Gawai
Senin, 17 November 2025 14:33 WIB

Unisoc T9300 6nm chipset 5G meluncur di kelas mid-range

Unisoc T9300 (6nm) resmi meluncur, bawa peningkatan besar pada video, foto 200MP, dan Miracle Gaming Engine untuk HP kelas menengah.

Unisoc resmi meluncurkan chipset 5G terbarunya, T9300, membawa peningkatan besar untuk kebutuhan video, foto, dan gaming. Chip ini ditujukan untuk smartphone kelas menengah yang ingin menawarkan performa lebih stabil dan efisien. 

Dilansir dari laman Gizmochina (17/11), Chipset ini menggunakan proses 6nm dan memakai CPU octa-core yang terdiri dari dua Cortex A78 2,4GHz dan enam Cortex A55 2,2GHz. Unisoc mengklaim peningkatan efisiensi daya hingga 38 persen dibanding generasi sebelumnya.

Untuk grafis, T9300 menggunakan GPU Mali-G57 dual-core dan mendukung memori LPDDR4X dan penyimpanan UFS 2.2. Skor performanya dilaporkan tembus sekitar 550.000 dalam pengujian AnTuTu V10.

Bagian konektivitas juga mendapat pembaruan besar dengan dukungan 3GPP Release 17, 5G NR NTN untuk komunikasi satelit, dan 5G MBS broadcast. Chipset ini mendukung SA/NSA, dual VoNR, VoWiFi, serta jaringan lengkap dari 2G hingga 5G.

Di sektor kamera, Unisoc menghadirkan vivimagic generasi ketujuh dengan quad-core ISP, dukungan sensor hingga 200MP, dan output 32MP 25fps ZSL. Fitur seperti multi-frame noise reduction, AI night mode, dan peningkatan HDR juga hadir untuk foto yang lebih bersih.

T9300 menawarkan peningkatan audio melalui noise reduction yang lebih baik, echo control, stereo upgrade, dan HiFi output melalui DSP khusus. Untuk layar, chipset ini mendukung FHD+ 144Hz, 1.5K 90Hz, HDR10+, VRR, serta sertifikasi Netflix.

Pengalaman gaming juga ditingkatkan dengan Miracle Gaming Engine milik Unisoc. Mesin ini berfokus pada stabilitas frame, optimasi jaringan, dan pemrosesan visual yang lebih halus, lengkap dengan AI codec untuk suara yang tetap jernih di jaringan buruk.

Pax Insight 

Unisoc T9300 bisa menjadi kartu truf bagi produsen smartphone yang ingin kasih fitur flagship tapi dengan harga bersahabat. Fokus pada konektivitas generasi baru dan kemampuan imaging modern menunjukkan bahwa pasar mid-range semakin bergerak ke arah value yang agresif. Pengguna juga mungkin tak lagi menganggap Unisoc cuma buat perangkat entry-level, tetapi sebagai alternatif kompetitif di kelas menengah performa tinggi.