Ulas
Jumat, 5 Juni 2026 13:07 WIB

Samsung Galaxy A37 5G: matang, tapi bukan tanpa kompromi

Samsung Galaxy A37 5G unggul di layar, IP68, dan update software panjang, tapi chip lawas dan tanpa microSD di harga Rp 6 jutaan.
Samsung Galaxy A37 5G

Ringkasan Ulasan 

  • Samsung Galaxy A37 5G adalah HP kelas menengah (harga Rp 6 jutaan) yang matang dan aman sebagai pilihan jangka panjang, terutama berkat jaminan update software hingga 6 kali, layar Super AMOLED 120Hz yang apik, proteksi Gorilla Glass Victus+ + IP68, dan baterai yang awet.
  • Cocok untuk pengguna harian (media sosial, streaming, foto kasual) yang memprioritaskan keawetan dan kenyamanan. Namun di harga tersebut, perangkat ini tidak menonjol di sisi performa maupun kamera dibanding pesaing, chipset Exynos 1480 sudah keluaran 2 tahun lalu, kamera ultrawide yang mumpuni, atau memori lega, karena tidak ada slot microSD, mengingat varian dasarnya hanya 128GB. 

Kelebihan Samsung Galaxy A37 5G

  • Layar apik: Super AMOLED 6,7 inci 120Hz, kecerahan puncak 1.900 nits, jelas di bawah matahari.
  • Update software panjang: hingga 6 kali, terbaik di kelasnya; One UI 8.5 (Android 16).
  • Build premium & tahan: Gorilla Glass Victus+ depan-belakang, IP68, desain ramping mantap digenggam.
  • Baterai awet: 5.000mAh, bertahan ~14 jam 53 menit di PCMark.
  • Kamera utama solid: 50MP, hasil natural & tajam, Nightography membaik.

Kekurangan Samsung Galaxy A37 5G

  • Chipset sudah berumur : Exynos 1480 keluaran 2024, peningkatan tak signifikan
  • Tanpa slot microSD: varian termurah cuma 128GB.
  • Charger 45W tak disertakan: harus beli terpisah.
  • Kamera pendukung biasa: ultrawide & makro standar
  • Performa: Dibanderol Rp 6 jutaan, performa yang ditawarkan terbilang aman, tapi tidak menonjol. 

Samsung baru saja memperkenalkan Galaxy A37 5G sebagai smartphone mid-range terbarunya untuk pasar Indonesia. Diperkenalkan bersama Galaxy A57 5G, smartphone ini menawarkan sejumlah pembaruan dibandingkan generasi sebelumnya, Galaxy A36. 

Tak hanya itu, dengan kehadiran Galaxy A37 5G, Samsung tampaknya ingin menghadirkan perangkat yang bisa digunakan jangka panjang. Hal itu ditunjukkan dengan janji mendapatkan update software hingga enam kali. 

Namun, apakah performa yang ditawarkan smartphone dengan harga Rp 6 jutaan ini benar-benar layak untuk digunakan dalam waktu yang lama? Simak pembahasan lengkap Pax.id berikut ini. 

Desain

Dari bahasa desain yang digunakan, Samsung tampaknya mulai ingin mengaburkan jarak antara Galaxy A dan Galaxy S. Hal itu ditunjukkan dengan desain Galaxy A37 yang sekarang terlihat makin premium. 

Salah satunya adalah penggunaan frame Ambient Island yang diperkenalkan bersama Galaxy S26. Frame kamera ini tampil unik, karena menghadirkan efek transparan, sehingga memberikan kesan kamera yang menyatu dengan bodi belakang, tidak hanya sekadar menonjol.

Samsung Galaxy A37 5G

Bodi smartphone ini tampil ramping serta tidak licin. Ditambah, keempat sudutnya dibuat membulat dengan sisi-sisinya yang lebih lebar dan terasa datar, sehingga Galaxy A37 terasa mantap saat digenggam. 

Meski bodi belakangnya mengusung tampilan glossy, tapi bekas sidik jari tidak mudah membekas. Samsung menyematkan Corning Gorilla Glass Victus+ di bagian depan dan belakang, sehingga smartphone terasa sleek, tapi tetap aman, meski sering keluar masuk kantong. 

Hanya saja, rangkanya masih berbahan plastik. Di rentang harga Rp 6 jutaan, ini sedikit disayangkan, karena sebagian kompetitor sudah beralih ke rangka aluminium yang terasa lebih solid dan premium saat digenggam.

Samsung meletakkan tombol power dan volume di bagian kanan, dengan desain yang lebih menonjol dari keseluruhan frame. Jadi, pengalaman menekan keduanya terasa lebih tactile. Sementara di bagian bawah, ada speaker, port USB type-C dan slot kartu SIM. 

Layar dan Audio

Samsung Galaxy A37 5G

Dengan panel 6,7 inci Super AMOLED 120Hz, pengalaman ketika memakai smartphone ini terasa mulus dan terasa nyaman. Samsung pun memberikan keleluasan bagi pengguna untuk mengatur refresh rate dengan opsi Standar atau Adaptive menyesuaikan aplikasi yang dibuka. 

Memiliki kecerahan puncak 1.900 nits, Galaxy A37 5G masih bisa diandalkan ketika diajak untuk beraktivitas di luar ruangan, termasuk ketika ada sinar matahari yang cukup terang. 

Galaxy A37 menggunakan konfigurasi dua speaker dengan satu speaker utama di bagian bawah, sedangkan satunya memanfaatkan earpiece. Dari pengalaman ketika menonton video atau mendengar lagu, kualitas audionya terbilang baik dan lantang. 

Software

Smartphone ini menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16. Seperti diketahui, One UI memiliki daya tarik tersendiri, karena dikenal mudah digunakan dan memiliki navigasi yang intuitif. 

Tak hanya itu, Galaxy A37 5G juga telah didukung sejumlah fitur Galaxy AI. Meski tidak selengkap yang ditawarkan di seri Galaxy S, ada beberapa fitur yang cukup memudahkan dalam pemakaian sehari-hari. 

Salah satunya fitur pencarian berbasis AI di Gallery. Dengan fitur ini, kami tinggal menuliskan jenis konten foto atau video yang ingin dicari, semisal Jalanan Kota atau Screenshot. Dan, hasil penelusuran akan langsung ditampilkan. Ini tentu memudahkan pencarian, apalagi ketika foto dan video yang dimiliki sudah sangat banyak. 

Performa

Perangkat ini dipersenjatai chipset Exynos 1480. Ini memang bukan chipset terbaru, karena merupakan rilisan 2024 dan sudah digunakan di Galaxy A55 5G. 

Samsung mengklaim, chipset ini menghadirkan peningkatan GPU sebesar 24%, dan CPU sebesar 14% dibandingkan pendahulunya, Galaxy A36. Dan, berdasarkan pengukuran yang kami lakukan, hasilnya memang memperlihatkan peningkatan. 

Data menunjukkan skor multi-core Galaxy A37 5G di Geekbench mencapai 3.365, serta single-core di kisaran angka 1.133. Sebagai perbandingan, rata-rata pengukuran single-core di Galaxy A36 mencatat skor 982, serta multi-core sekitar 2.810. 

Benchmark Galaxy A37 5G

Sementara saat diuji menggunakan AnTuTu Benchmark, smartphone ini berhasil mencatat skor 1.017.169. Sebagai informasi, unit yang kamu gunakan merupakan varian RAM 8GB dengan ROM 128GB. 

Lalu dengan pengujian lewat 3DMark, untuk Wild Life Extreme Unlimited, smartphone ini mencatatkan skor keseluruhan 932. Sementara dengan pengujian Wild Life Unlimited, skornya mencapai 3.920. 

Ketika diajak untuk memainkan sejumlah judul game populer, seperti PUBG Mobile dan Garena Delta Force, kami tidak merasakan ada kendala sama sekali. Kedua game itu mampu dijalankan dengan lancar dan minim lag di pengaturan medium. 

Saat memainkan PUBG Mobile dalam pengaturan grafis seimbang, kami bisa mendapatkan rata-rata sekitar 40-50 fps. Hal yang sama juga dirasakan ketika memainkan Garena Delta Force. 

Untuk suhu, saat memainkan kedua game tersebut sekitar 30-45 menit, kami merasa tidak ada kenaikan suhu yang terlalu terasa. Namun, begitu diajak bermain lebih, suhu akan terasa lebih hangat, tapi tidak sampai mengganggu. 

Smartphone ini ditopang baterai 5.000mAh yang bisa diandalkan seharian. Berdasarkan pengujian dengan PCMark Work 3.0 battery life, smartphone ini mencatatkan ketahanan selama 14 jam 53 menit. 

Galaxy A37 sebenarnya telah mendukung kemampuan 45W, tapi selama pengujian kami masih memakai 25W. Dari pengalaman, durasi yang dibutuhkan untuk mengisi baterai dari 19 persen sampai 100 persen dibutuhkan waktu sekitar 90 menit. 

Kamera

Di sektor fotografi, Samsung juga melakukan sejumlah peningkatan, terutama dari kemampuan Nightography. Kamera utamanya masih menggunakan sensor 50MP, tapi ukuran piksel sensornya kini 1 mikron, naik dari sebelumnya 0,8 mikron.

Selama pengalaman memakai perangkat ini, kami merasa kamera utama Galaxy A37 5G memang mampu tampil sangat baik. Hasilnya terlihat natural, tajam, dan juga detail. Kemampuan zoom 2x kali di kondisi yang terang juga masih bisa diandalkan. 

Dalam kondisi minim cahaya, hasil fotonya pun terbilang apik. Foto yang dihasilkan masih terasa tajam dengan warna yang masih cukup akurat. 

Kendati demikian, kemampuan apik itu hanya terasa di kamera utama. Dua kamera pendukungnya, baik lensa ultrawide dan lensa makro, terasa biasa saja.

Selain itu, konfigurasi kamera belakang ini praktis tidak berubah dibandingkan Galaxy A36, sehingga peningkatannya terasa minim bagi yang berharap lompatan besar di sektor kamera.

Hasil Foto Malam Hari Galaxy A37 5G
 
Hasil foto malam hari Galaxy A37 5G
Hasil Foto Ultrawide Galaxy A37 5G
 
Kamera Galaxy A37 5G
 
Hasil Foto Portrait Galaxy A37 5G
 
Hasil foto portrait Galaxy A37 5G
 
Hasil foto Selfie Galaxy A37 5G
 
Hasil kamera selfie Galaxy A37 5G
 

Tabel Spesifikasi

Aspek                                Samsung Galaxy A37 5G                    Pemakaian
Layar

6,7 inci Super AMOLED 120Hz

Nyaman untuk streaming, scrolling
Chipset Exynos 1480 Cukup untuk harian dan game medium, bukan yang terbaik di kisaran harganya
Baterai 5.000mAh Bisa diandalkan untuk seharian
Storage 

Mulai dari 128GB, tanpa memori eksternal

Kurang lega untuk pengguna video/foto berat
Proteksi IP68 + Gorilla Glass Victus+ Nilai plus untuk pemakaian jangka panjang
 
Kesimpulan

Samsung Galaxy A37 5G harus diakui adalah salah satu HP kelas menengah yang aman dibeli untuk saat ini. Perangkat ini punya kualitas layar yang apik, proteksi Gorilla Glass Victus+ dan IP68, performa baterai yang bisa diandalkan, serta jaminan software panjang yang sulit ditandingi di kelasnya. 

Untuk pemakaian harian, seperti media sosial, streaming, fotografi kasual, pengalamannya terbilang solid. Namun, di harga Rp 6 jutaan, Galaxy A37 5G tidak hadir dengan kemampuan yang menonjol, seperti di sisi performa atau kamera, dibanding pesaing di harga sekelasnya.   

Chipset yang digunakan memang menawarkan performa lebih baik dari pendahulunya, tapi chipset ini keluaran dua tahun lalu, yang membuat performanya tidak terasa signifikan. Ketiadaan microSD juga perlu jadi catatan, karena pengguna harus mengatur pemakaian memori dengan baik. Terlebih, varian yang ditawarkan mulai dari 128GB. 

Terakhir, meski mendukung pengisian daya 45W, Samsung tidak menyertakannya dalam paket penjualan. Karenanya, untuk mengoptimalkan kemampuan tersebut, pengguna harus mengeluarkan uang sedikit lebih banyak. 

Pada akhirnya, Galaxy A37 5G adalah perangkat all-rounder yang matang dan aman, cocok bagi yang memprioritaskan keawetan, kenyamanan layar, dan jaminan update bertahun-tahun. Namun bagi yang mengejar performa gaming, memori lebih besar, dan kemampuan kamera lebih mumpuni, hal ini perlu jadi pertimbangan. 

Mini-FAQ

Apakah Samsung Galaxy A37 5G cocok untuk gaming?

Cocok untuk gaming kasual hingga menengah, bukan gaming berat. Di ulasan, PUBG Mobile dan Garena Delta Force berjalan lancar dan minim lag di pengaturan medium, dengan PUBG Mobile mencapai rata-rata 40–50 fps di grafis seimbang. Namun, untuk mengejar performa gaming kelas atas, ini bukan pilihan utama.

Apakah kamera Samsung Galaxy A37 5G bagus?

Kamera utama 50MP-nya bagus. Hasil natural, tajam, dan detail, dengan zoom 2x yang masih andal di kondisi terang dan foto low-light yang tetap apik berkat Nightography yang membaik. Namun keunggulan ini hanya terasa di kamera utama; lensa ultrawide dan makro terasa biasa saja, karena masih sama dengan Galaxy A36 5G. 

Apakah Samsung Galaxy A37 5G layak untuk jangka panjang?

Ya, ini salah satu kekuatan utamanya. Jaminan update software hingga 6 kali, build berkualitas (Gorilla Glass Victus+ depan-belakang, IP68), layar yang nyaman, dan baterai awet membuatnya aman dipakai bertahun-tahun. Namun, dengan chipset yang terbilang rilisan 2024 dan ketiadaan memori tambahan, ini bisa jadi keterbatasan, jika kebutuhan penyimpanan dan performa terus meningkat.