Sains
Selasa, 26 Agustus 2025 09:42 WIB

Innovation Corner perkuat talenta vokasi Batam

Schneider Electric, pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, bersama Politeknik Negeri Batam resmi meresmikan Schneider Innovation Corner.
Schneider

Schneider Electric bersama Politeknik Negeri Batam resmi meresmikan Schneider Innovation Corner. Fasilitas seluas 14 meter persegi ini dirancang sebagai pusat pembelajaran berbasis teknologi untuk mendukung pengembangan talenta vokasi di bidang teknik dan otomasi industri serta memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi era Industri 4.0.

Innovation Corner adalah kelanjutan Nota Kesepahaman (MoU) yang diteken kedua pihak pada April 2025. Dalam area khusus, fasilitas menampilkan product showcase dan pusat pembelajaran yang dilengkapi Programmable Logic Controllers (PLC), motion systems, motor panels, dan simulator terkini. Mahasiswa dapat langsung berpraktik menggunakan peralatan industri mutakhir untuk mengasah keterampilan teknis mereka.

Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, menegaskan bahwa masa depan Indonesia bergantung pada kesiapan sumber daya manusia untuk beradaptasi dengan teknologi. “Melalui Innovation Corner, kami membuka akses langsung kepada mahasiswa terhadap perangkat industri mutakhir agar mereka siap menghadapi tantangan Industri 4.0 dan berkontribusi pada transformasi digital nasional,” ujarnya.

Bambang Hendrawan, Direktur Politeknik Negeri Batam, menyampaikan apresiasi atas hibah ini. Menurutnya, fasilitas baru memperkuat integrasi industri di kampus dan mendukung penerapan pembelajaran berbasis problem, product, dan project. Kolaborasi ini diharapkan memupuk talenta vokasi unggul yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja global melalui pengalaman langsung.

Peresmian Innovation Corner turut dihadiri Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; M. Fauzan Adziman, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdikbudristek; serta Khairul Munadi, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi. Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Usai seremonial, Menteri Brian Yuliarto mengunjungi Schneider Electric Manufacturing Batam untuk meninjau proses digitalisasi dan praktik manufaktur cerdas. Smart factory ini telah diakui sebagai Global Lighthouse oleh World Economic Forum dan National Lighthouse oleh Kementerian Perindustrian, menjadikan Batam sebagai pusat rujukan nasional dan global dalam implementasi industri 4.0 berkelanjutan.

Schneider Electric berkomitmen memberdayakan individu dan organisasi agar dapat memaksimalkan energi dan sumber daya. Dengan ekosistem lebih dari 150.000 kolega dan satu juta mitra di lebih dari 100 negara, perusahaan menyediakan solusi Industrial IoT berbasis AI yang terintegrasi dengan produk terhubung, otomasi, perangkat lunak, serta layanan digital twins. Melalui pendekatan inklusif dan berkelanjutan, Schneider Electric terus mendukung kemajuan hijau bagi generasi masa depan.