Hibura
Jumat, 12 September 2025 09:08 WIB

Paramount bidik akuisisi Warner Bros. Discovery

Paramount Skydance bersiap meluncurkan tawaran akuisisi Warner Bros. Discovery senilai $33 miliar (Rp542 triliun).
Paramount

Paramount Skydance bersiap meluncurkan tawaran akuisisi Warner Bros. Discovery senilai $33 miliar (Rp542 triliun) dalam mega merger yang akan menggabungkan dua studio Hollywood legendaris, sebagaimana dilansir dari Engadget. Dipimpin CEO David Ellison yang didukung ayahnya, miliarder Oracle Larry Ellison, tawaran mayoritas cash ini bertujuan mengakuisisi seluruh perusahaan termasuk HBO, CNN, dan Warner Bros studio.

Kabar ini muncul hanya dua bulan setelah Skydance berhasil mengakuisisi Paramount Global senilai $8,4 miliar pada Agustus 2025. Jika berhasil, merger ini akan menyatukan beragam aset media di bawah satu payung: CBS News, CNN, TCM, MTV dari sisi Paramount, serta HBO Max, Discovery+, dan franchise DC Comics dari Warner Bros.

Saham Warner Bros Discovery melonjak 30% setelah berita ini beredar, sementara saham Paramount naik 15%. Namun, tidak ada tawaran formal yang diajukan dan rencana ini masih bisa berubah. Jeremy Goldman dari eMarketer menyebut ini seperti "sequel Hollywood yang tidak diantisipasi tapi sudah di ambang pintu".

Larry Ellison, dengan kekayaan $380 miliar sebagai orang terkaya kedua dunia, memiliki hubungan dekat dengan Presiden Trump dan sempat disebut sebagai calon pembeli TikTok. Dukungan politik ini krusial untuk mengatasi kekhawatiran anti-monopoli, mengingat merger akan mengurangi jumlah studio besar independen di Hollywood.

Sebelum akuisisi Paramount disetujui, CBS membayar $16 miliar untuk menyelesaikan gugatan Trump terkait wawancara Kamala Harris. Skydance juga berkomitmen menghentikan program DEI di CBS dan menunjuk Kenneth Weinstein, mantan penasihat Trump, sebagai ombudsman untuk meninjau konten editorial.

Ahli hukum antitrust memperkirakan merger akan mendapat pengawasan ketat dari Departemen Kehakiman. "DOJ akan menyelidiki apakah merger bisa meningkatkan harga konsumen, mengurangi kekuatan tawar kreator, dan menurunkan keragaman konten," kata Andre Barlow, pengacara anti-monopoli Washington.

Merger akan mengurangi kompetisi dalam rilis teater, home entertainment, dan lisensi konten. Penggabungan operasi kabel kedua perusahaan juga dapat meningkatkan manfaat negosiasi dengan provider kabel, berpotensi menaikkan tarif iklan dan biaya pengangkutan.

Akuisisi ini mencerminkan perjuangan media tradisional melawan raksasa tech seperti Apple dan Amazon yang menggunakan sumber daya finansial besar untuk menarik talent dan mengamankan hak siar olahraga. Warner Bros. Discovery memiliki hak NHL, MLB, NCAA March Madness, sementara Paramount mengontrol Star Trek, Mission Impossible, dan Call of Duty.