AI
Rabu, 10 September 2025 17:08 WIB

Microsoft tambah Anthropic ke Office 365 Copilot

Microsoft dikabarkan akan mulai mengintegrasikan model AI Claude dari Anthropic ke dalam fitur Copilot.
Sumber: Reuters

Microsoft dikabarkan akan mulai mengintegrasikan model AI Claude dari Anthropic ke dalam fitur Copilot pada aplikasi Office 365, menandai pergeseran strategi dari ketergantungan penuh pada OpenAI. Dilansir dari dari Engadget, langkah ini akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang dan mencerminkan upaya diversifikasi kemitraan AI setelah bertahun-tahun mengandalkan teknologi OpenAI.

Keputusan Microsoft didorong oleh temuan bahwa Claude 4 Sonnet mengungguli GPT-5 dalam beberapa aspek penting. Pengujian internal menunjukkan model Anthropic menghasilkan presentasi PowerPoint yang lebih estetis dan lebih baik dalam mengotomatisasi fungsi finansial di Excel. Bahkan model Claude yang lebih lama pun terbukti lebih unggul dalam tugas-tugas spesifik tertentu.

Tim pengembang Microsoft menemukan bahwa Claude memiliki keunggulan dalam context window yang lebih besar (hingga 1 juta token vs 400 ribu GPT-5), respons lebih cepat, dan output yang lebih terpercaya. Untuk coding, Claude 4 Sonnet dinilai lebih presisi dalam edit kecil, sementara GPT-5 lebih cocok untuk pemfaktoran ulang besar.

Microsoft akan mengakses Claude Sonnet 4 melalui Amazon Web Services (AWS), cloud provider utama Anthropic, yang berarti perusahaan harus membayar kompetitor cloudnya. Ini kontras dengan akses gratis ke model OpenAI berkat investasi miliaran dolar yang telah ditanamkan Microsoft.

Meski demikian, harga Copilot tetap $30 per pengguna per bulan tanpa biaya tambahan. Microsoft berencana mencampur teknologi Anthropic dan OpenAI dalam Word, Excel, Outlook, dan PowerPoint, menciptakan arsitektur multi-vendor yang dioptimalkan untuk tugas.

Langkah ini menandakan retaknya hubungan Microsoft-OpenAI yang semakin melebar. Kedua perusahaan tengah berselisih terkait rencana restrukturisasi OpenAI menjadi perusahaan berorientasi laba, sementara OpenAI juga mengembangkan infrastruktur mandiri untuk mengurangi ketergantungan pada Azure.

OpenAI baru-baru ini meluncurkan platform Jobs pesaing LinkedIn dan berencana memproduksi chip AI sendiri bersama Broadcom pada 2026. Sementara itu, Microsoft juga mengembangkan model AI internal bernama MAI (Microsoft Artificial Intelligence) untuk mengurangi dependensi pada vendor eksternal.

Juru bicara Microsoft menegaskan bahwa "OpenAI tetap akan menjadi mitra dalam frontier models" dan komitmen kemitraan jangka panjang tetap berlanjut. Namun, diversifikasi ini mencerminkan tren industri di mana perusahaan besar mencari banyak provider untuk mengurangi risiko operasional.

Integrasi Anthropic ke Office 365 menunjukkan bahwa Microsoft tidak lagi puas dengan satu provider AI saja. Dengan menggabungkan kekuatan Claude untuk tugas kreatif dan analitis dengan GPT untuk pemikiran, Microsoft bersiap menciptakan ekosistem AI yang lebih andal dan kompetitif di pasar produktivitas enterprise.