Ulas
Jumat, 10 April 2026 11:56 WIB

Sennheiser MKE 400 Mobile Kit, mic buat vlogger yang mobile

Untuk Anda yang ingin serius membuat konten vlog, Sennheiser MKE 400 Mobile Kit bisa jadi pilihan mic untuk digunakan.

Kelebihan:

  • Desain kompak
  • Bisa digunakan di kamera atau smartphone
  • Mendapat phone holder dari besi dan tripod Manfrotto

Kekurangan:

  • Masih menggunakan baterai AAA
  • Tidak hadir dengan converter TRSS ke USB Type-C atau Lightning
  • Harga cenderung premium

Ringkasan ulasan Sennheiser MKE 400 Mobile Kit

  • Desain kompak
  • Mic dengan tipe shotgun, cocok untuk vlogger
  • Menggunakan baterai AAA untuk digunakan
  • Dapat digunakan dengan kamera atau smartphone
  • Hadir dengan phone holder dari besi dan tripod Manfrotto

Untuk konten kreator, salah satu tantangan utama adalah masalah audio. Mungkin, bagi mereka yang lebih sering berada di dalam ruangan, ini bukan sebuah tantangan. Tapi berbeda dengan mereka yang sering kali membuat konten vlog di luar ruangan, yang tentu membutuhkan mic yang lebih mumpuni.

Oleh karena itu, hadir Sennheiser MKE 400 Mobile Kit, yang digadang-gadang sebagai solusi audio premium bagi para kreator konten yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan kualitas suara. Berikut adalah ulasan tim Pax.id selama menggunakan mic yang satu ini.

Kompak, bisa digunakan di berbagai perangkat

Sennheiser MKE 400 Mobile Kit menawarkan bentuk yang sangat kompak sehingga mudah dibawa ke mana saja. Nilai plus utama dari paket penjualan ini adalah kehadiran Smartphone Clamp yang terbuat dari besi yang hadir di dalam paket penjualan. Material logam ini memberikan kesan kokoh dan memberikan rasa aman karena smartphone tidak mudah terjatuh saat proses syuting.

 
 

Selain itu, paket ini juga menyertakan tripod Manfrotto yang sudah tidak diragukan lagi kekokohannya. Kombinasi clamp besi dan tripod ini menjadikannya setup vlogging yang sangat stabil dan reliabel.

 
 

Tata Letak Tombol dan Fitur Fisik

Sennheiser mendesain mikrofon ini dengan sangat fungsional melalui penempatan tombol yang intuitif:

  • Bagian Depan: Terdapat lubang untuk kabel audio yang menghubungkan mikrofon ke perangkat perekaman.
  • Sisi Kiri: Anda akan menemukan switch untuk menambah atau mengurangi gain volume microphone, switch untuk reduksi noise (low-cut filter), serta tombol power.
  • Sisi Kanan: Terdapat lubang jack audio untuk headset monitoring lengkap dengan tombol pengaturan volumenya secara mandiri.
  • Bagian Belakang: Tempat untuk memasukkan baterai.
  • Bagian Bawah: Dilengkapi dengan cold shoe untuk pemasangan yang mudah di kamera atau smartphone clamp.

Pas untuk para vlogger

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Pax Media (@paxdotid)

 

Sebagai mikrofon tipe shotgun, MKE 400 sangat cocok bagi Anda yang gemar vlogging. Karakteristik utamanya adalah fokus pada suara subjek dan tidak terlalu banyak mengambil (pick up) suara dari arah samping, sehingga hasil rekaman terasa lebih bersih dan profesional.

Untuk mendapatkan kualitas suara terbaik, jarak penggunaan optimal mikrofon ini adalah antara 1 hingga 2 meter. Dalam rentang jarak tersebut, suara akan terdengar sangat jernih dan detail, sangat cocok untuk mereka yang senang melakukan point shoot.

Dalam paket penjualannya, Sennheiser menyertakan dua jenis kabel yaitu TRS ke TRS serta TRS ke TRSS. Jadi, paket penjualan ini sebenarnya sangat cocok bagi mereka yang sering beralih dari kamera ke smartphone. Namun, perlu dicatat bahwa perangkat ini tidak hadir dengan converter ke USB Type-C atau Lightning.

Untuk menyambungkan mikrofon ini ke smartphone, Anda wajib menggunakan sambungan TRSS (kabel dengan tiga ring hitam) untuk dipasangkan dengan converter USB Type-C atau Lightning. Jika Anda memaksakan menggunakan kabel TRS, mikrofon tidak akan terdeteksi oleh smartphone Anda.

Satu hal yang menjadi catatan penting dari kami adalah mikrofon ini masih menggunakan 2 baterai AAA, bukan menggunakan baterai internal yang bisa diisi ulang. Perangkat ini juga tidak mendukung pengisian daya langsung untuk baterai di dalamnya. Jadi, untuk menggunakan mic ini, kami sarankan Anda membawa charger baterai terpisah atau membeli baterai AAA sebanyak mungkin.

Meski demikian, efisiensi dayanya patut diacungi jempol. Dalam penggunaan normal, baterai tersebut bisa bertahan lebih dari 5 hari, sehingga Anda tidak perlu terlalu sering mengganti baterai saat sedang melakukan proyek dokumentasi yang panjang.

Pax insight

Dihargai antara Rp2 juta hingga Rp4 juta di marketplace, Sennheiser MKE 400 Mobile Kit sangat cocok buat kalian yang ingin serius membuat konten vlog atau konten wawancara. Hal ini dikarenakan mic ini memiliki tipe shotgun yang fokus dalam mengambil suara, dan juga bentuknya yang kompak serta mampu digunakan di kamera atau smartphone merupakan nilai tambah.

Tapi sayang, masih digunakannya baterai AAA untuk menyalakannya dibanding menggunakan baterai internal yang dapat diisi ulang bisa menjadi perhatian penting. Selain itu, absennya converter TRSS ke USB Type-C atau Lightning juga dapat menjadi pertimbangan. Padahal dengan harga setinggi ini dan mengingat hadirnya aksesoris premium seperti smartphone clamp dari besi dan tripod Manfrotto, harusnya menambah converter TRSS ke USB Type-C atau Lightning bukan sesuatu yang mahal.