Kisah
Sabtu, 29 November 2025 12:07 WIB

Dokumen pendirian Apple dilelang, diperkirakan Rp62 miliar.

Dokumen bersejarah pendirian Apple akan segera dilelang dan diperkirakan terjual hingga US$4 juta (Rp62 miliar).

Dokumen bersejarah pendirian Apple  akan segera dilelang dan diperkirakan terjual hingga US$4 juta (Rp62 miliar). Dokumen ini merupakan perjanjian resmi pembentukan Apple Computer Company pada 1976, lengkap dengan tanda tangan Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ron Wayne, serta rincian pembagian saham pendiri raksasa teknologi dunia tersebut.

Lelang dokumen ini akan digelar oleh balai lelang ternama Christie’s di New York pada awal 2026, berbarengan dengan perayaan "We the People: America at 250". Meski bernilai sejarah tinggi, perjanjian tiga halaman tersebut sebenarnya hanya berlaku singkat.

Pasalnya, Ron Wayne sudah melepas seluruh 10 persen sahamnya ke rekan sesama pendiri, bahkan hanya dua minggu setelah Apple berdiri. Pada waktu itu, Wayne mendapat “uang pisah” cuma US$1.500 (Rp23 juta). Lebih ironis, beberapa bulan kemudian, Wayne juga menjual dokumen aslinya sendiri hanya seharga US$500 (Rp7,7 juta).

Jika Wayne tak menjual sahamnya, kekayaan pribadinya pada 2016 diperkirakan akan bernilai sekitar US$60 miliar (Rp930 triliun). Namun, ia mengaku sama sekali tidak menyesali keputusannya hengkang, kecuali soal harga murah dokumen kenangannya itu. Salah satu perangkat Apple generasi pertama, iPhone rilisan perdana yang masih tersegel, juga pernah terjual di lelang tahun 2023 seharga US$190.000 (Rp2,94 miliar), naik 300 kali lipat dari harga aslinya.

Pax Insight

Lelang dokumen bersejarah Apple ini bukan sekadar ajang jual beli barang kuno, tapi menjadi pengingat penting bagi dunia teknologi: keputusan kecil dan dokumen di awal perjalanan bisa berdampak sangat besar di masa depan, terutama bagi perusahaan raksasa seperti Apple. Selain nilai uang, dokumen ini adalah simbol dari sejarah, ambisi, dan risiko yang menyertai langkah awal perusahaan teknologi global.