AI
Senin, 1 September 2025 08:37 WIB

Meta pertimbangkan AI model kompetitor untuk aplikasinya

Meta mungkin tertarik lebih dari sekadar merekrut karyawan Google dan OpenAI dalam hal kecerdasan buatan (AI).
Meta

Meta mungkin tertarik lebih dari sekadar merekrut karyawan Google dan OpenAI dalam hal kecerdasan buatan (AI). Menurut The Information, Meta sedang mempertimbangkan menggunakan model kompetitor untuk meningkatkan fitur AI aplikasinya sendiri.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pemimpin di Meta Superintelligence Lab telah melihat integrasi Google Gemini ke dalam chatbot Meta AI untuk membantu memberikan solusi percakapan berbasis teks untuk pertanyaan pencarian pengguna.

Tidak hanya dengan Google Gemini, Meta juga telah melakukan diskusi tentang menggunakan model OpenAI untuk menggerakkan Meta AI dan fitur AI yang ditemukan di aplikasinya. Juru bicara Meta menyatakan bahwa perusahaan mengambil "pendekatan keseluruhan" untuk membangun produk AI terbaik, yang mencakup bermitra dengan perusahaan lain sekaligus membangun model AI sendiri.

Menurut laporan, menggunakan model AI eksternal akan menjadi langkah sementara untuk membantu Meta meningkatkan model Llama AI sendiri agar tetap kompetitif di pasar.

Karyawan Meta sudah memiliki akses ke model AI Anthropic yang membantu menggerakkan coding assistant internal perusahaan. Sementara itu, Meta telah menawarkan paket kompensasi menggiurkan sebagai bagian dari upayanya merekrut peneliti AI dari Google dan OpenAI untuk membentuk Superintelligence Lab.

Strategi ini menunjukkan pendekatan hybrid Meta dalam pengembangan AI, tidak hanya bergantung pada pengembangan internal, tetapi juga memanfaatkan kekuatan model eksternal terbaik. Hal ini memungkinkan Meta untuk mempercepat inovasi sambil mengembangkan kemampuan internal.

Langkah Meta menunjukkan bahwa meski perusahaan teknologi raksasa bersaing ketat dalam AI, mereka juga mengakui bahwa kolaborasi strategis dapat menguntungkan. Dengan mengintegrasikan teknologi terbaik dari berbagai sumber, Meta berharap dapat memberikan pengalaman AI yang superior kepada pengguna.

Strategi ini juga mencerminkan realitas pasar AI di mana tidak ada satu perusahaan yang unggul di semua aspek. Dengan memanfaatkan kekuatan masing-masing model, Meta dapat mengoptimalkan performa aplikasinya sambil terus mengembangkan teknologi buatan sendiri untuk masa depan.