Apakah Anda tengah berniat membeli smartphone baru? Jika iya, ada beberapa faktor penentu yang harus dipertimbangkan. Tentunya tidak hanya membandingkan kapasitas RAM, spesifikasi chipset, serta kamera.
Faktanya, saat ini makin banyak konsumen yang mulai mempertimbangkan apakah smartphone tetap bisa dipakai dalam beberapa tahun ke depan, amankah saat dipakai menyimpan data pribadi, serta bisa terus mendukung berbagai kebutuhan sehari-hari.
Perubahan cara memilih smartphone ini tak terjadi begitu saja. Perkembangan AI yang membuat smartphone makin pintar sehingga bisa mendukung berbagai aktivitas: bekerja produktif, komunikasi lebih mudah, hingga berkreasi lebih leluasa.
Pada saat yang sama, kondisi ekonomi berkembang turut membuat konsumen makin cermat mengelola pengeluaran mereka. Dari situlah, konsumen kini tidak hanya mencari teknologi terbaru tetapi juga memastikan investasi pembelian smartphone bisa memberi manfaat lebih besar dan dapat dipakai jangka panjang.
Head of MX Business, Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, mengungkapkan, perubahan cara memilih smartphone ini menunjukkan bahwa nilai sebuah smartphone bukan hanya dari spesifikasi.
“Kami melihat konsumen saat ini makin cermat dalam menentukan pilihan. Ketika membeli smartphone, mereka tidak hanya mencari teknologi canggih, tetapi juga perangkat yang bisa mereka percaya untuk digunakan dalam jangka panjang,” kata Yadi.
Yadi menyebut, Samsung memiliki prioritas untuk memastikan konsumen bisa mengakses produk dan teknologi yang dibutuhkan dengan ketersediaan terjaga, pengalaman yang dapat dipercaya, dan nilai tahan lama.
“Kami ingin memastikan perangkat Samsung tetap relevan, aman, dan nyaman digunakan selama bertahun-tahun melalui pengalaman all-rounder, AI yang aman dan relevan, perlindungan Samsung Knox Vault, dan dukungan hinga 7 generasi OS dan 7 update keamanan,” ujar Yadi menjelaskan.
Apa saja faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih smartphone?
Untuk itulah, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih smartphone, agar mafaatnya nbisa bertahan untuk penggunaan jangka panjang.
1. Selalu tersedia saat dibutuhkan
Saat ingin membeli atau upgrade smartphone, konsumen ingin mendapatkan perangkat yang mereka butuhkan dengan mudah. Di tengah perubahan industri teknologi global, ketersediaan produk jadi faktor yang sangat penting.
Samsung memanfaatkan kekuatan ekosistem global yang terintegrasi: mulai dari semikonduktor, memori, perangkat, hingga layanan untuk membantu ketersediaan produk di pasar.
Ketersediaan produk yang terjaga memudahkan konsumen mengakses teknologi dan inovasi Samsung kapan pun mereka membutuhkannya. Hal ini memberi rasa tenang bahwa perangkat yang dipilih akan tetap tersedia serta mendapatkan dukungan update dalam jangka panjang.
2. Pengalaman yang relevan dalam jangka panjang
Sebagai konsumen, kita tentu tidak ingin smartphone yang dibeli hanya bertahan setahun dua tahun bukan? Padahal, saat ini aktivitas pengguna makin beragam sehingga mereka butuh smartphone yang bisa mendukung berbagai aktivitas itu.
Saat ini, mulai dari bekerja, belajar, membuat konten, menikmati hiburan, sampai menjaga keamanan data pribadi, bisa dilakukan menggunakan smartphone yang sama. Oleh karenanya, pengalaman all-rounder jadi kian penting.
AI jadi salah satu pertimbangan konsumen seiring kebutuhan akan teknologi ini. Meski begitu, yang paling penting ternyata bukan sekadar banyaknya fitur AI di smartphone tetapi bagaimana teknologi bisa membantu aktivitas sehari-hari.
Misalnya untuk meningkatkan produktivitas, mempermudah komunikasi, sampai mendukung kreativitas, AI seharusnya membuat hidup lebih mudah, bukannya mempersulit.
Samsung sendiri menghadirkan pengalaman AI lebih intuitif melalui Awesome Intelligence dan Galaxy AI, termasuk kemampuan AI on-device yang memungkinkan berbagai fitur AI bekerja langsung di perangkat. Hal ini menjamin proses lebih cepat, personal, sekaligus menjaga privasi pengguna.
Keamanan juga jadi hal yang sangat penting. Di Samsung, terdapat fitur keamanan Knox Vault, yakni solusi keamanan berbasis hardware yang melindungi data sensitif pengguna: dari kata sandi, data finansial, hingga informasi pribadi.
Supaya perangkat tetap bisa dipakai jangka panjang, Samsung juga memberikan dukungan update hingga 6 generasi OS dan 6 tahun pembaruan keamanan untuk smartphone mid-range dan entry level. Bagi smartphone flagship, Samsung memberikan dukungan 7 generasi OS upgrade dan 7 tahun update keamanan.
Dukungan update panjang ini memastikan perangkat bisa dipakai selama bertahun-tahun dengan lebih aman.
3. Dukungan layanan
Nilai smartphone tak berhenti pada saat perangkat dibeli. Dalam kondisi ekonomi sekarang ini, konsumen juga mencari fleksibilitas dalam memiliki perangkat yang mereka butuhkan. Samsung memberikan berbagai pilihan kepemilikan yang lebih mudah: melalui program cicilan, trade-in, cashback, hingga Finance+.
Samsung percaya, hubungan dengan konsumen tidak berhenti setelah transaksi terjadi Samsung terus memastikan pengguna memperoleh dukungan teknis, layanan perbaikan, dan bantuan yang mudah dijangkau saat dibutuhkan.
Samsung memiliki lebih dari 160 titik layanan di 133 kota di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua.
Bagi Samsung, pengalaman kepemilikan yang nyaman, layanan yang dapat dipercaya, dan akses lebih mudah terhadap teknologi menjadi bagian dari nilai yang terus diberikan ke konsumen.



