Kisah
Rabu, 25 Februari 2026 16:08 WIB

Tesla gugat balik DMV California atas larangan istilah "Autopilot"

Tesla resmi mengajukan gugatan terhadap Departemen Kendaraan Bermotor (DMV) California.
Sumber: Reuters

Tesla resmi mengajukan gugatan terhadap Departemen Kendaraan Bermotor (DMV) California untuk membatalkan putusan yang melarang penggunaan istilah pemasaran “Autopilot” dan “Full Self-Driving” (FSD).

Kenapa ini penting: Gugatan yang diajukan pada 13 Februari ini menjadi serangan balik Tesla. Sebelumnya, DMV sempat mengancam akan menangguhkan lisensi penjualan Tesla jika mereka tidak mengubah bahasa pemasarannya. Tesla akhirnya mematuhi aturan dengan mengganti nama menjadi “Full Self-Driving (Supervised)”, namun kini mereka menuntut agar perintah awal DMV dibatalkan sepenuhnya, sebagaimana dilansir dari Engadget.

Argumen kedua pihak:

  • Argumen DMV: Istilah “Autopilot” dan FSD dianggap menyesatkan konsumen karena menciptakan kesan bahwa mobil Tesla bisa dikendarai sepenuhnya secara otonom tanpa pengawasan manusia.
  • Pembelaan Tesla: Tesla menyebut perintah DMV “salah secara faktual” dan “tidak konstitusional.” Mereka menegaskan DMV gagal membuktikan adanya kebingungan konsumen, serta menekankan bahwa mustahil pembeli tidak melihat peringatan berulang bahwa sistem tersebut belum sepenuhnya otonom.

Taruhan besar di balik gugatan:

Masa depan Tesla sangat bergantung pada teknologi kendaraan otonom.

  • CEO Elon Musk sudah lama menjanjikan armada robotaxi otonom, meski prediksi itu meleset sejak 2019.
  • Setelah penjualan menurun tajam tahun lalu, Tesla kini mengandalkan model Cybercab dan uji coba Robotaxi di Austin, Texas, untuk mendongkrak pendapatan.

Pax insight

Gugatan ini muncul tak lama setelah Tesla kalah dalam banding atas kasus kecelakaan senilai $243 juta yang juga terkait penggunaan istilah tersebut. Bulan lalu, Tesla bahkan menghapus fitur dasar Autopilot pada Model 3 dan Model Y terbaru, serta mengubah FSD menjadi sistem berlangganan. Langkah hukum ini menunjukkan betapa pentingnya istilah pemasaran bagi Tesla, karena menyangkut citra, regulasi, dan masa depan bisnis kendaraan otonom mereka.