Gawai
Kamis, 11 Juni 2026 11:05 WIB

175 produk digital sudah self-assessment PP TUNAS, ada Netflix hingga Shopee

Kemenkomdigi mencatat 175 Produk, Layanan, dan Fitur dari 64 penyelenggara sistem elektronik telah menyerahkan self-assessment PP TUNAS.
Menkomdigi Meutya Hafid pastikan jaringan telekomunikasi mudik Lebaran 2026 aman dan lancar.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mencatat sebanyak 175 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) dari platform digital telah melakukan self-assessment atau penilaian mandiri PP TUNAS untuk perlindungan terhadap anak.

Self-assessment ini merupakan bagian dari kewajiban kepatuhan pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). 

Sejak tiga bulan penerapan penuh PP Tunas pada akhir Maret 2026, beberapa nama besar seperti Netflix, game PUBG, hingga e-commerce seperti Shopee telah melakukan self-assessment.

Kenapa ini penting? 

PP TUNAS menandai langkah serius Indonesia dalam melindungi anak di ruang digital. Dalam hal ini, Indonesia memilih pendekatan yang mendorong platform untuk memperbaiki fitur dan tata kelola mereka, bukan sekadar memblokir akses. 

Untuk itu, self-assessment adalah langkah pertama dalam proses ini, yaitu platform menilai sendiri tingkat risiko mereka terhadap pengguna anak.

"Pendekatan ini berbeda dengan sejumlah negara yang menerapkan pembatasan secara menyeluruh terhadap akses anak ke media sosial, platform juga harus mau berubah menjadi lebih baik," tutur Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. 

Untuk itu, Komdigi mengukur perubahan-perubahan yang telah platform lakukan, termasuk fitur-fitur yang dibuat agar lebih aman bagi anak-anak. 

Apa yang Dinilai dalam Self-Assessment?

Proses penilaian mandiri mengharuskan platform mengevaluasi beberapa aspek krusial terkait perlindungan anak:

  • Identifikasi tingkat risiko: Penilaian terhadap risiko platform bagi pengguna anak di bawah usia 16 tahun.
  • Potensi paparan konten berbahaya: Evaluasi terhadap potensi paparan konten kekerasan, pornografi, dan perundungan (bullying).
  • Sistem verifikasi usia: Kesiapan dan akurasi sistem verifikasi usia pengguna.
  • Mekanisme moderasi konten: Ketersediaan dan efektivitas sistem moderasi konten.
  • Fitur kontrol orang tua:  Ketersediaan fitur parental control untuk pengawasan orang tua.

Platform yang Sudah Melaporkan Self-Assessment

Beragam kategori platform digital telah menyerahkan penilaian mandiri mereka:

  • Layanan Streaming (OTT): Netflix, Vidio, HBO Max, Disney
  • Game: Roblox, PUBG Online, Crossfire, Age of Empire Mobile, Valorant, Free Fire, Mobile Legends
  • E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok Shop
  • Sistem Pembayaran: DANA, GoPay, Flip.id
  • Kategori Lainnya: ChatGPT, Grab

Pax insight

Capaian 175 PLF dari 64 PSE dalam tiga bulan pertama implementasi PP TUNAS adalah indikator awal yang menjanjikan, tapi tetap perlu dipantau lebih lanjut bagaimana sikap platform lain yang belum melakukannya. 

Kehadiran nama-nama besar seperti Netflix, Shopee, dan ChatGPT juga menunjukkan platform global tidak mengabaikan regulasi Indonesia. Ini jadi sinyal positif tentang seriusnya posisi pasar Indonesia di mata penyedia layanan digital internasional.