Pada peluncurannya baru-baru ini, vivo V60 tampil bukan sekadar penerus V50, melainkan evolusi signifikan di lini V-series dengan fokus utama pada kemampuan fotografi. Ponsel ini dibekali sistem tiga kamera belakang ZEISS yang mencakup sensor utama 50 MP dengan OIS, lensa telefoto 50 MP 3× optical zoom, dan modul ultrawide 8 MP untuk menangkap sudut pandang luas.
Di depan, ada kamera selfie 50 MP yang menjanjikan detail tinggi dan sudut tembak lebar. Semua itu dibalut dalam bodi setipis 7,53 mm dengan baterai jumbo 6.500 mAh yang masih nyaman digenggam meski kapasitasnya besar. Fitur IP68/IP69 di V60 menambah ketangguhan, membuat perangkat tahan debu, air tawar, hingga semprotan bertekanan tinggi dan perendaman hingga 1,5 m selama 120 menit.
Bagian dalam, vivo V60 mengandalkan Snapdragon 7 Gen 4 (4 nm) yang menawarkan arsitektur octa-core hemat daya dan GPU Adreno 722 untuk kinerja grafis solid. Konfigurasi memori mencapai 12 GB RAM dan 512 GB penyimpanan UFS 2.2, serta berjalan pada Android 15 dengan antarmuka Funtouch 15. vivo juga menjanjikan hingga 6 pembaruan Android, menjadikan V60 investasi jangka panjang di kelas menengah premium. Simak terus ulasan vivo V60 di sini.
Desain ramping dengan baterai jumbo
Bodi vivo V60 hadir dengan ketebalan ultra tipis hanya 7,5 mm yang dipadukan form factor Rounded-edge Design. Setiap sudutnya melengkung halus, menciptakan kesan elegan sekaligus ergonomis. Pilihan warna Spotlight Gray memberi nuansa minimalis, Dancing Blue memancarkan kilau lembut saat terkena cahaya, dan Festive Purple tampil ceria dengan gradasi yang memikat. Kombinasi dimensi tipis dan lekukan lembut membuat V60 tampak premium sekaligus nyaman di mata.
Layar seluas 6,77 inci membentang luas dari tepi ke tepi dengan bezel yang sangat tipis. Ketebalan bezel mencapai 1,91 mm di bagian atas, 1,86 mm di sisi kanan dan kiri, serta sedikit lebih tebal di bagian bawah, yakni 2,41 mm. Panel ini menampilkan warna hitam sempurna berkat teknologi AMOLED, meningkatkan contrast ratio dan kepekatan warna. Dalam kondisi minim cahaya, bezel yang hampir tak terlihat membuat pengalaman menonton dan bermain game jadi lebih imersif.

Meski bodinya terbilang ramping, vivo V60 menyimpan baterai berkapasitas besar 6.500 mAh berbasis teknologi BlueVolt. Teknologi ini mengoptimalkan siklus pengisian dan mendistribusikan daya dengan lebih stabil, sehingga suhu perangkat tetap terjaga saat charging cepat. Dengan kapasitas tersebut, kamu dapat melakukan streaming, gaming, dan multitasking sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya. Perpaduan bodi tipis dan baterai jumbo ini menjadi salah satu keunggulan utama V60 di kelasnya.
Untuk daya tahan terhadap cairan, vivo V60 mengantongi sertifikasi IP68. Ponsel ini mampu bertahan terendam di air tawar sedalam 1,5 meter selama 120 menit. Fitur ini sangat berguna untuk pengguna yang aktif di luar ruangan atau menemui kondisi tak terduga seperti terjatuh ke genangan. Ketahanan terhadap debu dan percikan air biasa pun terjamin, menjaga komponen internal tetap bersih dan awet.

Selain IP68, vivo V60 juga mengusung sertifikasi IP69, yang menjadikannya tahan dari semprotan air bertekanan tinggi bersuhu hingga 80 derajat Celsius dari berbagai sudut. Level perlindungan ini jarang ditemui di ponsel pada umumnya dan menunjukkan komitmen vivo terhadap ketangguhan. Kamu bisa tenang membawa V60 saat cuaca ekstrem, pekerjaan lapangan, atau situasi di mana ponsel berisiko terkena cipratan kotor bertekanan tinggi.
Walau menyimpan baterai sebesar 6.500 mAh, saya merasa vivo V60 tetap nyaman digenggam seharian. Bobotnya terasa seimbang dengan distribusi komponen yang terencana rapi di dalam bodi. Permukaan belakang yang sedikit matte juga membantu mencegah slip, memberikan genggaman mantap tanpa perlu menambah casing ekstra (tetapi tersedia dalam boks jika kamu ingin memakainya). Desain ergonomis ini mengurangi kelelahan tangan saat menelusuri layar atau bermain game dalam sesi panjang.
Kamera dengan ZEISS telefoto
vivo V60 hadir dengan sistem tiga kamera belakang hasil kolaborasi bersama ZEISS: kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX766 berukuran 1/1,56 inci, kamera telefoto 50 MP yang menggunakan sensor Sony IMX882 1/1,95 inci, serta kamera ultra lebar 8 MP untuk menangkap lanskap lebih luas.
Di depan, vivo juga menempatkan kamera 50 MP hasil kolaborasi dengan ZEISS, memastikan hasil selfie tetap detail dan kaya warna. Kombinasi hardware premium ini membentuk fondasi kuat bagi segala kebutuhan fotografi, mulai dari potret hingga pemandangan.

Salah satu nilai jual vivo V60 terletak pada fitur ZEISS Multifocal Portrait. Kamu dapat memilih jarak potret 85 mm atau 100 mm sesuai karakter yang ingin ditonjolkan. Jarak 85 mm cocok untuk close-up wajah dengan latar blur halus, sementara 100 mm memberikan efek compressed background yang dramatis. Fleksibilitas ini membuka peluang eksplorasi gaya potret, memudahkan fotografer untuk berkreasi.

Dalam uji coba street photography di Shenzhen, Tiongkok, vivo V60 menunjukkan performa impresif. Saya berjalan menyusuri gang sempit dan jalan utama yang dipenuhi cahaya lampu neon kota. Sensor kamera bekerja efektif menyeimbangkan eksposur sehingga setiap frame menyuguhkan tingkat kecerahan optimal, tanpa ada area yang terlampau gelap atau terlampau terang.
Reproduksi warna juga patut diacungi jempol. Saat mengambil foto mural di dinding tua dengan cat sedikit pudar, vivo V60 menangkap gradasi warna lembut dengan sangat natural. Hasil akhirnya menampilkan nuansa yang detail pada subjek, tanpa oversaturation yang sering kali membuat warna terlihat tidak realistis.
Optical Image Stabilization (OIS) pada kamera telefoto terbukti menjadi penyelamat saat memotret dalam kondisi minim cahaya atau hand-held. Saat saya memotret orang-orang berlalu-lalang di jalanan di malam hari, kombinasi OIS dan kecepatan rana yang terjaga memungkinkan saya mendapatkan foto yang baik meski tangan tidak sepenuhnya stabil. Ada kalanya saya memotret menggunakan Mode Pro agar dapat mengatur ISO, Shutter Speed, dan White Balance, dan sebagainya. Namun sayangnya saya merasa garis Grid terlalu tipis sehingga terkadang agak sulit untuk melakukan komposisi.






Keseruan berlanjut saat mengabadikan panggung kebudayaan Tiongkok di China Culture Village Show. Di momen ini, Stage Mode vivo V60 bekerja dengan luar biasa. Mode ini secara otomatis menyesuaikan kontras dan eksposur, menghasilkan foto panggung yang tajam, detail kostum penari, dan sorotan lampu panggung yang dramatis tanpa blown highlights.
Momen menegangkan terjadi ketika saya berada di barisan belakang penonton, posisi yang tidak ideal untuk mengambil foto dekat. Namun, fitur zoom 10× pada vivo V60 memukau. Meski jarak dengan panggung cukup jauh, hasil jepretan tetap memuaskan: detail kostum, ekspresi wajah penari, dan sorotan lampu tetap terlihat jelas.






Puncak pengujian saya terjadi di ketinggian Bay Glory Ferris Wheel di kota Shenzhen. Dari atas bianglala, vivo V60 mempertontonkan kemampuan dynamic range yang mumpuni saat memotret gedung pencakar langit melawan langit biru cerah. Foto yang dihasilkan mempertahankan detail area terang dan gelap secara seimbang, tanpa highlight meledak atau shadow tertelan, berkat optimasi lensa ZEISS.
Hasil zoom terlihat bagus pada 10 kali pembesaran. Kamera telefoto 50MP dengan sensor Sony IMX882 dan dukungan OIS memastikan hasil zoom tetap stabil dan tajam. Dari gondola ferris wheel, kemampuan zoom ini sangat berguna untuk menangkap detail spesifik dari pemandangan kota yang terletak jauh di bawah.
Memotret subjek membelakangi cahaya bukan masalah, menandakan kualitas HDR yang bagus pada vivo V60. Saat berada di gondola ferris wheel dengan cahaya matahari yang kuat di belakang, kamera tetap mampu menghasilkan foto dengan eksposur yang seimbang. Teknologi computational photography bekerja mengombinasikan beberapa frame dengan eksposur berbeda untuk menghasilkan satu foto dengan dynamic range optimal.





Fitur ini sangat membantu saat mengambil foto dengan latar belakang langit cerah atau matahari yang mulai terbenam. Detail pada subjek di foreground tetap terlihat jelas tanpa kehilangan informasi pada background yang terang.
AI pada kamera secara cermat memilih mode yang cocok sesuai dengan kondisi pemotretan. Sistem AI Scene Detection pada vivo V60 dapat mengenali berbagai jenis scene seperti landscape, portrait, sunset, dan architecture secara otomatis. Dari ketinggian ferris wheel, AI dengan pintar mengidentifikasi pemandangan kota sebagai landscape mode dan mengoptimalkan setting kamera untuk hasil terbaik.
Mode AI juga membantu dalam mengatur white balance, saturation, dan contrast sesuai dengan kondisi pencahayaan. Saat memotret pemandangan laut, AI akan meningkatkan saturasi biru untuk menghasilkan warna air yang lebih vibrant. Ketika mengarahkan kamera ke bangunan, sistem AI akan mempertajam detail dan meningkatkan kontras untuk memunculkan tekstur arsitektur.





Performa kencang di balik desain mewah
Di balik bodi mewah vivo V60 tersimpan chipset Snapdragon 7 Gen 4, yang membuatnya menjadi ponsel pertama di Indonesia dengan platform ini. Prosesor fabrikasi 4 nm tersebut mengusung 8 core berdaya tinggi dan hemat energi, menjanjikan responsivitas instan untuk segala aplikasi. Dibanding generasi sebelumnya, peningkatan clock speed dan efisiensi daya terasa signifikan saat berpindah antar aplikasi dan menjalankan tugas berat sehari-hari.
Dukungan RAM hingga 12 GB memastikan multitasking berjalan mulus, sementara fitur Extended RAM tambahan membuka kapasitas virtual hingga 12 GB ekstra. Dengan total potensi RAM 24 GB, loading aplikasi berat maupun perpindahan antar tab browser terasa nyaris tanpa jeda. Penyimpanan internal mencapai 512 GB, memberikan ruang lega untuk menyimpan foto beresolusi tinggi, video 4K, dan koleksi game besar.
Pada benchmark AnTuTu, vivo V60 mencatat skor impresif 1.049.011 poin. Angka ini menempatkannya di jajaran atas ponsel kelas menengah premium, mampu menyaingi flagship beberapa tahun lalu. Skor tinggi tersebut mencerminkan keseimbangan yang optimal antara CPU, GPU, dan memori, menjamin performa komprehensif dalam beragam skenario.
Geekbench mengonfirmasi kinerja single-core dan multi-core vivo V60 dengan skor masing-masing 1.260 dan 3.645 poin. Single-core power membuat aplikasi ringan dan antarmuka UI terasa sangat responsif, sedangkan skor multi-core menandakan kekuatan dalam pengerjaan tugas paralel seperti rendering video. Hasil ini membuktikan vivo V60 mampu menangani beban kerja produktivitas dan kreatif dengan sangat baik.

Untuk produktivitas nyata, PCMark Work 3.0 menunjukkan skor 11.128 poin pada vivo V60. Angka di atas 11.000 ini mengindikasikan ponsel siap untuk tugas kantor digital: mulai dari pengolahan dokumen, spreadsheet, hingga konferensi video. Transisi antar dokumen dan tab browser berjalan tanpa hambatan berarti.
Di bidang grafis, 3DMark Wild Life Extreme Unlimited mencatat skor 1.813 poin. Hasil ini menegaskan kemampuan GPU Adreno 722 di vivo V60 dalam menjalankan game dengan detail grafis tinggi pada resolusi layar penuh. Pengujian stress test juga menunjukkan suhu perangkat tetap dalam batas nyaman, tanpa throttling berarti.
Dalam uji gaming langsung dengan Asphalt Legends, vivo V60 mampu mempertahankan frame rate stabil tanpa gangguan lagging. Setelan grafis tertinggi dapat dinikmati mulus, memungkinkan aksi drift dan nitro terasa imersif. Kelebihan ini membuat V60 ideal bagi gamer mobile yang butuh pengalaman visual dan responsivitas tinggi.
Daya tahan baterai 6.500 mAh turut mendukung performa kencang tersebut. Pada pengujian PCMark Battery, vivo V60 bertahan hingga 21 jam 9 menit. Saat nonton streaming, konsumsi daya hanya 2% per 30 menit, 5% per satu jam, dan 8% per 1,5 jam. Rekam video selama 30 menit memakan 6%, satu jam 13%, dan 1,5 jam 19%, menunjukkan efisiensi baterai yang mengesankan.
Pengisian cepat 90W FlashCharge melengkapi paket performa. Hanya dalam 10 menit, baterai terisi hingga 25%, 20 menit mencapai 47%, 30 menit 68%, 40 menit 88%, dan penuh 100% dalam 46 menit. Kombinasi chipset kencang, memori luas, dan fast charging ini membuktikan vivo V60 sanggup mengimbangi penampilan mewahnya dengan performa praktis untuk kebutuhan harian dan hiburan.
Inovasi AI komprehensif
vivo V60 membuktikan diri bukan hanya sekadar desain mewah dan performa kencang, tetapi juga rangkaian fitur AI cerdas yang memudahkan setiap kegiatan sehari-hari. Dari fotografi hingga konektivitas dan produktivitas, seluruh proses diperkaya kecerdasan buatan tanpa perlu beralih aplikasi tambahan. Hasilnya, V60 menjadi asisten digital yang proaktif dan intuitif.
AI Image Expander dan AI Magic Move memudahkan kamu memperluas atau menyusun ulang komposisi foto tanpa mengambil gambar lagi. Cukup pilih tepi frame yang diinginkan, lalu biarkan algoritma menambahkan atau memindahkan elemen visual dengan mulus. Fitur ini menghemat waktu dan membuka ruang kreativitas ketika momen instan sulit diulang.
Untuk menyempurnakan hasil jepretan, AI Photo Enhance 3.0 meningkatkan detail gambar dengan pintar, sedangkan AI Erase 3.0 menghapus gangguan visual seperti pantulan cahaya atau objek tak diinginkan. Kombinasi keduanya memberi kontrol penuh atas kualitas foto, membuat setiap detail tampil tajam dan bebas gangguan.
Saat meeting, AI Captions secara otomatis menerjemahkan, merangkum, dan mentranskrip percakapan secara real-time. Jika butuh dokumentasi mendalam, AI Transcript Assist merekam pembicaraan dan mengubahnya menjadi teks yang dapat diedit dan dicari. Semua keputusan dan ide terekam rapi tanpa repot mencatat manual.
Circle to Search menghadirkan cara baru mencari informasi: kamu cukup menggambar lingkaran di sekitar objek di layar, lalu V60 akan meluncurkan pencarian berbasis visual. Hasilnya langsung muncul mulai dari detail produk, lokasi, hingga artikel terkait, membuat riset instan kapan saja.
Seluruh fitur AI pencarian ini didukung integrasi Google Gemini, memadukan mesin pencari, penjelajahan web, dan manajemen tugas secara cepat dan efisien. Dari menemukan referensi hingga menyusun laporan, vivo V60 berfungsi sebagai pusat produktivitas cerdas yang selalu siap diandalkan.
Di balik layar, AI SuperLink memantau sinyal dari antena omnidirectional 360 derajat dan signal bridge, kemudian memilih jaringan terbaik secara otomatis. Peralihan antar Wi-Fi, 4G, dan 5G terjadi mulus tanpa gangguan, memastikan koneksi stabil saat streaming, panggilan video, atau download besar.
Kesimpulan
vivo V60 membuktikan diri sebagai evolusi signifikan di lini V-series dengan menghadirkan kombinasi desain elegan dan ketangguhan baterai. Pilihan warna Spotlight Gray, Dancing Blue, dan Festive Purple menambah kesan premium tanpa mengurangi ergonomi.
Sektor fotografi menjadi sorotan utama, berkat sistem tiga kamera ZEISS yang meliputi 50 MP (Sony IMX766), 50 MP telefoto (Sony IMX882) dengan 3× optical zoom, dan ultrawide 8 MP. Fitur ZEISS Multifocal Portrait (85 mm dan 100 mm), Stage Mode, hingga OIS pada telefoto memastikan foto tajam, kaya detail, dan natural di berbagai kondisi: mulai hunting street photography hingga memotret pertunjukan kebudayaan.
Inovasi AI komprehensif menjadi nilai tambah yang mengubah vivo V60 menjadi asisten digital sejati. Secara keseluruhan, vivo V60 menghadirkan paket lengkap bagi kamu yang mengutamakan kualitas fotografi, performa tinggi, daya tahan panjang, dan kecerdasan AI. Berikut adalah harga vivo V60 di Indonesia:
- Rp6.999.000 (8 GB+256 GB)
- Rp7.499.000 (12 GB+256 GB)
- Rp8.499.000 (12 GB+512 GB)



