ZTE dan Telkomsel memperluas implementasi Hyper 5G di Makassar untuk mempercepat konektivitas berkinerja tinggi di kawasan Indonesia Timur. Kolaborasi ini menggunakan arsitektur 5G NSA yang mengombinasikan kekuatan 5G dan 4G untuk pengalaman pengguna yang lebih mulus, sambil memanfaatkan solusi Massive MIMO dan multi-band untuk meningkatkan kapasitas dan cakupan jaringan.
Proyek ini mencakup perencanaan lokasi BTS, pemasangan perangkat keras, aktivasi perangkat lunak, dan optimalisasi RAN sehingga layanan 5G dapat dioperasikan secara terintegrasi. Sejak awal keterlibatan ZTE mendukung pengoperasian 178 lokasi BTS 5G di wilayah timur, dengan pengukuran kecepatan unduh hingga 505 Mbps, unggah 42,5 Mbps, dan latensi serendah 5 ms. Penerapan teknologi tersebut juga dirancang untuk menekan biaya ekspansi jaringan sehingga peluncuran di area padat penduduk menjadi lebih efisien.
Dampak ekonomi dan sosial yang diharapkan signifikan. Makassar, yang pada 2024 tumbuh 5,56% menurut data BPS, menunjukkan adopsi digital yang kuat dengan penetrasi 5G mencapai 21% dari perangkat yang beredar dan konsumsi data rata-rata 15 GB per pengguna per bulan. Infrastruktur 5G yang lebih andal membuka peluang bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk memperluas pasar, mengembangkan layanan digital, dan mengadopsi solusi Industry 4.0.
Penerapan Hyper 5G juga menargetkan peningkatan layanan pendidikan dan hiburan berbasis konektivitas rendah latensi, sekaligus memfasilitasi inovasi lokal dan startup digital. Telkomsel menempatkan ekspansi ini sebagai bagian dari misi memperluas jaringan 5G yang merata dan terukur di seluruh nusantara, sementara ZTE berperan sebagai mitra utama yang menyediakan teknologi dan dukungan operasional dari fase pengujian hingga komersialisasi.
Kolaborasi ini bukan hanya soal kecepatan, melainkan fondasi transformasi digital yang mendorong produktivitas dan inklusi ekonomi. Dengan dukungan teknologi dan strategi implementasi yang matang, Makassar diposisikan untuk menjadi pusat pertumbuhan digital di wilayah timur Indonesia, membuka peluang baru bagi warga, pelaku usaha, dan ekosistem teknologi setempat.



