Pembuat konten kini jadi profesi yang dicita-citakan banyak orang seiring dengan makin berkembangnya dunia internet dan media sosial. Hal ini tak lepas dari iming-iming pendapatan besar dan sorotan popularitas warganet terhadap pada influencer dan konten kreator.
Bahkan mengutip Forbes, untuk pertama kalinya dalam lima tahun daftar Top Creator majalah ini 50 besar influencer secara kolektif berhasil meraup pendapatan senilai miliaran dolar AS. Total pendapatannya sekitar USD 1,02 miliar atau setara Rp 16,3 triliun.
Angka tersebut terus bertambah dari tahun ke tahun, di mana total pendapatan mereka pada 2022 tercatat USD 570 juta dan kini naik dua kali lipatnya dalam empat tahun terakhir.
Tak heran kalau para pembuat konten tersebut kini jadi wirausahawan yang membangun sendiri studio dan mempekerjakan banyak orang. Lantas, siapa sajakah 10 besar konten kreator dengan penghasilan terbesar per Juni 2026 ini menurut Forbes?
Mengapa ini penting?
- Penjabaran Forbes mengungkapkan adanya pergeseran budaya dan ekonomi dari industri hiburan ke para konten kreator.
- Jika dulu industri hiburan berkiblat ke Hollywood dan perfilman, kini para pembuat konten dengan ide-ide kreatifnya bisa langsung menyasar audiens lewat platform seperti YouTube atau TikTok.
- Para kreator internet, seringkali tanpa harus mengeluarkan biaya produksi ratusan juta dolar bisa memproduksi dan memasarkan konten mereka dengan keuntungan berkali-kali lipat.
- Media sosial pun bukan lagi sekadar tempat cari hiburan tetapi pusat ekonomi dan industri baru.
Siapa saja 10 kreator konten dengan penghasilan tertinggi?
Mengutip Forbes, berikut adalah 10 pembuat konten dunia di berbagai platform digital dengan penghasilan terbesar di dunia.
1. MrBeast
YouTuber MrBeast alias Jimmy Donaldson meraup penghasilan sebesar USD 300 juta setara Rp 5,42 triliun dengan total followers 873 juta. Berawal dari video-video aksi ekstremnya di YouTube, MrBeast kini jadi wirausaha yang menghasilkan berbagai produk. Kanal YouTube-nya memiliki lebih dari 640 juta pelanggan dengan 5 miliar views per tahun.
Perusahaannya, Beast Industries dengan nilai valuasi USD 5 miliar atau setara Rp 80 triliun, mengelola berbagai lini bisnis dari media dan pengelolaan konten, bisnis kuliner, platform analitik data YouTube bernama Viewstats, hingga lisensi bisnis mainan dan pakaian.
2. Dhar Mann
Dhar Mann adalah tim kreator kisah-kisah inspiratif “dari miskin jadi kaya” yang disesuaikan dengan algoritma. Tim beranggotakan 200 orang ini banyak memproduksi acara digital yang dalam seminggu bisa mencapai 300 juta kali penayangan.
Kanal media sosial Dhar Mann memiliki 171 juta pengikut di seluruh dunia dan kontennya bahkan diterjemahkan dalam 13 bahasa. Dhar Mann tercatat memiliki penghasilan sebesar USD 65 juta atau setara Rp 1,17 triliun.
Dhar Mann sempat bekerja sama dengan NFL untuk ajang Super Bowl LX pada Februari 2026 dan menjabat sebagai Chief Kindness Officer bagi liga tersebut. Sebelumnya pada Januari 2026, tim Dhar Mann menjalin kesepakatan dengan Fox Entertainment memproduksi drama vertikal.
3. Steven Bartlett
Pengusaha sekaligus pembawa acara podcast The Diary of a CEO, Steven Bartlett, meraup pendapatan USD 52 juta atau sekitar Rp 939,6 miliar. Total followersnya mencapai 38,7 juta. Ia berhasil mengubah acara wawancara yang dimulainya di meja dapur menjadi sebuah holding company bernilai Rp 7,6 triliun bernama Steven.com.
Perusahaan tersebut memiliki lini media yang mencakup podcast, penerbitan buka, acara-acara live, hingga cabang investasi. Kreator satu ini juga menjalin kemitraan dengan berbagai brand raksasa seperti Spotify, LinkedIn, hingga Adobe.
4. Markiplier
Mark Edward Fischbach yang dikenal dengan Markiplier merupakan streamer game yang berpenghasilan USD 38 juta atau sekitar Rp 686,7 miliar. Followersnya mencapai 76,8 juta. Kini, Mark tengah menjembatani dunia konten digital dengan industri Hollywood, pasalnya ia memproduksi sendiri film layar lebar berjudul Iron Lung.
Film tersebut ditayangkan di 3.000 bioskop di seluruh Amerika Utara dan berhasil meraup sekitar Rp 903 miliar. Kini, film Iron Lung bisa dinikmati berbayar di YouTube bagi penonton di seluruh dunia.
5. Rhett & Link
Duo komedi Rhett & Link meraup pendapatan USD 37 juta atau setara Rp 668,6 miliar dan total pengikut 45,6 juta. Tiap tahunnya, Rhett & Link memproduksi 240 episode acara bincang-bincang YouTube mereka yang berjudul Good Mythical Morning.
Acara ini disaksikan hampir 20 juta penonton dengan berbagai segmen seperti uji rasa, ulasan produk, kuis dan trivia, hingga ulasan tentang tren budaya.
Keduanya juga memproduksi saluran Mythical Kitchen, dengan seri Last Meal telah menampilkan deretan selebritas papan atas Hollywood: Tom Hanks, Gordon Ramsay, hingga Ed Sheeran.
Rhett & Link bersahabat sejak kecil dan kini keduanya memperluas jangkauan audiens mereka dengan meluncurkan show baru serta siap merilis buku kuliner keempat mereka.
6. Charli D’Amelio
TikToker Charli D’Amelio memperoleh pendapatan sebesar USD 18 juta atau setara Rp 325,2 miliar dengan total followers mencapai 209,8 juta. Video-video TikToknya unik karena menampilkan nuansa tahun 2000-an.
Superstar media sosial ini banyak membuat video dance di TikTok-nya. Selain itu, ia juga aktif membuat vlog di YouTube. Tak cuma membuat konten, D’Amelio juga menjadi brand ambassador untuk Prada dan Kate Spade.
7. Druski
Druski alias Drew Desbordes berada di urutan ke-7 daftar dengan penghasilan USD 20 juta atau setara Rp 361,4 miliar. Followers-nya tercatat 38,5 juta. Kreator sekaligus komedi ini muncul di berbagai platform mulai dari YouTube, TikTok, Instagram, sampai ke televisi nasional sebagai bintang iklan untuk operator T-Mobile.
Popularitasnya kian meroket sehingga membuatnya terus berkolaborasi dengan bintang-bintang Hollywood, baik di medsos maupun di televisi. Berbagai nama besar seperti Kevin Hart, Timothee Chalamet, jingga Zoe Saldana pernah berkolaborasi dengannya.
8. I Show Speed
Pria dengan nama Darren Jason Watkins Jr ini kini makin terkenal dan diikuti oleh 184 juta followers. IShowSpeed tercatat Forbes memiliki penghasilan USD 30 juta atau sekitar Rp 542,1 miliar.
Meski begitu, perjalanan Speed dimulai dengan lambat. Pada 2016 ia baru merilis kanal YouTube-nya dan mempublikasikan video NBA 2K dan Fortnite. Namun saat itu cuma sedikit orang yang mengikutinya.
Baru lima tahun kemudian, Speed mendapatkan momentum saat potongan-potongan video TikTok yang menampilkan reaksi marahnya yang liar saat main game viral. Selanjutnya, Speed langsung tancap gas beralih ke konten sepak bola dan berkolaborasi dengan berbagai superstar, termasuk Cristiano Ronaldo.
9. Mark Rober
YouTuber sekaligus saintis gadget-gadget unik Mark Rober meraih pendapatan sekitar USD 30 juta atau sekitar Rp 542,1 miliar. Followersnya tercatat mencapai 90,7 juta dengan 57 jutanya dari YouTube.
Video-video edukatif yang diproduksi dengan standar tinggi berhasil menarik para penonton. Kini, Rober memiliki 100 orang tim yang bertugas memproduksi berbagai video edukasi tentang sains: membangun roller coaster hingga tutorial melarikan diri dari penjara Alcatraz menggunakan sains.
Uniknya, perusahaannya CrunchLabs menjual kotak eksperimen sains berbasis langganan bulanan. Bahkan, eks engineer NASA ini pernah memberikan pidato di panggung TED Talk untuk merevitalisasi pendidikan STEM di Amerika Serikat.
10. Codie Sanchez
Investor sekaligus penulis buku laris Codie Sanchez berada di daftar ini dengan penghasilan USD 31 juta atau sekitar Rp 560,2 miliar. Jumlah pengikutnya mencapai 10 juta followers dengan 7 juta di antaranya di TikTok.
Ia banyak membagikan tips keuangan dan bisnis di YouTube, Instagram, hingga TikTok. Alih-alih memberikan tips keuangan yang nyeleneh, ia fokus pada potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari “boring business” seperti tempat pencucian pakaian (laundromats), vending machine, hingga bisnis penataan taman.



