Hibura
Jumat, 7 November 2025 11:16 WIB

Jaringan lebih kuat: 10.000 situs nirkabel untuk Indonesia dari ZTE dan XLSMART

ZTE dan XLSMART menutup babak penting dalam perjalanan transformasi konektivitas Indonesia dengan merampungkan pembangunan 10.000 situs jaringan nirkabel.

ZTE dan XLSMART menutup babak penting dalam perjalanan transformasi konektivitas Indonesia dengan merampungkan pembangunan 10.000 situs jaringan nirkabel. Peresmian pencapaian ini yang digelar di Jakarta pada 6 November 2025 menegaskan komitmen kedua perusahaan untuk memperluas cakupan nasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan pelanggan di berbagai wilayah, termasuk area perkotaan dan daerah terpencil.

Acara perayaan dihadiri oleh jajaran eksekutif dari kedua belah pihak, termasuk pimpinan teknis dan operasi. XLSMART menilai pencapaian ini bukan sekadar angka: 10.000 situs merupakan bukti kolaborasi yang solid, profesionalisme pelaksana lapangan, dan kepercayaan yang dibangun antara tim proyek XLSMART dan mitra teknologi ZTE. Penghargaan khusus diserahkan kepada tim ZTE yang terlibat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka selama proyek berjalan.

Dari sisi teknologi, ZTE menegaskan perannya sebagai penyedia solusi infrastruktur yang andal, sekaligus berkomitmen menghadirkan inovasi yang mendukung ambisi XLSMART untuk menjadi jaringan digital terdepan di Indonesia. Kerja sama ini memadukan kemampuan pembangunan jaringan skala besar dengan fokus pada kualitas, efisiensi, dan kelayakan operasional jangka panjang.

Ke depan, kolaborasi ZTE dan XLSMART akan berlanjut ke fase pengembangan jaringan generasi berikutnya. Dua fokus utama yang ditekankan adalah penerapan solusi hemat energi dan otomatisasi jaringan cerdas. Pendekatan ini bertujuan membuat infrastruktur tidak hanya lebih cepat dan andal, tetapi juga lebih berkelanjutan secara lingkungan serta lebih efisien dalam pengelolaan operasi sehari-hari.

Penyelesaian 10.000 situs juga dipandang sebagai langkah strategis untuk memberdayakan ekonomi digital nasional. Dengan cakupan jaringan yang lebih luas dan kinerja yang meningkat, diharapkan akses terhadap layanan seluler, data, dan solusi digital akan semakin inklusif, mendorong produktivitas, pendidikan, dan layanan publik di berbagai wilayah.

Sebagai kesimpulan, tonggak ini menegaskan bahwa investasi kolaboratif antara operator lokal dan perusahaan teknologi global dapat mempercepat pembangunan infrastruktur kritis. Bagi pelanggan dan pelaku ekonomi digital di Indonesia, hasilnya adalah jaringan yang lebih tangguh, pengalaman pengguna yang lebih baik, dan landasan yang kuat bagi inovasi layanan masa depan.