Electra berhasil mendemonstrasikan pesawat hybrid-electric STOL (Short Take-Off and Landing) yang dapat lepas landas dan mendarat di runway sepersepuluh ukuran landasan pacu standar, sebagaimana dilansir dari New Atlas. Prototipe EL2 baru saja menyelesaikan penerbangan demo publik pertama di Virginia Tech, menunjukkan fleksibilitas luar biasa teknologi "blown lift" dan propulsi hybrid-electric.
Pesawat Electra STOL dilengkapi delapan propeller elektrik di sepanjang tepi depan sayap dan flap besar di tepi belakang untuk menciptakan efek blown lift. Teknologi ini memungkinkan pesawat lepas landas pada kecepatan rendah 35 mph (56 km/jam) menggunakan runway pendek.
Sistem propulsi menggunakan baterai onboard untuk take-off, kemudian beralih ke turbogenerator kecil untuk cruising atau mengisi ulang baterai saat di udara. Kombinasi ini memberikan efisiensi energi optimal untuk berbagai fase penerbangan.
Meski prototipe dua kursi EL2 sudah menjalani uji terbang sejak Mei 2024, demo terbaru di Virginia Tech bersama Surf Air Mobility menjadi demonstrasi publik pertama. Pesawat berhasil lepas landas dan mendarat di permukaan aspal berukuran 300x75 kaki (91x23 meter) di kampus Blacksburg.
Yang mengesankan, EL2 juga menunjukkan kemampuannya di permukaan lain: jalan akses bekerja sama dengan Virginia Department of Transportation dan lapangan rumput di Corporate Research Center universitas.
"Demonstrasi ini menampilkan take-off dan landing yang sangat pendek serta kemampuan landing presisi yang berpotensi mentransformasi industri penerbangan," kata Marc Allen, CEO Electra.
Perusahaan memposisikan teknologi ini untuk membawa perjalanan udara lebih dekat ke tempat tinggal atau kerja. Tujuannya menawarkan penerbangan pendek dengan waktu tunggu minimal dan turnaround cepat dibanding bandara besar di luar kota.
Electra mengklaim pesawat mereka dapat beroperasi dengan biaya sepertiga helikopter sambil lebih bersih dan senyap. "Pesawat ini lebih cepat untuk turnaround, lebih murah dioperasikan, dan lebih mudah digunakan," kata Louis Saint-Cyr, COO Surf Air Mobility.
Dengan lebih dari 2.200 pesanan dari 60+ operator global, Electra menargetkan penerbangan komersial EL9 Ultra Short sembilan penumpang mulai 2029, meski masih harus melewati berbagai proses sertifikasi regulasi.



