Gawai
Kamis, 30 April 2026 15:05 WIB

Karena harga RAM, iPhone 18 tak jadi punya RAM 12GB

Setelah sebelumnya dikabarkan iPhone 18 standar punya RAM 12GB, dengan harga RAM yang tinggi, kemungkinan produk tersebut hanya akan punya RAM 8GB saja.

Apple selama ini berupaya menahan harga jual produknya untuk memperluas pangsa pasar di tengah tren inflasi cip memori global. Namun langkah strategis tersebut bukan berarti sang raksasa teknologi sepenuhnya kebal terhadap lonjakan biaya produksi yang makin mencekik industri.

Berdasarkan laporan terbaru konsumen tampaknya tidak bisa berharap banyak akan kehadiran RAM 12GB pada model dasar iPhone 18 mendatang. Komponen memori diproyeksikan bakal menyedot hingga 45 persen dari keseluruhan biaya material produksi sebuah iPhone pada tahun depan.

Berpotensi hadir dengan RAM 8GB

Keputusan Apple dalam menentukan kapasitas memori sangat berdampak pada masa depan performa ponsel pintar mereka terutama dalam menangani komputasi tingkat tinggi secara mandiri. Jika Apple memilih untuk menahan kapasitas RAM di angka 8GB demi menjaga stabilitas harga jual maka konsumen mungkin harus sedikit berkompromi dengan potensi performa maksimal perangkat tersebut di masa depan.

Lonjakan drastis harga cip LPDDR5 ini juga menjadi indikator yang sangat jelas betapa mahalnya biaya inovasi perangkat keras teknologi saat ini. Masyarakat pada akhirnya dituntut untuk menyadari bahwa peningkatan spesifikasi yang terlampau tinggi pasti akan berimbas langsung pada lonjakan harga ritel yang harus mereka keluarkan.

Apa saja detailnya

  • Laporan terkini dari Financial Times mengungkapkan bahwa komponen cip LPDDR5 yang pada awalnya hanya memakan porsi 10 persen dari total biaya material iPhone kini nilainya meroket sangat tajam. Biaya komponen RAM yang harus ditanggung oleh Apple diperkirakan akan membengkak drastis hingga 400 persen pada tahun 2027 mendatang.
  • Data dari SemiAnalysis juga memperkuat proyeksi tersebut dengan mencatat bahwa harga kontrak LPDDR5 saat ini berada di kisaran USD10 atau sekitar Rp173.740 per GB. Mengingat harga awalnya hanya berada di angka USD3 atau sekitar Rp52.122 per GB pada awal tahun 2025 lonjakan ekstrem ini akan mendorong biaya memori menjadi USD15 atau sekitar Rp260.610 per GB pada tahun 2027 tepat saat lini iPhone 18 dijadwalkan meluncur.

Dengan simulasi perhitungan tersebut langkah menyematkan RAM 12GB pada iPhone 18 versi standar akan menelan biaya fantastis hingga USD180 atau sekitar Rp3.127.320 hanya untuk satu komponen memori saja. Oleh karena itu sangat rasional apabila Apple pada akhirnya lebih memilih untuk tetap bertahan dengan RAM 8GB yang memakan biaya lebih rendah yakni sekitar USD120 atau setara Rp2.084.880 guna mempertahankan harga jual model paling terjangkau mereka.

Pax insight

Krisis melambungnya harga cip memori global jelas memaksa Apple untuk mengambil keputusan kompromi yang sangat sulit dalam merancang spesifikasi iPhone 18 versi dasar. Menjaga harga jual tetap ramah di kantong konsumen tampaknya masih menjadi prioritas utama perusahaan dibandingkan sekadar memamerkan peningkatan kapasitas memori dalam angka besar.

Bagi calon pembeli yang benar benar mendambakan kapasitas RAM super lega mereka kemungkinan besar harus bersiap mengalihkan incaran ke varian model yang lebih premium di masa depan. Pada akhirnya pasar akan selalu dihadapkan pada pilihan klasik antara membayar lebih mahal demi teknologi mutakhir atau merasa cukup dengan spesifikasi rasional demi menjaga kesehatan dompet.