AI
Kamis, 13 November 2025 11:24 WIB

OpenAI rilis GPT-5.1, ChatGPT makin cerdas & friendly

OpenAI luncurkan GPT-5.1, upgrade besar dari GPT-5, dengan varian Instant dan Thinking. ChatGPT kini punya 8 gaya bicara!

OpenAI resmi meluncurkan GPT-5.1, pembaruan dari model GPT-5 yang dirilis Agustus lalu. Versi terbaru ini diklaim sebagai peningkatan besar yang membuat ChatGPT lebih cerdas, responsif, dan menyenangkan untuk diajak ngobrol. 

GPT-5.1 hadir dalam dua versi, yaitu GPT-5.1 Instant dan GPT-5.1 Thinking. Versi Instant diklaim lebih cepat dan cerdas dalam mengikuti instruksi dengan lebih akurat Sementara, versi Thinking didesain agar lebih mudah dipahami, tangguh untuk tugas kompleks, dan efisien untuk hal-hal sederhana. 

Sistem ChatGPT nantinya akan otomatis memilih model yang paling sesuai untuk setiap pertanyaan pengguna. Model baru ini akan mulai dirilis minggu ini, tetapi versi lama GPT-5 masih dapat digunakan melalui menu “mode lama” selama tiga bulan ke depan sebelum dihapus permanen. 

Selain upgrade performa, OpenAi juga memperluas opsi kepribadian ChatGPT. Pengguna kini bisa pilih dari delapan gaya percakapan yang berbeda-beda. Pilihan itu termasuk Default, Professional, Friendly, Candid, Quirky, Efficient, Nerdy, dan Cynical. Bahkan, OpenAI tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna menyesuaikan gaya bicara ChatGPT langsung dari pengaturan. 

CEO OpenAI Applications, Fidji Simo, menyebut langkah ini sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan pengguna. “Dengan lebih dari 800 juta pengguna ChatGPT, kami sudah melewati era ‘one-size-fits-all’,” tulisnya lewat Substack.

Berikut ini penjelasan fitur-fitur baru GPT-5.1 yang kami kutip dari laman resmi OpenAI :

GPT-5.1 Instant: Instant tapi Sekarang Punya Adaptive Reasoning

​GPT-5.1 Instant, yang merupakan model ChatGPT yang paling sering digunakan, kini menjadi lebih warmer (ramah) secara default dan lebih komunikatif. Berdasarkan uji coba awal, model ini sering mengejutkan pengguna dengan sifat playful-nya, namun tetap mempertahankan kejelasan dan kegunaannya. Yang paling keren, model ini sekarang memiliki kemampuan adaptive reasoning untuk pertama kalinya.

Fitur ini memungkinkan model untuk berpikir terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan yang lebih menantang, menghasilkan jawaban yang lebih menyeluruh, akurat, dan dibuktikan dengan peningkatan signifikan pada evaluasi matematika dan coding seperti AIME 2025 dan Codeforces.

​GPT-5.1 Thinking: Smartest Model yang Kini Lebih Sat Set dan Jelas

​Model yang paling canggih, GPT-5.1 Thinking (sebelumnya GPT-5 Thinking), juga diperbarui agar lebih efisien dan mudah dipahami dalam penggunaan sehari-hari. Model ini sekarang dapat menyesuaikan waktu berpikirnya lebih presisi, menghabiskan lebih banyak waktu untuk masalah kompleks, namun merespons lebih cepat untuk tugas sederhana.

Secara praktik, ini berarti jawaban yang lebih mendalam untuk permintaan sulit dan waktu tunggu yang lebih singkat untuk pertanyaan simple. Respon dari GPT-5.1 Thinking juga menjadi lebih jelas, dengan mengurangi penggunaan jargon dan istilah yang tidak terdefinisi, membuatnya lebih mudah diakses, terutama untuk konsep teknis.

​Kustomisasi Tone yang Lebih Intuitif

​Selain peningkatan model, OpenAI juga mempermudah kustomisasi tone dan gaya ChatGPT. Preferensi chat style yang beragam diakomodasi dengan pemurnian opsi preset. Opsi Default, Friendly (sebelumnya Listener), dan Efficient (sebelumnya Robot) tetap ada dan diperbarui, serta ditambahkan opsi baru yang fresh yaitu Professional, Candid, dan Quirky.

Opsi baru ini dirancang agar lebih intuitif dan selaras dengan cara natural pengguna mengarahkan model. GPT-5.1 juga diklaim lebih baik dalam mematuhi custom instructions, memberikan kontrol yang lebih presisi pada perilaku dan tone jawaban.

​Granular Control: Atur Kehangatan dan Emojis Langsung di Settings

​Bagi pengguna yang ingin kontrol yang lebih detail, OpenAI sedang bereksperimen dengan kemampuan untuk mengatur karakteristik ChatGPT langsung dari pengaturan personalisasi. Pengaturan ini mencakup seberapa ringkas (concise), hangat (warm), atau mudah dibaca (scannable) responsnya, bahkan seberapa sering model menggunakan emojis.

Nggak cuma itu, ChatGPT juga dapat secara proaktif menawarkan untuk memperbarui preferensi ini selama percakapan ketika model mendeteksi Anda meminta tone atau gaya tertentu, tanpa perlu repot masuk ke settings.

​Peluncuran Bertahap dan Sunset Period GPT-5: Transisi yang Nggak Mengagetkan

​Peluncuran GPT-5.1 Instant dan Thinking dimulai hari ini, diawali untuk pengguna berbayar (Pro, Plus, Go, Business) dan kemudian secara bertahap ke pengguna gratis dan logged-out. Pengguna mungkin nggak akan langsung melihat GPT-5.1 tersedia karena proses roll-out dilakukan secara bertahap selama beberapa hari ke depan untuk menjaga stabilitas performa.

Sementara itu, GPT-5 (Instant dan Thinking) akan tetap tersedia di bawah dropdown legacy models untuk pelanggan berbayar selama tiga bulan, memberikan waktu yang cukup bagi pengguna untuk beradaptasi.

API dan Next Steps: Masa Depan GPT yang Lebih Personal

​Kedua model, GPT-5.1 Instant dan GPT-5.1 Thinking, juga akan hadir di API akhir minggu ini, dirilis sebagai gpt-5.1-chat-latest dan GPT-5.1, keduanya dilengkapi dengan adaptive reasoning. Upgrade ini menunjukkan langkah maju yang signifikan dalam kapabilitas dan usability model. Dengan update GPT-5.1 dan opsi kustomisasi baru, OpenAI bertujuan menciptakan ChatGPT yang terasa lebih pas untuk setiap pengguna—lebih pintar, lebih menyenangkan, dan lebih mudah beradaptasi dengan preferensi unik.

Pax Insight 

Dengan GPT-5.1, OpenAI sepertinya fokus ke chatting experience yang lebih manusiawi dan personalisasi interaksi. Langkah ini menegaskan bahwa masa depan AI tidak hanya soal seberapa pintar, tetapi juga bagaimana teknologi dapat menyesuaikan diri dengan kepribadian dan gaya komunikasi penggunanya.