Apple akhirnya siap merilis produk yang selama ini hanya jadi rumor: iPhone lipat pertama. Menurut analis industri Jeff Pu, perangkat ini akan hadir pada 2026 dengan sejumlah fitur baru yang cukup mengejutkan dan berbeda dari pendekatan Apple sebelumnya.
Dilansir dari Digitaltrends, desain iPhone Fold menampilkan layar utama berukuran 7,8 inci yang bisa dilipat ke dalam, sehingga terasa seperti membawa iPad Mini di saku. Saat tertutup, tersedia layar eksternal 5,3 inci untuk penggunaan normal. Bodinya terbuat dari kombinasi aluminium dan titanium, membuatnya kuat namun tetap ringan. Ketebalannya hanya 4,5 mm saat terbuka dan 9,5 mm saat tertutup, menjadikannya perangkat paling tipis yang pernah dibuat Apple.
Salah satu fitur paling menarik adalah kembalinya Touch ID. Setelah bertahun-tahun mengandalkan Face ID, Apple memilih sensor sidik jari di tombol samping, mirip dengan iPad modern. Keputusan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan solusi praktis: ruang internal yang terbatas pada perangkat lipat membuat Face ID sulit diterapkan. Dengan Touch ID, pengguna bisa membuka perangkat dengan mudah, baik saat terbuka maupun tertutup.
iPhone Fold juga menegaskan komitmen Apple pada strategi berbasis kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini dilengkapi chip A20 generasi terbaru, arsitektur WMCM canggih, dan 12GB RAM sebagai standar. Spesifikasi ini mendukung Siri versi lebih pintar yang bisa menjalankan percakapan langsung di perangkat tanpa harus mengirim data ke cloud.
Harga iPhone Fold diperkirakan mulai USD 2.000 (Rp 31,2 juta) hingga USD 2.400 (Rp 37,4 juta), menegaskan statusnya sebagai produk premium. Peluncuran dijadwalkan pada September 2026. Apple juga menyematkan kamera bawah layar 24 megapiksel untuk selfie tanpa mengganggu tampilan, teknologi yang akan menjadi dasar bagi iPhone layar penuh pada 2027.
Pax Insight
Kembalinya Touch ID di iPhone Fold menunjukkan bahwa Apple lebih mengutamakan kenyamanan pengguna dan desain yang fleksibel dibanding mempertahankan teknologi lama. Ini menandai fase baru evolusi iPhone, dengan pendekatan lebih praktis dan berpusat pada pengguna untuk menghadapi tantangan desain perangkat lipat.



