakses memakai perangkat khusus seperti browser Tor. Ukuran dark web diperkirakan kurang dari 1 persen dari seluruh internet.
2. Dark web ternyata tak berukuran besar
Mitos populer menyebutkan bahwa dark web itu mencapai 96 persen dari internet. Nyatanya, angka ini justru merujuk pada deep web. Data yang dikutip dari DeepStrike, dark web hanya terdiri dari puluhan situs (dot) union dan jumlah halaman aktifnya sangat kecil ketimbang web biasa.
3. Tak semua aktivitas di dark web ilegal
Nah, klaim kalau dark web berisi aktivitas ilegal ternyata tidak 100 persen benar. Dark web memang jadi tempat beroperasinya pasar gelap dan forum kriminal, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk tujuan sah.
Para aktivis, jurnalis, peneliti sampai ke whistleblower banyak juga yang memanfaatkan jaringan dark web untuk menjaga prpivasi dan menghindari sensor.
Tak hanya itu, beberapa media besar seperti BBC dan The New York Times memiliki situs (dot) onion resmi. Tujuannya adalah agar pembaca di negara dengan sensor internet ketat tetap bisa mengakses berita secara anonim dan aman.
4. Banyak situs jasa pembunuh bayaran di dark web, benarkah?
Salah satu mitos yang juga populer di dark web adalah jaringan ini penuh layanan dan aktivitas ilegal, termasuk layanan pembunuh bayaran. Menurut investigasi yang dikutip dari DeepStrike, hampir semua situs semacam itu hanya penipuan untuk mengambil uang korban.
Meski dark web identik dengan aktivitas ilegal, banyak aktivitas penipuan, phishing, penyebaran malware hingga pencurian akun justru berlangsung di web biasa, medsos, email, atau aplikasi pesan.
5. Mengakses dark web umumnya tak langgar hukum
Memakai browser Tor atau mengunjungi situs (dot) onion tidak otomatis ilegal di sebagian besar negara. Pelanggaran hukumnya justru pada aktivitas yang dilakukan di dalamnya. Misalnya kalau pengguna internet membeli data curian, narkoba, atau barang dan hal ilegal lainnya.
Adapun ancaman yang paling nyata bagi pengguna dark web adalah data pribadi yang bocor, kredensial akun yang dijual, malware, penipuan online, hingga pencurian identitas.
Pax Insight
Dark web bukan sisi gelap internet layaknya yang digambarkan film-film. Dark web merupakan bagian dari deep web yang tidak terindeks di mesin pencari dan butuh browser khusus untuk membukanya.
Dark web awalnya ada untuk menyamarkan identitas pengguna atau pemilik situs. Meski begitu, dark web malah kerap dikenal sebagai sarangnya kejahatan dan aktivitas ilegal.
Padahal, ancaman yang paling nyata di internet seringkali malah berupa penipuan, kebocoran data, hingga pencurian identitas yang kerap kali terjadi karena aktivitas internet yang tidak aman baik di medsos, aplikasi chat, dan lainnya.



