Sains
Jumat, 24 Oktober 2025 13:03 WIB

Tiongkok targetkan kemandirian teknologi

Tiongkok meluncurkan rencana lima tahun terbaru yang berfokus pada kemandirian teknologi dan mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri.

Tiongkok meluncurkan rencana lima tahun terbaru yang berfokus pada kemandirian teknologi dan mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri, dilansir dari Engadget. Rencana yang menjadi usulan kebijakan menyeluruh untuk periode kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok berikutnya ini dirilis menjelang pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan.​

Fokus utama proposal adalah membuat industri teknologi dan sains Tiongkok mandiri serta tidak bergantung pada produk dari perusahaan internasional. Bloomberg melaporkan bahwa proposal ini sangat tertarik mengembangkan "bidang seperti semikonduktor dan AI" yang saat ini sebagian didorong oleh produk dari perusahaan Amerika Serikat seperti Nvidia dan OpenAI.​

Tiongkok juga berharap "memperkuat konsumsi domestik" dan membuat negara kurang bergantung pada ekspor, sebuah bisnis yang terguncang kekacauan akibat rezim tarif fluktuatif yang ditetapkan pemerintahan Trump. Ketidakpastian perdagangan internasional mendorong Beijing untuk mengalihkan fokus ke pasar dalam negeri yang lebih stabil.​

Rencana lima tahun baru ini sebagian besar membangun rencana lima tahun sebelumnya yang ditetapkan Tiongkok selama masa jabatan pertama Trump. Rencana sebelumnya berfokus pada investasi teknologi sebagai bagian dari pemulihan ekonomi negara dari pandemi COVID-19. Secara khusus, rencana baru bertujuan melanjutkan pertumbuhan industri angin dan surya Tiongkok serta "mempercepat transformasi hijau menyeluruh dari pembangunan ekonomi dan sosial".​

Dalam konteks ketegangan bolak-balik Amerika Serikat dan Tiongkok soal perdagangan internasional dan akses ke sumber daya, rencana baru ini tampak seperti respons terhadap meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Langkah yang dapat membuat Tiongkok lebih tidak terbebani oleh kebijakan Amerika Serikat ke depan.​

Rencana lima tahun telah menjadi ciri khas perencanaan ekonomi Tiongkok sejak era Mao Zedong. Dokumen ini menetapkan prioritas nasional dan mengalokasikan sumber daya untuk mencapai target pertumbuhan. Dengan fokus pada kemandirian teknologi, Tiongkok mengirim sinyal kuat bahwa mereka siap bersaing di panggung global tanpa bergantung pada pasokan asing, terutama dari Amerika Serikat.