Valve mengeluarkan peringatan serius bagi para gamer: Steam Deck akan semakin sulit didapatkan. Perusahaan memprediksi stok akan “habis secara berkala” di beberapa wilayah akibat krisis pasokan komponen memori dan penyimpanan global.
Kenapa ini penting: Kondisi ini merupakan efek domino dari ledakan industri kecerdasan buatan (AI). Perusahaan AI membeli chip RAM dan hard drive dalam jumlah besar untuk kebutuhan infrastruktur mereka. Akibatnya, produsen perangkat elektronik konsumen seperti Valve mengalami kelangkaan pasokan dan lonjakan harga, sebagaimana dilansir dari Engadget.
Korban utama:
- Steam Deck LCD: Resmi dihentikan produksinya sejak Desember. Stok yang ada saat ini hanyalah sisa terakhir.
- Steam Deck OLED: Menjadi satu-satunya opsi utama yang tersisa, tetapi ketersediaannya kini tidak stabil.
- Proyek masa depan: Peluncuran Steam Machine dan headset VR Steam Frame, yang awalnya dijadwalkan awal 2026, terpaksa ditunda. Valve juga mengisyaratkan harga jualnya mungkin lebih mahal dari rencana awal.
Yang perlu diperhatikan: Peringatan dari Samsung di ajang CES 2026 tentang kenaikan harga memori kini terbukti nyata. Konsumen harus bersiap menghadapi harga perangkat keras yang lebih tinggi atau ketersediaan barang yang semakin langka di pasaran.
Pax insight
Jika Anda masih mengincar Steam Deck, terutama varian LCD yang lebih terjangkau, sebaiknya segera membeli sekarang sebelum benar-benar hilang dari peredaran. Dengan pasokan memori yang semakin ketat akibat serbuan industri AI, perangkat gaming portabel ini bisa menjadi barang langka dalam waktu dekat.



