AI
Rabu, 25 Februari 2026 15:07 WIB

Meta borong chip AI AMD, berpeluang kuasai 10% saham

Meta akan membeli chip AI dengan kapasitas hingga enam gigawatt

Meta dan AMD baru saja mengumumkan kesepakatan besar. Meta akan membeli chip AI dengan kapasitas hingga enam gigawatt, dan sebagai bagian dari perjanjian ini, Meta berpotensi menguasai hingga 10% saham AMD jika seluruh target pengiriman chip berhasil dipenuhi.

Kenapa ini penting: Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan teknologi besar kini berusaha mendiversifikasi pasokan perangkat keras mereka. Tujuannya jelas: mengurangi ketergantungan penuh pada NVIDIA. Dengan kesepakatan ini, AMD semakin kokoh diposisikan sebagai alternatif utama di pasar infrastruktur AI global, sebagaimana dilansir dari Engadget.

Detail kesepakatan:

  • Spesifikasi perangkat: Meta akan memborong GPU AMD Instinct MI450, yang dioptimalkan khusus untuk beban kerja mereka. Distribusi perdana dijadwalkan mulai paruh kedua tahun 2026.
  • Ekspansi CPU: Selain GPU, Meta juga membeli “jutaan” CPU AMD EPYC generasi keenam, menjadikannya pelanggan perdana untuk lini terbaru tersebut.
  • Skema saham: AMD akan menerbitkan hingga 160 juta saham biasa secara bertahap kepada Meta. Pemberian saham ini bergantung pada pencapaian target pengiriman chip, ambang batas harga saham AMD, serta pencapaian komersial Meta. Skema ini mirip dengan kesepakatan AMD bersama OpenAI tahun lalu.

Catatan penting: Model perjanjian seperti ini memicu peringatan dari para analis. Disebut sebagai “transaksi sirkular”, skema ini menciptakan ketergantungan timbal balik antara produsen chip dan perusahaan AI. Risiko muncul jika permintaan AI global tiba-tiba menurun atau tidak sesuai ekspektasi pasar, yang bisa berdampak besar pada kedua pihak.

Pax insight

Demi membangun infrastruktur komputasi yang lebih tangguh dan fleksibel, Meta memilih mengikat kemitraan jangka panjang bernilai fantastis dengan AMD. Meski ada potensi risiko gelembung pasar AI di masa depan, langkah ini menunjukkan ambisi Meta untuk memperkuat fondasi teknologi mereka sekaligus menantang dominasi NVIDIA di industri chip AI.