Hibura
Jumat, 12 September 2025 14:26 WIB

Porsche bawa pengisian nirkabel ke produksi

Porsche menjadi produsen mobil pertama yang menghadirkan sistem pengisian nirkabel 11 kW untuk kendaraan listrik dalam produksi massal.
Sumber: Porsche

Porsche menjadi produsen mobil pertama yang menghadirkan sistem pengisian nirkabel 11 kW untuk kendaraan listrik dalam produksi massal, sebagaimana dilansir dari New Atlas. Teknologi "One-Box" ini akan tersedia pada Cayenne Electric generasi baru yang meluncur akhir 2025, dengan penjualan dimulai di Eropa pada 2026.

Sama seperti mengisi daya smartphone dengan meletakkannya di charging pad, Cayenne Electric cukup diparkir di atas floor plate berukuran 117 x 78 x 6 cm untuk memulai pengisian. Dr. Michael Steiner, anggota dewan pengembangan Porsche, menyatakan: "Kemudahan penggunaan, kesesuaian untuk penggunaan sehari-hari, dan infrastruktur pengisian masih menjadi faktor penentu penerimaan mobilitas listrik".

Sistem One-Box ini bersifat mandiri tanpa memerlukan wallbox atau unit kontrol tambahan, hanya perlu kabel pasokan listrik. Floor plate seberat 50 kg dapat dipasang di garasi, carport, atau area parkir terbuka dengan sertifikasi CE dan UL untuk keamanan Eropa dan AS.

Transfer energi berlangsung secara nirkontak pada jarak 10-15 cm dengan efisiensi hingga 90%. Cayenne Electric otomatis menurunkan bodi ke posisi optimal saat diparkir di atas plate. Sistem dilengkapi motion detector dan foreign object detection yang otomatis menghentikan pengisian jika mendeteksi makhluk hidup atau benda logam di antara mobil dan pelat.

Unit receiver terletak di bawah kendaraan antara roda depan, terlindung dari batu kerikil dan cuaca buruk. Sistem menggunakan teknologi ultra-wideband untuk menentukan posisi relatif kendaraan, dengan kamera 360 membantu pengemudi mencapai posisi optimal.

Seluruh proses pengisian terintegrasi dengan aplikasi My Porsche untuk monitoring dan kontrol jarak jauh. Fitur kenyamanan seperti waktu pengisian dengan prakondisi kabin juga tersedia, sama seperti pengisian AC konvensional. Floor plate dilengkapi modul LTE dan WLAN untuk software update dan dukungan infrastruktur masa depan.

Porsche menganalisis bahwa 75% proses pengisian kendaraan listrik terjadi di rumah, sehingga potensi wireless charging sangat besar. Di Inggris, receiver unit dibanderol £2.000 (sekitar Rp40 juta) sedangkan floor plate £3.000 (Rp62 juta), menjadikan total investasi sekitar $10.000.

Peluncuran dimulai di Eropa 2026 dengan ekspansi ke pasar global menyusul. Porsche berencana menambahkan sistem inductive charging ke model listrik lainnya setelah debut Cayenne Electric, menandai era baru kemudahan pengisian EV nirkabel.

Porsche memamerkan prototipe dengan fluorescent paint yang mencolok di IAA Mobility Munich 9-14 September 2025. World premiere Cayenne Electric dijadwalkan akhir 2025, dengan sistem wireless charging menjadi fitur opsional yang revolusioner dalam industri otomotif.

Teknologi ini menggunakan transmitter coil tembaga dan ferit di floor plate yang menghasilkan medan magnet. Kumparan sekunder di kendaraan mengonversi medan magnet menjadi arus bolak-balik, kemudian rectifier (penyearah) mengubahnya menjadi DC untuk disimpan di baterai bervoltase tinggi Cayenne.