Kondisi krisis di industri hardware smartphone kian parah di kuartal kedua 2026 ini. Imbas produsen semikonduktor global yang fokus memenuhi kebutuhan memori server kecerdasan buatan dan data center AI memicu kelangkaan pasokan memori dan RAM.
Analisis Counterpoint Research melalui perhitungan biaya produksi smartphone memperlihatkan kenaikan harga memori menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan biaya produksi.
Hal ini menimbulkan efek domino, menyebabkan vendor smartphone satu persatu harus “menyesuaikan” alias menaikkan harga produknya di setiap lini, entry level hingga premium.
Lantas, vendor smartphone mana saja yang akan menaikkan harga perangkatnya karena kondisi ini, berikut informasinya, dikutip dari berbagai sumber.
1. Apple
Mengutip BBC, Apple berencana untuk menaikkan harga iPhone dan produk lainnya seiring dengan meningkatnya harga chip memori. Informasi ini diungkapkan langsung oleh CEO Apple Tim Cook.
“Kenaikan harga tak bisa dihindari mengingat ketidakstabilan pada (komponen) chip memori,” kata Tim Cook.
Meski begitu, Tim Cook tidak menyatakan kapan, berapa, dan produk apa yang harganya akan dinaikkan. Sejauh ini masih belum jelas apakah kenaikan harga chip memori ini akan memengaruhi iPhone 18 yang kemungkinan besar rilis September mendatang.
Perusahaan riset Omdia memperkirakan harga iPhone 18 diperkirakan USD 150 (sekitar Rp 2,6 juta) lebih mahal ketimbang iPhone 17 saat baru diluncurkan. Meski begitu, iPhone 18 akan membawa peningkatan signifikan dalam hal AI.
2. Samsung
Sementara itu, di India, harga smartphone Samsung sudah naik sejak 1 Mei 2026 untuk lini entry level dan mid-range. Samsung menaikkan harga sekitar Rs 1000 atau sekitar Rp 190 ribuan untuk model-model mid-range mereka.
Kalau di Indonesia, sebagai contoh, harga Galaxy A07 versi RAM 4GB dan memori internal 64GB saat ini dibanderol Rp 1.799.000 (website resmi Samsung). Angka ini naik dari Rp 1.399.000 saat Samsung memperkenalkan ponsel ini Agustus 2025.
Mengutip GSMArena, menurut laporan dari Yunani, Samsung berencana untuk menaikan harga sejumlah smartphone mereka di Eropa mulai Juni.
Kenaikan harganya diperkirakan mencapai 100 Euro atau setara Rp 2 jutaan. Hal ini tak lepas dari kondisi melonjaknya harga chip memori global.
3. Huawei
Sementara itu, Android Headlines melaporkan, Huawei juga akan menaikkan harga smartphone mereka mulai 1 Juli mendatang. Perusahaan tidak menyebutkan produk mana saja yang harganya akan naik, namun keputusan ini merupakan imbas dari meningkatnya harga pasokan chip memori di dunia.
Dalam pengumumannya, Huawei menyebutkan langkah ini dilakukan, “untuk meringankan beban biaya yang terus mengalami kenaikan.”
4. Oppo
Adapun Oppo lebih dahulu menaikkan harga smartphone mereka. Mengutip laporan Cnet pada Maret lalu, vendor Tiongkok ini sudah mengumumkan harga sejumlah smartphone mulai 16 Maret 2026.
Hal ini dilakukan sebagai imbas dari kenaikan harga komponen, terutama memori dan storage (RAM dan NAND Flash). Kenaikan harga terutama berlaku untuk seri entry level dan menengah seperti A series. Adapun untuk seri Find, Reno, hingga tablet Oppo Pad belum terdampak.
5. Vivo
Vivo juga mengonfirmasi kenaikan harga smartphone di Tiongkok sejak Maret lalu. Penyebabnya adalah lonjakan biaya memori dan komponen lainnya. Dengan begitu, harga beberapa produk disesuaikan untuk menjaga margin bisnis dan kualitas produk.
Di Indonesia, rata-rata harga smartphone Vivo naik mulai dari Rp 150.000 yang berlaku dari kelas entry level hingga premium.
6. Xiaomi
Sementara itu, mengutip Reuters, CEO Xiaomi Lei Jun mengumumkan bahwa harga smartphone akan terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun ke depan.
Pada peluncuran Xiaomi 17 Max di Tiongkok, ia menyebut kenaikan harga smartphone jadi tak terelakkan akibat melonjaknya harga chip memori (RAM dan storage).
Perusahaan riset Omdia kenaikan harga smartphone di dunia diperkirakan akan melonjak sekitar 20 persen pada 2026. Di Indonesia, kenaikan harga smartphone Xiaomi bervariasi mulai dari Rp 200.000, tergantung pada kelas dan seri perangkatnya.
Contohnya, Redmi 15 versi RAM 8GB/ storage 128GB saat meluncur pada 25 September lalu dibanderol Rp 2.099.000 dan kini pada Juni 2026, harganya meroket jadi Rp 2.699.000 (website resmi Xiaomi Indonesia).
Pax Insight
Kenaikan harga smartphone bukan hanya dilakukan oleh satu brand, melainkan hampir semua. Hal ini terjadi karena lonjakan harga chip memori (RAM dan storage) di dunia imbas dari masifnya perkembangan data center dan server AI.
Parahnya situasi ini diperkirakan belum akan mereda hingga 2027 atau bahkan 2028. Imbasnya, vendor smartphone kemungkinan akan membanderol produk barunya dengan harga lebih mahal.
Menanggapi hal ini, konsumen yang memang masih bisa memakai smartphone yang tidak bermasalah dan tak perlu harus cepat upgrade HP mungkin bisa menunda pembelian.
Sementara, bagi mereka yang memang sudah harus berganti ponsel karena smartphone rusak atau tak lagi bisa memenuhi kebutuhan bisa melakukan pembelian sekarang, pasalnya menunda hingga harga turun mungkin butuh waktu lebih lama, sesuai prediksi dari analis.



