Hibura
Rabu, 26 November 2025 10:04 WIB

Telkom gandeng Fortinet demi perkuat keamanan digital

PT Telkom Indonesia dan Fortinet menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat infrastruktur digital nasional dan mempercepat transformasi digital yang aman.

PT Telkom Indonesia dan Fortinet menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat infrastruktur digital nasional dan mempercepat transformasi digital yang aman. Penandatanganan yang berlangsung di Bandung ini menandai langkah strategis untuk menyelaraskan solusi keamanan Fortinet dengan layanan dan jangkauan Telkom di seluruh entitas grup. Kolaborasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor pemerintahan, layanan keuangan, telekomunikasi, dan korporasi besar akan solusi yang skalabel dan siap pakai.

Lanskap ancaman siber di Indonesia semakin kompleks seiring munculnya serangan berbasis AI seperti deepfake, AI-assisted credential stuffing, dan polymorphic malware. Survei Fortinet‑IDC menunjukkan hampir setengah organisasi di Indonesia menghadapi ancaman berbasis AI dalam setahun terakhir, sementara hanya sebagian kecil yang merasa siap menanggulanginya. Tekanan terhadap tim keamanan juga nyata, dengan rasio tenaga ahli yang masih minim dan banyak organisasi tanpa fungsi specialized threat hunting atau SecOps.

Dalam konteks itu, Fortinet akan menyediakan portofolio terintegrasi, termasuk next‑generation firewall, SASE, switch, dan access point; yang dipadukan dengan layanan Telkom untuk membangun solusi end‑to‑end. Pendekatan berbasis platform bertenaga AI diharapkan memungkinkan deteksi dan respons yang lebih cepat serta mendukung inovasi di bidang IoT, cloud, dan infrastruktur digital kritikal. Telkom menegaskan bahwa cybersecurity dan SD‑WAN menjadi pilar utama untuk memenuhi kebutuhan perusahaan modern dan meningkatkan nilai layanan bagi pelanggan.

Kemitraan ini bukan sekadar integrasi teknologi, melainkan komitmen bersama untuk meningkatkan ketahanan siber nasional dan mendorong pertumbuhan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan kepemimpinan global Fortinet dalam keamanan dan kapabilitas pasar Telkom, kolaborasi ini berpotensi memperkuat daya saing nasional serta membuka peluang inovasi jangka panjang yang selaras dengan prioritas keamanan siber Indonesia.