Samsung telah memperluas portofolio entry-level-nya dengan menghadirkan Galaxy A07 5G, yang meluncur di Indonesia pada Februari 2026. Dibanderol Rp 2.799.000, ponsel ini merupakan versi upgrade dari Galaxy A07 4G yang diluncurkan Agustus 2025.
Seperti namanya, smartphone ini hadir dengan konektivitas 5G. Selain itu, Galaxy A07 5G juga memiliki baterai lebih besar, dan layar lebih responsif. Tim Pax.id berkesempatan untuk menjajal smartphone ini selama beberapa waktu. Seperti apa pengalamannya? Simak pembahasan kami berikut ini.
Desain

Samsung Galaxy A07 5G hadir dengan desain flat modern yang ramping. Bobotnya pun terbilang ringan, sekitar 199 gram. Dengan desain dan bobot tersebut, smartphone ini terbilang nyaman digenggam. Bahkan, untuk penggunaan dengan satu tangan.
Kebetulan, kami menjajal varian warna light violet. Pilihan warna ini terbilang cantik dan unik, tapi ternyata cukup mudah meninggalkan bekas sidik jari. Material bodinya masih menggunakan plastik, yang kami rasa masih wajar untuk kelas HP Rp 2 jutaan.
Tombol power yang juga berfungsi sebagai sensor sidik jari, serta tombol volume diletakkan di bagian kanan bodi. Lalu, di kiri, ada slot kartu SIM. Di bagian bawah, ada port USB Type-C dan speaker. Menariknya, Samsung masih menyertakan headphone jack 3,5mm yang disematkan di bagian bawah bodi.
Memiliki bentang layar 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz, selama pemakaian, kami merasa layar itu terbilang mulus untuk mendukung pemakaian sehari-hari. Kendati demikian, resolusi yang ditawarkan perangkat ini masih sebatas HD+, sehingga pengalaman menonton konten kualitas tinggi mungkin akan terasa sedikit berbeda.
Selain itu, Samsung masih memilih desain notch tetesan air atau Infinity U di smartphone ini. Desain yang kami rasa agak ketinggalan di 2026, mengingat desain punch hole kini sudah diadopsi perangkat lain di kelas harga serupa.
Performa
Ditenagai MediaTek Dimensity 6300, Galaxy A07 5G menawarkan performa yang kompetitif untuk kelasnya. Aktivitas harian seperti buka-tutup aplikasi, browsing, hingga streaming berjalan responsif tanpa hambatan berarti.
Untuk pengujian dengan memakai AnTuTu Benchmark, smartphone ini berhasil mencatatkan skor di kisaran 518 ribuan. Sementara saat memakai GeekBench, hasil pengukuran single-core mencatat angka 727-an dan untuk multi-core tercatat 2005-an. Terakhir, saat diuji dengan 3DMark Wild Life Unlimited, skor keseluruhan mencapai 1.341-an.

Ketika diajak bermain game, PUBG Mobile masih bisa dijalankan di pengaturan grafis HDR, tapi untuk pengalaman lebih stabil, disarankan menggunakan setelan Balanced. Saat bermain game selama kurang lebih 45 menit sampai 1 jam, kami merasa suhu perangkat ini tetap terjaga. Masih ada rasa hangat, tapi tidak berlebih.

Kehadiran baterai 6.000mAh juga memberikan rasa aman untuk pemakaian sehari-hari. Sebab, perangkat ini ternyata mampu diajak untuk beraktivitas seharian. Samsung menyertakan charger 25W yang disediakan terpisah dalam paket pembelian Galaxy A07 5G.
Dengan kemampuan itu, durasi pengisian perangkat ini memang terasa cukup. Dari kapasitas baterai 24 ke 100 persen dibutuhkan waktu sekitar 60 menit. Untuk catatan, fitur NFC absen di smartphone ini. Karenanya, ini bisa jadi pertimbangan pengguna yang biasa memakai HP untuk mengisi ulang uang digital.
Software
Smartphone ini sudah menjalankan One UI 8.0 berbasis Android 16 yang dikenal mudah digunakan, serta memiliki navigasi yang intuitif. Hal juga yang kami rasakan selama memakai Galaxy A07 5G, menjadikannya sebuah pengalaman menyenangkan yang bisa diberikan HP Rp 2 jutaan.
Ditambah, ada beberapa fitur khas Samsung untuk meningkatkan pengalaman selama penggunaan, seperti Now Bar dan Secure Folder. Software juga menjadi sektor yang membuat Galaxy A07 5G bersinar. Sebab, Samsung menjanjikan 6 kali upgrade OS dan 6 tahun security patch.
Hal yang jarang ditemukan di perangkat kelas Rp 2 jutaan. Ini memberikan rasa nyaman, karena perangkat masih mendapatkan dukungan hingga sekitar 2032.
Kamera

Galaxy A07 5G hadir dengan kamera utama 50MP dan depth sensor 2 MP sebagai pendamping. Untuk kebutuhan kasual, terutama foto dengan cahaya cukup, smartphone ini mampu melakukannya dengan baik.
Ketika diajak untuk melakukan dokumentasi aktivitas harian, foto objek sekitar, atau sekadar unggahan di media sosial, hasilnya masih sangat layak. Sementara ketika diajak untuk foto malam hari, Night Mode yang dihadirkan bisa membantu mengoptimalkan kemampuannya.
Meskipun performa Night Mode di smartphone ini mampu menghasilkan foto malam yang cukup memuaskan, pengguna sebaiknya tetap memiliki ekspektasi yang realistis terhadap kemampuannya.
Kesimpulan
Dengan harga Rp 2,7 jutaan, Galaxy A07 5G hadir sebagai perangkat entry-level dengan fitur esensial yang solid bagi penggunanya. Mulai dari baterai 6.000mAh, konektivitas 5G, sertifikasi IP54 untuk perlindungan, hingga layar dengan refresh rate 120Hz.
Ditambah, Samsung menjanjikan update software hingga 6 kali, menjadikan smartphone ini mampu diandalkan untuk kebutuhan jangka panjang. Untuk itu, kami merasa Galaxy A07 5G memang bukan ponsel bagi pengguna yang mengejar kamera terbaik atau layar premium, termasuk fitur tambahan seperti NFC. Namun, ponsel ini bisa jadi opsi bagi mereka yang membutuhkan smartphone 5G dengan harga terjangkau, serta awet untuk pemakaian dalam waktu yang lama.



