Xiaomi kembali mengguncang pasar smartphone flagship lewat kehadiran Xiaomi 15T Pro, perangkat kelas atas yang dibanderol di bawah Rp10 juta. Smartphone ini menawarkan kamera periskop Leica 5x optical zoom, layar AMOLED 1,5K besar dengan refresh rate 144Hz, chipset Dimensity 9400+, serta baterai 5.500 mAh dengan pengisian cepat 90W HyperCharge.
Dengan kombinasi harga dan fitur tersebut, Xiaomi 15T Pro menjadi salah satu flagship killer terbaik tahun 2025. Namun, di balik keunggulannya, perangkat ini juga memiliki beberapa kekurangan yang patut diperhatikan.
Desain dan Build Quality: Elegan, Minimalis, tapi Masih Polycarbonat
Kelebihan:
- Desain datar dan elegan dengan rangka Aluminium Alloy.
- Tersedia tiga warna: Mocha Gold, Gray, dan Black.
- Sertifikasi IP68, tahan air hingga 3 meter selama 30 menit.
- Tombol power dan volume memiliki sensasi klik yang premium.
Kekurangan:
- Bagian belakang masih menggunakan material polycarbonat, meski dengan finishing halus.
- Dimensi besar membuatnya sedikit sulit dioperasikan dengan satu tangan.
Desain datar tanpa lengkungan membuat Xiaomi 15T Pro nyaman digenggam dan tidak licin. Housing kameranya berbentuk persegi dengan empat kamera di dalamnya, serta lampu flash di luar modul kamera.
Layar AMOLED 1,5K: Cerah dan Responsif
Kelebihan:
- Layar 6,83 inci AMOLED dengan resolusi 1,5K (2712 x 1220 piksel).
- Kecerahan puncak mencapai 3.200 nits, mendukung Dolby Vision dan HDR10+.
- Refresh rate adaptif 144Hz dan touch sampling rate hingga 2.560Hz.
- Speaker stereo menghasilkan suara seimbang dengan vokal jernih.
Kekurangan:
- Ukuran layar besar membuat sebagian pengguna perlu adaptasi.
- Tidak ada jack audio 3,5 mm.
Untuk perlindungan layar, Xiaomi menyematkan Corning Gorilla Glass 7i yang tangguh, meski tetap disarankan menambah screen protector agar lebih aman.
Performa dan Gaming: Cepat tapi Masih Terasa Panas
Kelebihan:
- Ditenagai MediaTek Dimensity 9400+ (3nm) dengan konfigurasi:
- 1x Cortex-X925 @3,63GHz
- 3x Cortex-X4 @3,3GHz
- 4x Cortex-A720 @2,4GHz
- RAM 12GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
- Skor benchmark tinggi:
- AnTuTu: 2.466.311 poin
- Geekbench 6.5.0: 2.742 (single-core), 8.003 (multi-core)
- Dilengkapi sistem pendingin Xiaomi 3D IceLoop, menjaga suhu tetap stabil.
- Pengalaman gaming lancar di PUBG (grafis tertinggi) dan Genshin Impact (60fps, setting Highest).
Kekurangan:
- Saat performa maksimal, perangkat terasa panas, terutama saat perekaman video 4K atau bermain game berat dalam waktu lama.
Dalam pengujian ekstrem seperti Solar Bay Stress Test, Xiaomi 15T Pro mencatat stabilitas 84,1% dengan suhu maksimum 37°C, menunjukkan performa yang solid meski tetap ada peningkatan panas.
Baterai dan Pengisian Daya: Tahan Lama, Pengisian Cepat
Kelebihan:
- Kapasitas 5.500 mAh dengan daya tahan tinggi:
- Pemutaran YouTube nonstop: 21 jam 12 menit (100% → 5%)
- Screen-on time rata-rata: 10 jam 33 menit
- Charger 90W HyperCharge mengisi dari 9% ke 100% hanya dalam 41 menit.
- Mendukung Wireless Charging, Reverse Wired, dan Reverse Wireless Charging.
Kekurangan:
- Kapasitas baterai masih kalah dari beberapa pesaing yang sudah menembus 7.000 mAh.
Secara keseluruhan, daya tahannya sangat baik untuk aktivitas seharian penuh, terutama bagi pengguna aktif seperti jurnalis atau kreator konten.
Sistem Operasi dan Fitur AI: Masih HyperOS 2, Tapi Siap Dapat HyperOS 3
Kelebihan:
- Berjalan di HyperOS 2 (Android 15) dengan beragam fitur AI:
- AI Speech Recognition, AI Erase, dan AI Bokeh.
- Circle to Search dan Google Gemini sebagai asisten pintar.
- Mendukung NFC, Infrared Blaster, dan QRIS Tap untuk pembayaran digital atau transportasi.
Kekurangan:
- Masih menggunakan Android 15, belum mendapatkan pembaruan ke HyperOS 3 (update masih menunggu rollout global).
Kamera Leica 50MP Periskop: Bintang Utama Xiaomi 15T Pro
Kelebihan:
- Kolaborasi dengan Leica, menghasilkan foto dengan gaya Leica Authentic dan Leica Vibrant.
- Konfigurasi tiga kamera utama:
- 50 MP (Light Fusion 900, wide)
- 50 MP (ultrawide)
- 50 MP (telephoto periskop, 5x optical zoom)
- Kamera depan 32 MP dengan mode Portrait dan efek bokeh artistik.
- Zoom 10x Hybrid masih tajam, bahkan hingga 30x digital zoom.
- Mampu merekam 8K 30fps, 4K 120fps, dan 1080p 60fps dengan stabilisasi ShootSteady.
Kekurangan:
- Mode video zoom 2x kurang detail di beberapa kondisi.
- Untuk hasil terbaik, pengguna perlu crop manual atau memakai lensa periskop langsung.
- Menurut pengujian internal Pax.id, hasil foto dari lensa periskop menjadi daya tarik terbesar Xiaomi 15T Pro — tajam, natural, dan siap unggah tanpa perlu banyak editing.
Kesimpulan: Flagship Killer Sungguhan di 2025
Dengan harga mulai Rp9,999 juta, Xiaomi 15T Pro menjadi smartphone flagship killer terbaik di bawah Rp10 juta tahun ini.
Kelebihan utama:
- Kamera periskop Leica 5x yang memukau
- Performa Dimensity 9400+ super cepat
- Layar 1,5K cerah dan halus
- Pengisian daya cepat 90W
- Desain IP68 dan build solid
Kekurangan:
- Masih HyperOS 2 (belum update HyperOS 3)
- Material belakang polycarbonat
- Terasa panas saat performa ekstrem
Namun secara keseluruhan, Xiaomi 15T Pro layak disebut flagship killer sejati, terutama untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi, kamera profesional, dan daya tahan baterai kuat tanpa perlu mengeluarkan dana dua digit. Untuk ulasan lengkapnya, klik link berikut ini ya!
Spesifikasi Lengkap Xiaomi 15T Pro
| Kategori | Fitur / Spesifikasi | Detail |
|---|---|---|
| Layar | Ukuran & Tipe Panel | 6.83 inci, AMOLED, Flat |
| Resolusi | 1280 x 2772 piksel (1.5K) | |
| Refresh Rate | 144 Hz | |
| Kecerahan Puncak | 3200 nits (Puncak) | |
| Proteksi | Corning Gorilla Glass 7i | |
| Performa | Chipset | MediaTek Dimensity 9400+ (3 nm) |
| CPU | Octa-core (1x3.63 GHz Cortex-X925 & 3x3.3 GHz Cortex-X4 & 4x2.4 GHz Cortex-A720) | |
| GPU | Immortalis-G925 | |
| Sistem Operasi | Android 15, Xiaomi HyperOS 2 | |
| Memori | RAM | 12 GB (LPDDR5X) |
| Storage Internal | 256 GB / 512 GB / 1 TB (UFS 4.1) | |
| Penyimpanan Eksternal | Tidak Ada Slot Kartu | |
| Kamera Belakang | Utama (Wide) | 50 MP, f/1.6, OIS, Lensa Leica |
| Telefoto Periskop | 50 MP, f/3.0, OIS, 5x Optical Zoom | |
| Ultrawide | 12 MP, f/2.2, Sudut pandang 120˚ | |
| Perekaman Video | Hingga 8K@30fps, 4K@120fps | |
| Fitur Lensa | Leica Summilux Optical Lens | |
| Kamera Depan | Resolusi | 32 MP, f/2.2 |
| Baterai & Pengisian Daya | Kapasitas | 5500 mAh |
| Pengisian Daya Kabel | 90W HyperCharge | |
| Pengisian Daya Nirkabel | 50W Wireless HyperCharge | |
| Lain-lain | Ketahanan | IP68 (Tahan debu dan air) |
| Fitur Audio | Stereo Speaker (Dolby Atmos), Hi-Res Audio | |
| Konektivitas | Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC | |
| Berat & Dimensi | 210 gram, 162.7 x 77.9 x 8 mm |



