Memiliki smartphone flagship mungkin jadi keinginan banyak orang karena akan mendapatkan fitur-fitur yang lebih canggih. Sayangnya seringkali keterbatasan budget jadi penghalang orang membeli smartphone flagship terbaru.
Untuk itulah sebenarnya brand banyak merilis smartphone kelas menengah yang hadir dengan spesifikasi di bawah flagship dan punya fitur-fitur turunan meski tak selengkap milik ponsel flagship.
Kendati demikian, di tengah kelangkaan dan naiknya harga chip memori global, harga HP mid-range pun ikut terkatrol. Dengan ini, membeli HP kelas mid-range pun harus merogoh kantong lebih banyak.
Dalam kondisi ini, satu pilihan yang cukup layak dipertimbangkan adalah membeli smartphone flagship yang rilis tahun sebelumnya alih-alih beli mid-range terbaru.
Mengapa flagship rilisan tahun lalu masih menarik?
- Kualitas build premium: Berbeda dengan smartphone kelas menengah yang dominan berbahan plastik atau polikarbonat, flagship yang rilis tahun lalu mungkin menggunakan material yang berkualitas tinggi. Misalnya titanium dan punya dukungan sertifikasi IP68 yang tahan air dan debu, mungkin ini jarang dimiliki kelas mid-range.
-
Kamera lebih superior: smartphone kelas menengah kerap menjual angka megapiksel besar, namun sensor yang dipakai tidak secanggih sensor kamera flagship. Nah, sebagai ponsel flagship, meski rilis tahun sebelumnya, kameranya didukung sensor besar. Fitur-fitur kameranya pun cukup lengkap, mulai dari software pengolahan gambarnya matang, memiliki lensa telephoto atau periskop asli, sampai ke dukungan OIS yang lebih stabil.
- Dukungan fitur lebih banyak: Smartphone flagship meski rilis tahun lalu didukung fitur-fitur yang mumpuni. Mulai dari wireless charging atau fitur AI yang lebih lengkap (on-device) karena menggunakan chipset premium yang dirancang untuk jangka panjang.
- Jaminan update software panjang: Vendor-vendor besar kini mulai memperpanjang dukungan update software untuk smartphone mereka. Lini premium biasanya mendapatkan dukungan update software lebih panjang. Ambil contoh flagship Samsung yang mendapatkan dukungan update OS hingga tujuh tahun. Sementara versi mid-range terbaru mendapatkan dukungan hingga 6 tahun.
Minus apa saja yang perlu dipertimbangkan?
Meskipun flagship smartphone yang rilis tahun lalu ini punya banyak keunggulan, ada juga hal masih harus dipertimbangkan agar tak salah beli.
- Masa pakai baterai: Jika Anda membeli smartphone flagship dalam kondisi bekas, pastikan untuk mengecek masa kesehatan baterai (battery health) yang sudah pasti tidak 100 persen seperti HP baru.
- Desain mungkin terlihat ketinggalan zaman: Kalau beli smartphone flagship tahun lalu mungkin desainnya masih mirip dengan flagship terbaru. Namun, membeli smartphone flagship yang sudah rilis dua atau tiga tahun lalu perlu mempertimbangkan desain. Sementara, smartphone mid-range terbaru pasti sudah hadir dengan tren desain baru. Mulai dari modul kamera yang hits atau bezel lebih tipis.
- Ketersediaan stok: Kalau kamu mau membeli smartphone flagship yang rilis tahun lalu dengan kondisi Brand New In Box biasanya stoknya mulai langka di pasaran. Oleh karenanya, kamu harus pintar dalam mencari sisa stok HP baru. Sementara, HP mid-range terbaru sudah pasti masih banyak stoknya di pasaran.
Bagaimana agar tidak salah beli HP?
Agar konsumen tidak salah membeli smartphone, mau itu smartphone flagship bekas atau HP mid-range baru, pastikan untuk mempertimbangkan hal-hal di bawah ini:
- Pastikan untuk membeli dari toko dengan reputasi tinggi, baik itu beli baru atau bekas. Kalau beli baru, pastikan membelinya di toko resmi yang didukung garansi resmi.
- Wajib mengecek legalitas IMEI, apalagi jika yang dibeli adalah unit flagship internasional seperti iPhone atau Google Pixel.
- Bandingkan harga, kalau selisih harga flagship tahun lalu dan mid-range terbaru sangat tipis, pastikan fitur yang didapatkan sepadan dengan kebutuhan harian Anda.
Pilih mana: HP flagship tahun lalu atau mid-range terbaru?
- Beli HP flagship tahun lalu jika Anda mengutamakan kualitas kamera untuk berbagai keperluan, suka nge-game kelas berat dengan grafis rata kanan, butuh fitur-fitur tertentu seperti ketahanan terhadap air, atau kamu ingin HP dengan feel premium.
- Beli HP mid-range terbaru jika kamu malas mengecek kondisi HP bekas, ingin battery health masih 100 persen, dan mengincar garansi resmi.
Pax Insight
Tidak ada salahnya membeli smartphone flagship keluaran tahun lalu atau dua tahun lalu jika Anda memang memiliki budget terbatas. Namun, kalau Anda adalah orang yang menginginkan model terbaru dengan budget lebih irit, HP mid-range bisa jadi pilihan.
Membeli smartphone adalah gabungan antara berapa banyak budget yang Anda miliki serta kebutuhan akan fitur dan teknologi tertentu. Jadi, jangan terpaku pada smartphone harus flagship atau harus beli model terbaru. In this economy, pastikan semua sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.



