Sains
Selasa, 20 Januari 2026 10:09 WIB

Ford luncurkan platform mobil listrik baru dengan baterai LFP

Ford resmi memperkenalkan Universal EV Platform (UEV), sebuah terobosan besar dalam dunia kendaraan listrik.

Ford resmi memperkenalkan Universal EV Platform (UEV), sebuah terobosan besar dalam dunia kendaraan listrik. Dilansir dari Digitaltrends, platform ini dirancang untuk membuat mobil dengan biaya lebih murah, proses lebih cepat, dan efisiensi tinggi. Proyek ini menelan investasi sekitar USD 5 miliar (Rp 78 triliun) dan dikembangkan oleh tim insinyur berpengalaman dari Tesla, Apple, dan Rivian di California.

Mobil pertama yang akan menggunakan UEV adalah truk pickup listrik berukuran menengah yang dijadwalkan rilis pada 2027 dengan harga mulai USD 30.000 (Rp 468 juta). Truk ini menawarkan kabin lebih luas dibanding Toyota RAV4, akselerasi 0–97 km/jam dalam 4,5 detik (setara Mustang EcoBoost), serta fitur unik: mampu memberi daya ke rumah selama enam hari tanpa generator.

UEV menggunakan baterai lithium-iron-phosphate (LFP) buatan fasilitas BlueOval Battery Park Michigan. Baterai ini lebih tahan lama, lebih murah, dan mendukung pengisian cepat. Desain platform juga memangkas jumlah suku cadang hingga 20 persen, mengurangi penggunaan pengencang 25 persen, memotong 40 persen stasiun kerja di pabrik, dan mempercepat perakitan 15 persen.

Ford memperkenalkan sistem produksi baru bernama “assembly tree”, di mana bagian depan, belakang, dan baterai struktural dirakit terpisah lalu digabungkan. Cara ini lebih efisien dibanding metode lama dan meningkatkan keselamatan kerja.

Selain itu, UEV akan mendukung autonomous driving Level 3, memungkinkan pengemudi melepas tangan dari setir. Teknologi BlueCruise akan ditingkatkan dengan fitur “mata lepas” mulai 2028. Platform ini juga mengintegrasikan arsitektur listrik zonal dan asisten AI buatan Ford untuk pengalaman berkendara yang lebih pintar dan personal.

Pax Insight

Universal EV Platform menjadi langkah strategis Ford untuk menantang dominasi produsen mobil listrik Tiongkok seperti BYD. Dengan kombinasi inovasi produksi, teknologi otonom, dan harga terjangkau, UEV dirancang untuk mendorong adopsi mobil listrik massal di pasar global.