Hibura
Senin, 19 Januari 2026 18:08 WIB

Awalnya 100%, Kanada turunkan tarif mobil listrik Tiongkok jadi 6,1%

Kanada resmi menurunkan tarif impor mobil listrik asal Tiongkok dari 100 persen menjadi hanya 6,1 persen.

Kanada resmi menurunkan tarif impor mobil listrik asal Tiongkok dari 100 persen menjadi hanya 6,1 persen, sebagaimana dilansir dari Engadget. Kebijakan ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang baru antara kedua negara. Sebagai timbal balik, Tiongkok juga memangkas tarif impor benih canola dari Kanada, dari 84 persen menjadi sekitar 15 persen.

Langkah ini membuat Kanada berbeda arah dengan Amerika Serikat, yang masih mempertahankan tarif 100 persen sehingga mobil listrik Tiongkok praktis tidak bisa masuk ke pasar AS. Sementara itu, Meksiko menerapkan tarif 50 persen setelah menaikkannya tahun lalu.

Dalam kesepakatan yang disebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai “pendahuluan,” Kanada akan membuka kuota impor hingga 49 ribu mobil listrik Tiongkok, dan jumlah ini akan naik menjadi 70 ribu unit dalam lima tahun. Sebelumnya, Kanada, AS, dan Meksiko kompak melindungi industri kendaraan listrik domestik mereka dengan tarif tinggi.

Mobil listrik buatan Tiongkok sering dijual lebih murah karena mendapat subsidi besar dari pemerintahnya. Carney menilai hubungan Kanada dengan Tiongkok kini lebih stabil dan hasilnya mulai terlihat. Ia juga menepis kekhawatiran bahwa mobil murah dari Tiongkok akan merusak pasar otomotif Kanada. Menurutnya, jumlah impor tersebut masih kecil dibanding total penjualan mobil di Kanada yang mencapai sekitar 1,8 juta unit per tahun.

Hubungan yang lebih hangat dengan Tiongkok juga dipandang sebagai dampak dari kebijakan tarif pemerintahan Trump. Tiongkok berharap negara-negara yang merasa tertekan oleh kebijakan AS akan mencari kerja sama lebih erat dengan Beijing.

Tiongkok sendiri tetap menjadi mitra dagang terbesar kedua Kanada setelah Amerika Serikat. Kesepakatan ini menunjukkan adanya perubahan strategi dalam perdagangan global, di tengah meningkatnya ketegangan internasional.

Pax Insight

Keputusan Kanada membuka pasar bagi mobil listrik Tiongkok menegaskan bahwa meski ada tekanan dari Amerika Serikat, setiap negara tetap memiliki kebebasan menentukan kebijakan perdagangan sesuai kepentingan ekonomi dan hubungan bilateral mereka.