Sains
Kamis, 27 November 2025 10:09 WIB

IBM dorong era komputasi kuantum fault tolerant

IBM mempercepat langkah menuju komputasi kuantum yang berdampak nyata dengan serangkaian terobosan perangkat keras, perangkat lunak, dan algoritma.

IBM mempercepat langkah menuju komputasi kuantum yang berdampak nyata dengan serangkaian terobosan perangkat keras, perangkat lunak, dan algoritma. Perusahaan menegaskan target quantum advantage pada akhir 2026 dan menyiapkan roadmap menuju komputer kuantum fault-tolerant skala besar pada 2029, yang dijuluki IBM Quantum Starling.

Starling dirancang untuk menjalankan 100 juta gerbang kuantum pada 200 qubit logis, membuka potensi besar untuk penemuan obat, material baru, optimisasi logistik, dan simulasi kimia yang saat ini sulit dijangkau komputer klasik.

Salah satu kemajuan terbaru adalah prosesor baru IBM Quantum Nighthawk, yang mampu menjalankan sirkuit 30% lebih kompleks, serta IBM Quantum Loon yang mendemonstrasikan elemen-elemen perangkat keras penting untuk komputasi fault-tolerant. Di sisi perangkat lunak, IBM meluncurkan solusi yang meningkatkan akurasi sirkuit hingga 24% dan menurunkan biaya pengambilan hasil akurat lebih dari 100 kali lipat, sehingga eksperimen kuantum menjadi lebih efisien dan terjangkau.

Terobosan algoritma juga signifikan: teknik dekoding koreksi kesalahan kuantum kini berjalan 10 kali lebih cepat dibandingkan pendekatan terdepan sebelumnya, dan pencapaian ini selesai satu tahun lebih cepat dari jadwal. Langkah manufaktur strategis, termasuk peralihan ke fabrikasi wafer 300 mm, ditujukan untuk menggandakan laju pengembangan dan meningkatkan kompleksitas chip kuantum hingga 10 kali lipat, kondisi penting untuk mewujudkan koreksi kesalahan yang benar-benar fault-tolerant.

Ekosistem IBM Quantum yang terdiri dari lebih 300 anggota, termasuk startup dan institusi riset, turut mempercepat adopsi teknologi ini melalui kolaborasi pada pengurangan noise, simulasi material, dan riset medis. Dengan kombinasi prosesor canggih, perangkat lunak yang lebih akurat, dan kemajuan koreksi kesalahan, IBM menempatkan komputasi kuantum pada jalur yang lebih jelas menuju aplikasi praktis yang dapat mengubah industri dan ilmu pengetahuan dalam beberapa tahun mendatang.