Ulas
Rabu, 17 Desember 2025 11:09 WIB

Review vivo X300 Pro: Keseimbangan flagship yang pantas

Review vivo X300 Pro Indonesia

Vivo X300 Pro hadir sebagai flagship terbaru yang menggebrak pasar Indonesia dengan tagline "The Camera King". Smartphone premium ini menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan pengalaman fotografi dan videografi. Kehadiran X300 Pro menandai komitmen vivo untuk mendominasi segmen fotografi mobile, menggabungkan teknologi imaging canggih dengan desain premium yang elegan.​

Spesifikasi unggulan vivo X300 Pro dimulai dari prosesor MediaTek Dimensity 9500 generasi terbaru yang dibangun dengan proses manufaktur 3nm. Namun daya tarik utama terletak pada setup kamera yang revolusioner: kamera utama 50MP berteknologi gimbal-grade, dipadu dengan lensa telefoto 200MP ZEISS APO dengan stabilisasi kelas profesional.

Layar AMOLED 6.78 inci dengan flat design minimalis memberikan pengalaman visual yang imersif dengan kecerahan hingga 4.500 nit. Vivo juga melengkapi X300 Pro dengan baterai jumbo 6.510mAh yang mendukung pengisian cepat 90W, rating IP68/IP69 untuk ketahanan maksimal, serta OriginOS 6 yang berbasis Android 16.

Desain solid dan premium

Vivo X300 Pro menghadirkan desain yang seimbang antara kemewahan dan kepraktisan, dengan dimensi 161.2 × 75.5 × 7.99 mm dan bobot 226 gram. Bodi yang dipegang terasa premium dengan material glass fiber di bagian belakang dan frame aluminium alloy yang kokoh.

Meski memiliki baterai jumbo 6.510 mAh, vivo berhasil menjaga ketebalan bodi tetap sangat langsing hanya 7.99 mm, sehingga smartphone ini tidak memberikan kesan "gemuk" meskipun mendukung daya tahan baterai yang impresif. Pencapaian ini menunjukkan optimalisasi teknik yang matang dari tim desainer vivo.​

 

Modul kamera belakang dirancang dengan presisi tinggi, menonjol cukup signifikan dari bodi utama tetapi tetap terintegrasi dengan elegan. Desain modul ini sangat ergonomis untuk dijadikan penyangga jari telunjuk, sehingga memungkinkan saya untuk menggunakan smartphone dengan satu tangan lebih nyaman.

Penempatan modul kamera yang strategis ini tidak hanya fungsional untuk fotografi, tetapi juga menjadi fitur ergonomis. Perhatian terhadap detail ergonomi ini menunjukkan vivo memahami kebutuhan pengguna praktis dalam kehidupan sehari-hari.​

 

Layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1260 x 2800 piksel dalam rasio aspek 20:9 menghadirkan pengalaman visual yang sangat memukau. Panel LTPO dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz memberikan ketajaman 452 ppi yang cukup untuk menampilkan konten 4K dengan tajam. Kecerahan lokal mencapai 4.500 nits dengan dukungan Dolby Vision, 10-bit HDR10+, dan cakupan warna P3 penuh, menjadikan layar ini ideal untuk editing foto dan video profesional.

Keunikan vivo X300 Pro lainnya adalah hadirnya bezel layar ultra tipis hanya 1.05 mm, menjadikan smartphone ini salah satu dengan bezel terkecil di kelasnya. Screen-to-body ratio mencapai angka impressive sekitar 91-92%, memberikan pengalaman menonton yang sangat baik tanpa banyak ruang kosong di sekitar layar. Presisi dalam mengecilkan bezel ini membuktikan komitmen Vivo untuk memberikan visual maksimal dalam ukuran yang tetap ringkas.​

 

Fitur yang membedakan X300 Pro dari kebanyakan kompetitor adalah kehadiran Shortcut Button yang dapat dikustomisasi penuh. Tombol ini memungkinkan kita untuk mengakses fungsi kamera atau aplikasi favorit dengan cepat hanya dengan satu sentuhan, meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggunaan sehari-hari.

Fitur Shortcut Button hadir untuk memberi kepraktisan
 

Meskipun material bodi smartphone ini sangat premium, saya merasa permukaan belakang memiliki finishing yang agak licin. Untuk mengatasi hal ini, saya memakai casing yang tersedia dalam setiap pembelian yang cukup solid. Dibandingkan dengan casing yang biasanya disertakan flagship lain seperti Huawei Pura 80 Ultra, casing Vivo X300 Pro lebih sederhana dengan finishing matte yang tidak terlalu premium secara visual, namun tetap fungsional dalam melindungi perangkat dari goresan dan benturan.

Keuntungan lainnya adalah bobot X300 Pro ketika dipakaikan dengan casing tetap relatif ringan, tidak memberikan beban berlebihan saat digunakan dalam waktu lama, berbeda dengan Huawei Pura 80 Ultra yang terasa cukup berat ketika sudah dikasing. Rekomendasi menggunakan casing bawaannya memang sebaiknya diterapkan agar mendapatkan grip yang lebih nyaman dan perlindungan optimal.​

Kamera sangat berkelas

Konfigurasi kamera X300 Pro dirancang untuk menghadirkan pengalaman fotografi flagship yang andal. Smartphone ini dilengkapi dengan tiga kamera belakang hasil kerjasama dengan ZIESS: kamera utama 50MP dengan sensor Sony LYT-828 berukuran 1/1.28 inci dan apertur f/1.57, kamera ultra-wide 50MP dengan sensor JN1 berukuran 1/2.76 inci dan apertur f/2.0, serta kamera telefoto 200MP ZEISS APO dengan sensor Samsung ISOCELL HPB berukuran 1/1.4 inci dan apertur f/2.67 dengan OIS.

Keseluruhan sistem gambar didukung oleh dual chip imaging terdiri dari Vivo VS1 untuk pre-processing dan V3+ Chip untuk post-processing, menciptakan kombinasi yang sangat powerful dalam mengolah data gambar. Kamera depan berupa 50MP dengan sensor JN1 berukuran 1/2.76 inci, apertur f/2.0, dan field of view 92 derajat yang ideal untuk vlogging dan selfie berkualitas tinggi.​

 

Fitur Smart Focus menjadi salah satu keunggulan utama sistem autofocus X300 Pro, memberikan kontrol fokus yang sangat akurat dan responsif dalam berbagai kondisi pencahayaan. Saya merasa sistem AF X300 Pro memungkinkan pendeteksian subjek dengan presisi tinggi untuk sebuah smartphone, membuat setiap elemen tetap fokus sempurna meskipun memotret subjek yang jauh.

Tombol shutter yang sangat responsif memungkinkan smartphone ini menangkap subjek bergerak dengan cemerlang, seperti saat saya memotret subjek bergerak cepat di pantai sambil zoom dengan focal length yang cukup jauh. Hasilnya, setiap detail gerakan tetap tajam dan jernih tanpa kehilangan banyak atmosfer alami di sekitarnya.

Zoom 10x

 

Zoom 10x
 
Zoom 20x

 

Zoom 32x
 

 

Reproduksi warna pada Vivo X300 Pro menghadirkan hasil yang sangat natural dan akurat, terutama ketika saya memotret dalam kondisi pencahayaan unik seperti suasana pantai yang agak mendung. White balance yang diterapkan smartphone ini sangat presisi, menghasilkan sky tone yang realistis tanpa undersaturate atau oversaturate.

Integrasi ZEISS Master Color technology memastikan setiap jepretan menghasilkan warna yang seimbang dan, tidak terlihat terlalu hangat atau terlalu dingin. Detail tajam dengan tekstur yang tajam adalah keunggulan dari hasil fotografi X300 Pro, berkat kombinasi resolusi 50MP pada sensor utama dan proses yang mutakhir.​​

Performa HDR pada sangat mengesankan dengan kemampuan menangani pencahayaan rumit ekstensif tanpa penurunan pada highlight dan shadow. Hal ini menciptakan foto yang terlihat natural dengan dimensional yang baik. Pasalnya, mampu menghasilkan transisi yang mulus antara warna cerah dan bayangan tanpa gangguan artefak.​​

Berikut adalah hasil kamera X300 Pro pada sore hari, beberapa diambil dalam cuaca agak mendung:

 
 
 
 
 
 
 

 

Fotografi malam hari pada X300 Pro menghasilkan detail yang terjaga dengan sangat baik tanpa gangguan blooming. AI processing yang cermat mampu mempertahankan detail dan mengurangi noise. Keunggulan shutter yang cepat memastikan subjek bergerak dalam kondisi rendah cahaya tetap tertangkap dengan baik, tidak blur atau underexposed. Sumber-sumber cahaya seperti lampu-lampu kecil dan petunjuk neon tetap terlihat meski dipotret dari jauh.​​
 
 
Zoom maksimal hingga 100x dengan bantuan AI lumayan bagus, dimana detail masih terjaga dengan baik berkat periscope telephoto dengan OIS. Kombinasi ZEISS APO dengan AI processing menghadirkan pengalaman zoom yang seimbang antara kualitas optik dan olah digital, menjadikan X300 Pro sebagai kamera flagship yang benar-benar dapat diandalkan untuk hampir setiap skenario fotografi.​​

 

Zoom 100x sore hari

 

 
Zoom 100x malam hari

 

 

 

Performa tinggi, baterai awet

Jantung dari X300 Pro adalah MediaTek Dimensity 9500 yang dibangun dengan proses manufaktur 3nm terdepan. Prosesor ini dilengkapi dengan CPU octa-core yang terdiri dari 1 core Cortex-X925 berkecepatan 3.62 GHz, 3 core Cortex-A925 berkecepatan 3.46 GHz, dan 4 core Cortex-A720 berkecepatan 2.8 GHz. GPU Mali-G925 MC12 membawakan performa grafis yang sangat impresif dengan kemampuan rendering yang superior.

Kombinasi ini didukung oleh RAM LPDDR5X yang memiliki bandwidth hingga 19.2 Gbps, sementara storage menggunakan UFS 4.1 untuk transfer data yang ultra-cepat. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 16 dengan OriginOS 6, sebuah update signifikan yang menjanjikan 5 kali update Android dan update keamanan hingga 7 tahun.

Performa benchmark perangkat ini mencerminkan kekuatan hardware yang luar biasa. Sebagai acuan, di sini saya juga menyertakan hasil benchmark kompetitor premium seperti Huawei Pura 80 Ultra. Pada 3DMark Wild Life Unlimited, X300 Pro meraih skor 26.291 dibandingkan Pura 80 Ultra yang hanya mencapai 5.629, lebih dari 4.6 kali lebih tinggi.

Geekbench 6 menunjukkan keunggulan yang sama, dengan X300 Pro memperoleh 3.202 poin single-core dan 9.826 poin multi-core, sementara Pura 80 Ultra hanya mencapai 1.263 untuk single-core dan 4.517 untuk multi-core. AnTuTu Benchmark mengkonfirmasi dominasi ini dengan X300 Pro mencapai skor 3.451.086 versus Pura 80 Ultra di angka 1.304.569. PCMark Work 3.0 juga membuktikan keunggulan dengan X300 Pro raih 16.292 poin dibanding Pura 80 Ultra dengan 9.889 poin.​​
Kapasitas baterai X300 Pro menggunakan teknologi BlueVolt 6.510 mAh dengan smart charging yang cerdas. Dalam pengujian nyata yang saya jalankan, menonton YouTube selama 1 jam hanya mengonsumsi 4% daya baterai, menunjukkan efisiensi streaming video yang sangat baik. Rekam video 4K selama 1 jam mengonsumsi 11% daya baterai, masih tergolong masuk akal mengingat ini menggunakan bitrate tinggi.
Pengujian PCMark Battery menunjukkan durasi total 21 jam 28 menit, yang berarti bahwa smartphone sangat dapat diandalkan ketika dipakai untuk kebutuhan sehari-hari tanpa sumber daya listrik.

Kecepatan charging X300 Pro menggunakan teknologi FlashCharge 90W yang sangat cepat namun aman terhadap kesehatan baterai. Dari 20% hingga 100%, saya mencatat baterai terisi penuh dalam waktu 50 menit. Teknologi smart charging secara otomatis menyesuaikan arus dan mengganti mode charging untuk meminimalkan panas dan melindungi kesehatan baterai pada jangka panjang.

Vivo juga menyediakan opsi wireless charging 40W dan reverse wireless charging untuk fleksibilitas dalam pengisian daya. Dengan semua teknologi manajemen baterai ini, kamu dapat menggunakan X300 Pro tanpa khawatir tentang degradasi baterai atau masalah temperatur.​

Kombinasi performa tinggi dan daya tahan baterai yang luar biasa menjadikan X300 Pro sebagai flagship yang benar-benar seimbang di kelas premium. X300 Pro menghadirkan keduanya sekaligus berkat Dimensity 9500 yang hemat daya dan kapasitas baterai yang besar.

OriginOS 6 dengan manajemen sumber daya cerdas memastikan performa tetap optimal sambil tetap efisien. Bagi pengguna yang mengandalkan smartphone untuk mengedit video, membuat konten, maupun penggunaan sehari-hari, X300 Pro memberikan pengalaman konsisten sepanjang hari tanpa perlu mengisi daya di tengah aktivitas.

Kesimpulan

Vivo X300 Pro tampil sebagai flagship yang benar-benar serius menekankan keunggulan fotografi sekaligus performa. Dengan kamera utama gimbal-grade 50MP, lensa telefoto 200MP ZEISS APO, serta dukungan chip imaging ganda, perangkat ini menghadirkan kualitas foto yang sangat impresif di berbagai kondisi. Fitur seperti Smart Focus, shutter responsif, dan reproduksi warna natural semakin menegaskan posisi X300 Pro sebagai “The Camera King” yang layak diandalkan untuk kebutuhan kreator maupun pengguna harian.

Selain kamera, Vivo X300 Pro juga unggul dalam aspek desain dan layar. Dimensi yang ramping meski membawa baterai jumbo, material premium, serta layar AMOLED dengan kecerahan hingga 4.500 nit menjadikan pengalaman visual dan ergonomi terasa seimbang. Detail seperti bezel ultra tipis, refresh rate adaptif, dan shortcut button yang bisa dikustomisasi menunjukkan perhatian vivo terhadap kenyamanan pengguna sekaligus menghadirkan kesan premium yang kuat.

Dari sisi performa, prosesor Dimensity 9500 generasi terbaru, RAM LPDDR5X, dan storage UFS 4.1 memastikan kinerja yang sangat tinggi, terbukti dari skor benchmark yang tinggi. Ditambah baterai 6.510 mAh dengan efisiensi luar biasa dan pengisian cepat 90W, X300 Pro mampu memberikan pengalaman konsisten sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya. Keseluruhan kombinasi ini menjadikan X300 Pro sebagai flagship yang seimbang: kamera kelas atas, desain premium, layar memukau, performa tinggi, dan baterai tahan lama.