Hibura
Senin, 1 September 2025 11:08 WIB

Escape from Tarkov siap debut di Steam

Battlestate Games mengonfirmasi Escape from Tarkov akan debut di Steam. Gim ini juga akan rilis versi 1.0 setelah 8 tahun beta.

Escape from Tarkov, gim bertema extraction shooter yang memelopori genre-nya, akan meninggalkan status beta dan segera debut di Steam. Nikita Buyanov, kepala studio Battlestate Games yang mengembangkan gim tersebut, telah mengonfirmasi di X bahwa halaman Steam gim akan segera tersedia. Detail selengkapnya akan diumumkan di kemudian hari.

Konfirmasi Buyanov ini datang kurang dari sehari setelah pengembang gim itu mengunggah GIF di X yang menampilkan seorang pria menyemprotkan uap dari setrika. Awal bulan ini, Buyanov juga telah mengungkapkan di X bahwa gim looter shooter ini akan mendapatkan rilis versi 1.0 pada 15 November 2025. Tanggal rilis ini jatuh lebih dari delapan tahun setelah versi beta pertama kali dibuka untuk pemain pada Juli 2017. Studio ini juga berencana untuk melakukan porting gim ini ke konsol.

Seperti dilansir dari laman Engadget (1/9), halaman Steam untuk Escape from Tarkov belum aktif. Dengan detail yang masih samar, para penggemar lama sudah memiliki pertanyaan penting. Yang paling utama, para pemain yang sudah ada sangat ingin tahu apakah mereka harus membeli gim ini lagi di Steam. Mereka juga penasaran bagaimana perubahan ini akan memengaruhi masalah 

cheating yang sedang berlangsung.

Sebelum pengumuman ini, Battlestate Games baru saja menghadapi mode 

damage control. Pasalnya, mereka baru saja meluncurkan edisi "Unheard Edition" yang dibanderol seharga US$250 dan menyertakan mode PvE baru. Langkah ini membuat geram para pemain lama yang sebelumnya telah membeli edisi premium lain, yang disebut "Edge of Darkness".

Kontroversi ini bermula dari klaim para pemilik edisi "Edge of Darkness" yang merasa seharusnya mereka mendapatkan akses ke konten baru tersebut. Hal ini didasari janji bahwa edisi yang mereka beli mencakup semua DLC di masa depan.

Namun, studio berargumen bahwa mode baru ini tidak diklasifikasikan sebagai DLC.

Pada akhirnya, Buyanov meminta maaf atas kekacauan tersebut. Ia berjanji bahwa mode PvE akan tersedia untuk siapa pun yang telah membeli paket "Edge of Darkness".