Angkatan Udara AS (Air Force) telah memberikan kontrak kepada Reliable Robotics untuk mengintegrasikan teknologi penerbangan otonom ke dalam pesawat utilitas Cessna 208B Caravan biasa untuk misi kargo tanpa awak, sebagaimana dilansir dari New Atlas. Langkah ini menandai transisi teknologi canggih menjadi sesuatu yang biasa.
Seperti radio yang dulunya merupakan teknologi paling canggih namun kini tersebar di mana-mana tanpa kita sadari, teknologi penerbangan otonom mengalami transformasi serupa. Dulu, pesawat yang mampu taxing, takeoff, navigasi, dan mendarat sendiri akan menjadi keajaiban dunia. Kini, Air Force mengujinya di pesawat baling-baling biasa untuk misi kargo rutin.
Berdasarkan kontrak baru, Reliable Robotics akan mengintegrasikan Reliable Autonomy System (RAS) ke Cessna 208B Caravan, pesawat utilitas biasa yang dirancang untuk kesederhanaan, pemeliharaan rendah, dan reliabilitas operasional tinggi. RAS bersifat platform agnostic, artinya tidak bergantung pada jenis pesawat tertentu.
Ide ini merupakan bagian dari konsep Agile Combat Employment (ACE) Air Force. Dengan membuat pesawat seperti Cessna menjadi otonom, dimungkinkan melakukan lebih banyak misi logistik tanpa pilot yang mahal. Program uji juga melibatkan instalasi RAS ke KC-135 Stratotanker dalam kontrak terpisah untuk menentukan bagaimana teknologi ini dapat mendukung operasi isi bahan bakar di udara.
"Pesawat otonom adalah true force multiplier, memungkinkan konsep kelincahan setiap layanan, terutama Agile Combat Employment, di mana kesuksesan bergantung pada logistik cepat dan tak terduga di berbagai hub tersebar," kata Jenderal Mike Minihan, mantan Komandan Air Mobility Command.
Otomasi Reliable menunjukkan bagaimana Air Force memanfaatkan otonomi tidak hanya untuk mengurangi risiko, tetapi memperluas jumlah dan keragaman lokasi di mana sustainment dapat dilakukan secara langsung, aman, dan dengan tempo yang diperlukan untuk menang.
Transformasi ini mencerminkan matangnya teknologi otonom dari sesuatu yang spektakuler menjadi alat operasional praktis yang dapat diandalkan untuk misi sehari-hari, membuka peluang operasi yang lebih luas dan efisien.



