Hibura
Senin, 17 November 2025 11:32 WIB

X ganti DM jadi fitur Chat, kini bisa voice & video call

X resmi ganti DM lama jadi fitur Chat yang lebih aman, bisa voice/video call, edit pesan, dan pesan hilang otomatis.

X resmi meluncurkan fitur Chat sebagai pengganti Direct Message (DM) lama yang sudah digunakan selama bertahun-tahun. Pembaruan ini hadir dengan sistem komunikasi baru yang diklaim lebih aman dan lebih lengkap. Upgrade ini bikin X jadi bukan cuma tempat ngetweet saja.

Dilansir dari laman Digitaltrends (17/11), pengguna kini dapat melakukan panggilan suara dan video langsung dari platform melalui fitur Chat. Selain itu, X menambahkan fitur edit dan hapus pesan, berbagi film, dan pesan yang bisa hilang otomatis. Bikin obrolan jadi lebih seru dan fleksibel.

Sebelum memakai fitur Chat, pengguna harus membuat passcode empat digit sebagai lapisan keamanan tambahan. Fitur ini sudah mendukung chat individu maupun grup, termasuk kirim media dan dokumen. 

Meski sudah memakai end-to-end encryption, X menyebut metadata seperti informasi penerima masih belum terlindungi penuh. Artinya, tingkat keamanannya tetap memiliki batasan tertentu untuk saat ini. 

Fitur Chat mulai digulirkan untuk pengguna iOS dan web duluan, sementara pengguna Android dipastikan segera menyusul. X menyatakan implementasi bertahap ini untuk memastikan sistem berjalan stabil di semua perangkat. 

Hadirnya fitur ini memperjelas ambisi X bukan lagi sekadar menjadi platform broadcast publik, tetapi juga pesaing langsung aplikasi pesan instan, seperti WhatsApp, Telegram, atau Messenger. Fitur-fitur baru ini mendekatkan X pada konsep “everything app” yang memadukan media sosial, pesan instan, dan berbagai layanan dalam satu tempat. 

Pax Insight 

Pembaruan Chat dari X bisa jadi menarik karena banyak anak muda dan kreator yang mengandalkan platform ini untuk networking dan komunikasi cepat. Dengan fitur seperti voice call, video call, dan kirim file besar, pengguna tak perlu lagi berpindah aplikasi saat berinteraksi dengan klien, komunitas, atau followers. Meski begitu isu privasi tetap menjadi catatan penting, terutama bagi pengguna yang makin sadar terhadap keamanan data pribadi di internet.