Sains
Rabu, 27 Agustus 2025 10:14 WIB

FDA setujui implan pertama untuk rheumatoid arthritis

US Food and Drug Administration (FDA) menyetujui implan neuroimmune modulation pertama untuk mengobati rheumatoid arthritis.
SetPoint Medical

US Food and Drug Administration (FDA) menyetujui implan neuroimmune modulation pertama untuk mengobati rheumatoid arthritis (RA) sedang hingga berat sebagaimana dilansir dari New Atlas. Perangkat revolusioner dari SetPoint Medical ini dapat menghilangkan rasa sakit dengan mengirimkan pulsa listrik satu menit ke saraf vagus, jalur neural kunci yang mengatur peradangan.

Persetujuan FDA didasarkan pada hasil positif dari uji klinis RESET-RA yang melibatkan 242 pasien dalam studi randomized, double-blind, sham-controlled. Penelitian menunjukkan perbaikan terukur dalam aktivitas penyakit setelah tiga bulan, dengan manfaat berkelanjutan hingga 12 bulan. Yang mengesankan, 75% partisipan hanya menggunakan implan tanpa terapi lain setelah 12 bulan.

Perangkat berukuran sebesar vitamin atau biji kopi ini berupa neurostimulator mini dalam casing keramik dan titanium. Implan dipasang di sisi kiri leher melalui prosedur rawat jalan minimal invasif dengan anestesi.

Setelah dipasang, perangkat mengirimkan stimulasi listrik ke saraf vagus sekali sehari selama hingga satu dekade, mengaktivasi jalur anti-inflamasi alami untuk memblokir sinyal disfungsional penyebab nyeri. Pasien menggunakan platform digital yang menyesuaikan dosis pulsa sesuai kebutuhan dan dapat diisi ulang secara nirkabel seminggu sekali melalui neckband.

Sistem ini menandai momen besar dalam teknologi bioelectronic medicine, menggunakan sirkuit neural alami tubuh untuk melawan penyakit. Perangkat ini well-tolerated dengan kejadian efek samping serius sangat rendah (~1,7%) dan mengurangi biaya pengobatan berkelanjutan.

"Persetujuan SetPoint System, platform neuroimmune modulation first-in-class, merepresentasikan milestone transformatif dalam pengelolaan penyakit autoimun," kata Murthy V. Simhambhatla, CEO SetPoint Medical.

Lebih dari 1,5 juta orang Amerika hidup dengan RA, penyakit autoimun kronis yang menyerang jaringan sehat, menyebabkan nyeri sendi, erosi tulang, dan mobilitas berkurang. Implan ini menjadi game-changer bagi penderita yang kesulitan dengan pengobatan tradisional—hingga 50% pasien menghentikan obat dalam dua tahun karena efektivitas menurun atau efek samping.

SetPoint Medical berencana mengadaptasi teknologi ini untuk mengobati kondisi autoimun lain termasuk multiple sclerosis dan penyakit Crohn.