Kelebihan:
- Desain tertipis dan teringan dalam sejarah Galaxy A Series
- Kualitas layar Super AMOLED+ yang sangat akurat dan cerah
- Peningkatan performa grafis yang signifikan berkat Exynos 1680
- Fitur AI on-device yang lebih responsif
Kekurangan:
- Bodi belakang material kaca cukup licin tanpa penggunaan case
- Kecepatan pengisian daya 45W masih membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk penuh
Ringkasan ulasan Samsung Galaxy A57 5G
- Desain premium dengan frame aluminium, ketebalan hanya 6,9mm dan bobot 179 gram
- Layar 6,7 inci Super AMOLED+, 120Hz, HDR10+, kecerahan 1200 nits, perlindungan Gorilla Glass Victus+
- Chipset Exynos 1680 dengan pilihan RAM 6GB atau 8GB dan penyimpanan hingga 256GB
- Kamera utama 50MP OIS, Ultra-wide 8MP, Macro 5MP, dan Kamera Depan 12MP
- Baterai 5.000mAh dengan dukungan pengisian daya 45W
- Fitur Galaxy AI: Circle to Search, Best Face, dan integrasi Gemini
Saat ini pasar smartphone kelas menengah atau mid-range semakin kompetitif. Kebanyakan vendor berlomba memberikan spesifikasi tinggi di atas kertas, namun terkadang melupakan aspek kenyamanan genggaman dan pengalaman perangkat lunak yang matang.
Samsung melalui Galaxy A57 5G mencoba menawarkan keseimbangan antara kemewahan desain flagship dan kecanggihan kecerdasan buatan. Dan setelah kami mencoba perangkat ini secara intensif, klaim sebagai seri Galaxy A tertipis dan teringan ternyata bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah perubahan yang sangat terasa dalam penggunaan sehari-hari.
Desain
Saat pertama kali kami memegang Galaxy A57 5G, kesan premium langsung terasa berkat penggunaan frame aluminium yang kokoh. Samsung berhasil memangkas ketebalan hingga 6,9mm dengan bobot hanya 179 gram, menjadikannya the thinnest and lightest Galaxy A Series ever.
Meskipun dimensinya serupa dengan pendahulunya, bezel layarnya kini tampak lebih tipis, memberikan kesan layar yang lebih luas. Jadi, Anda akan mendapatkan pengalaman penggunaan yang lebih baik.
Bagian belakang menggunakan material kaca yang memberikan look mewah, meski kami menyarankan penggunaan case karena permukaannya terasa sedikit licin. Housing kameranya kini tampil manis dengan desain transparan yang dikelilingi aksen warna senada bodi.
Di sisi kanan perangkat terdapat tombol volume dan power. Sedangkan di bagian atas terdapat mic. Dan untuk bagian bawah menjadi rumah bagi speaker, port USB Type-C, serta slot SIM. Sementara di sebelah kiri clean, tidak terdapat tombol atau port apapun.
Layar dan Audio
Samsung masih mempertahankan layar berukuran 6,7 inci, namun kini menggunakan panel Super AMOLED+ dengan refresh rate 120Hz. Pengalaman menonton kami terasa lebih hidup berkat dukungan HDR10+.
Dengan kecerahan mencapai 1200 nits, layar tetap terlihat jelas meski kami gunakan di bawah terik matahari saat berkunjung ke Situ Gunung.

Bagi para gamer, layar ini sangat responsif dan memberikan transisi yang seamless. Keamanan layar juga tidak main-main karena sudah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass Victus+ dengan ketahanan hingga Mohs level 5.
Dari sisi audio, sistem speaker ganda pada earpiece dan bagian bawah menghasilkan suara yang lantang dan jernih. Spacing audionya sangat bagus, membuat arah suara dalam film terasa sangat presisi.
Kamera

Pada sektor fotografi, Samsung mengandalkan konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera utama 50MP f1.8 menjadi bintang utama dengan hasil foto yang jernih dan detail yang tetap terjaga meski dilakukan cropping atau zoom. Akurasi warnanya tergolong natural, baik pada siang hari maupun kondisi malam hari yang minim noise.
Kamera ultra-wide 8MP bekerja dengan baik tanpa efek distorsi fish-eye yang mengganggu. Warnanya tetap natural dan memiliki detail yang sangat baik meski kondisi pencahayaan yang kurang memadai.
Selain itu, terdapat kamera macro 5MP untuk pengambilan gambar jarak dekat yang unik. Meski hanya 5MP, untuk hasil detailnya tidak perlu dipertanyakan. Warnanya juga tetap akurat dan mode macronya sangat mudah digunakan.
Untuk kebutuhan selfie, kamera depan 12MP memberikan detail wajah yang baik dan warna kulit yang natural, sangat siap untuk langsung diunggah ke media sosial.
Dalam hal videografi, dukungan OIS pada kamera utama memastikan rekaman resolusi 4K 30fps tetap stabil meski diambil sambil berjalan.
Performa dan Baterai
Untuk masalah dapur pacu, Samsung memberikan Galaxy A57 5G peningkatan yang meski tidak terlihat mengesankan, tapi sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar. Exynos 1680 yang terdapat di smartphone ini memiliki peningkatan performa yang signifikan.
Samsung menyebut untuk NPU, performanya naik 167%. Sedangkan CPU naik hingga 24% dan GPU naik 75%. Dan hasil pengujian yang kami sudah lakukan sangat dekat dengan klaim yang diberikan oleh Samsung.
Di pengujian 3DMark Wild Life, peningkatan grafisnya di angka 22 persen. Untuk CPU score, Geekbench 6, performa multi-core naik 19,12 persen. Sedangkan untuk GPU, Geekbench vulcan naik, dan OpenCL naik.

Untuk pengalaman gaming, kami mencoba memainkan beberapa game berat dan game populer, seperti Genshin impact, Where Winds Meet, PUBG, ML, dan lainnya. Semua game kami set di pengaturan medium dengan target maksimal fps di 60fps.
Pengalaman kami saat memainkan game-game ini sangat lancar, tanpa ada lag yang berarti saat pengujian dan bisa memiliki fps rata-rata di 45 hingga 52 fps. Dan bahkan saat kami memainkan di pengaturan grafis high, smartphone ini masih dapat mencapai 33 fps tanpa kendala.
Untuk panas, kami juga sudah melakukan pengujian gaming selama beberapa jam. Setelah kami mainkan selama 1 jam, perangkatnya masih nyaman untuk digunakan. Setelah di jam ke 2, perangkat mulai hangat tapi masih nyaman untuk dimainkan berkat pendinginan 13% lebih baik.
Meski bodinya sangat tipis, Samsung tetap menyematkan baterai 5000mAh. Dalam pengujian kami, baterai ini mampu bertahan untuk menonton video hingga 23 jam. Untuk penggunaan normal dari jam 7 pagi, baterai masih tersisa sekitar 17 persen pada jam 11 malam.
Fitur AI dan Integrasi
Galaxy A57 5G membawa fitur-fitur pintar dari Galaxy S Series. Fitur Circle to Search kini lebih canggih karena mampu mengenali lebih dari satu produk dalam satu layar. Fitur ini cukup penting, apa lagi Gen-Z sangat kepo saat melihat gaya OOTD yang mereka anggap unik dan ingin memilikinya juga.
Berkat NPU pada Exynos 1680 yang lebih kencang, layanan AI seperti Gemini dan Perplexity dapat berjalan lebih cepat secara on-device. Kami juga sangat terbantu dengan fitur Best Face yang memungkinkan kita memilih ekspresi wajah terbaik dari rangkaian foto yang diambil.
Pax Insight
Samsung Galaxy A57 5G adalah paket lengkap bagi Anda yang mencari smartphone stylish, tipis, namun tetap bertenaga. Peningkatan pada sektor performa dan fitur AI menjadikannya salah satu pilihan terbaik di kelas menengah saat ini.
Baterainya pun dapat bertahan lama, sehingga dapat digunakan seharian. Pengisian daya 45W juga sangat menarik, karena dapat mengisi daya lebih cepat. Dan dengan harga smartphone yang kini meningkat, sebenarnya Galaxy A57 5G sangat layak untuk dibeli mengingat pembaruan yang didapatkan.
Berikut adalah harga resmi Samsung Galaxy A57 5G:
Rp7.099.000 (RAM 8GB + 128GB)
Rp7.599.000 (RAM 8GB + 256GB)
Rp8.299.000 (RAM 12GB + 256GB)



