Tahun lalu di Las Vegas pada CES 2025, Sony Honda Mobility kembali memamerkan versi terbaru sedan Afeela 1. Mobil ini sudah cukup dikenal, tetapi belum juga dirilis. Dengan harga awal 89.900 dolar (sekitar 1,43 miliar rupiah) dan jarak tempuh maksimal 483 kilometer, banyak yang menilai kurang menarik. Setahun kemudian, perhitungannya masih sama, hanya saja kini calon pembeli punya opsi lain yang sedikit lebih besar.
Inilah prototipe Afeela 2026, versi SUV dari Afeela 1 yang dibuat lebih besar agar sesuai dengan selera pasar Amerika, dilansir dari Engadget. Desainnya mirip dengan sedan Afeela, termasuk layar LCD eksternal di bagian depan. Mobil ini direncanakan hadir “seawal 2028,” meski kemungkinan besar baru siap sekitar 2029. Untuk saat ini, informasi detailnya masih sangat terbatas.
Bagaimana dengan Afeela 1? Shugo Yamaguchi, presiden dan CEO Sony Honda Mobility of America, menegaskan mobil ini tetap akan dirilis tahun ini, dengan harga sekitar 90.000 dolar, dan diproduksi di pabrik Honda Ohio.
Sayangnya, beberapa keunggulan Afeela 1 mulai terasa biasa saja. Jarak tempuh 483 kilometer kini bukan hal istimewa, apalagi dengan harga yang mendekati Porsche Taycan. Untuk menarik perhatian, Sony Honda menonjolkan sisi teknologi, seperti sistem bantuan pengemudi tanpa tangan dan dengan mata, mirip Super Cruise milik GM. Lewat pembaruan perangkat lunak jarak jauh, Afeela 1 nantinya bisa mencapai otonomi Level 4 dengan bantuan sensor, termasuk LIDAR di atap. Secara teori, pengemudi bisa bermain Gran Turismo 7 sementara mobil berjalan sendiri.
Namun saat peluncuran, fitur bermain game hanya bisa digunakan saat mobil diparkir, berkat fungsi Remote Play bawaan. Selain itu, Sony juga menyiapkan API agar pengembang pihak ketiga bisa menciptakan pengalaman kabin yang lebih interaktif.
Produksi Afeela 1 tertunda, dan baru akan sampai ke pelanggan pertama pada akhir 2026. Penjualan awal hanya di California, lalu Arizona menyusul pada 2027. Setelah itu, belum jelas negara bagian mana yang akan mendapat giliran berikutnya.
Pax Insight
Strategi Sony Honda Mobility terlihat ambisius namun lambat. Mereka mengandalkan teknologi otonom dan ekosistem gaming untuk membedakan diri, tetapi keterbatasan pasar hanya di California serta jarak tempuh yang biasa saja membuat banyak orang meragukan apakah Afeela bisa bersaing dengan merek EV besar yang sudah lebih mapan dan memiliki jaringan distribusi luas.



