Sains
Jumat, 26 Desember 2025 16:10 WIB

Ilmuwan temukan cara pulihkan gangguan mata pada orang dewasa

Peneliti dari MIT telah menemukan cara baru untuk memulihkan penglihatan pada orang dewasa yang menderita ambliopia.

Peneliti dari MIT telah menemukan cara baru untuk memulihkan penglihatan pada orang dewasa yang menderita ambliopia, kondisi yang lebih dikenal sebagai mata malas, sebagaimana dilansir dari New Atlas. Penemuan ini membuka harapan baru bagi jutaan orang yang menjalani hidup dengan gangguan penglihatan ini.

Mata malas terjadi ketika satu mata tidak mendapat cukup stimulus visual pada awal kehidupan. Kondisi ini mengganggu pembentukan sinapsis di korteks visual utama otak, sehingga melemahkan penglihatan di mata yang terkena. Penelitian sebelumnya pada 2016 menunjukkan bahwa mati rasa sementara pada kedua retina dapat memulihkan kehilangan penglihatan dari ambliopia. Studi lanjutan pada 2021 menemukan bahwa mati rasa hanya pada mata yang sehat juga dapat meningkatkan penglihatan di mata yang lebih lemah.

Penelitian terbaru dari neuroscientist di MIT's Picower Institute menunjukkan bahwa mati rasa sementara retina mata yang malas selama beberapa hari dapat memulihkan respons visual otak terhadap mata tersebut, bahkan pada orang dewasa. Penemuan ini memperkuat gagasan bahwa mati rasa sementara dapat membantu membangun kembali koneksi saraf yang melemah di mata malas.

"Mata yang malas, yang tidak bekerja optimal, dapat diinaktifkan dan 'dibawa kembali ke kehidupan'," kata Picower Professor Mark Bear. Tim peneliti sangat tertarik untuk memahami bagaimana inaktivasi retina ini menghasilkan efeknya. Mereka menemukan bahwa struktur yang menghubungkan retina ke korteks visual, disebut lateral geniculate nucleus (LGN), memainkan peran penting dalam proses pemulihan ini.

Ketika input dari retina diblokir ke neuron di LGN, neuron tersebut mengirimkan semburan aktivitas ke neuron hilir di korteks visual. Peneliti ingin mengetahui apakah aktivitas semburan ini terjadi hanya di neuron LGN yang kehilangan input, atau juga di neuron yang menerima sinyal dari mata yang masih bisa melihat. Setelah melakukan eksperimen yang cermat, peneliti menemukan bahwa aktivitas semburan ini adalah cara otak pulih dari mata yang rusak.

Pax Insight

Penemuan MIT tentang cara memulihkan mata malas melalui anestesi retina sementara menunjukkan bahwa otak dewasa tetap memiliki plastisitas dan kemampuan adaptif yang lebih besar dari yang sebelumnya diduga. Penelitian ini membuka peluang terapi revolusioner yang dapat mengubah hidup jutaan orang dewasa yang didiagnosis mata malas di masa kecil mereka, memberikan mereka kesempatan kedua untuk memiliki penglihatan yang normal dan meningkatkan kualitas hidup.