Microsoft dikabarkan sedang mengerjakan tingkat langganan baru untuk layanan Xbox Cloud Gaming, yang tersedia secara gratis dan dibantu oleh iklan. Meskipun perusahaan belum memberikan pengumuman resmi, notifikasi rahasia yang muncul pada sejumlah pengguna menunjukkan kehadiran opsi ini.
Informasi ini pertama kali mencuat melalui laporan jurnalis teknologi Tom Warren yang menemukan adanya pesan mengenai sesi bermain terbatas pada sistem Xbox. Munculnya notifikasi tersebut diyakini sebagai ketidaksengajaan teknis yang terjadi lebih awal dari jadwal peluncuran publik yang direncanakan Microsoft.
Kabarnya, pemain akan dapat mengontrol koleksi gim digital pribadi mereka sendiri. Ini akan membedakan sistem saat ini, yang mengharuskan pengguna membayar biaya bulanan yang tetap untuk menonton gim yang telah mereka beli.
Dilansir dari laman Digitaltrends (19/01), laporan tambahan menyebutkan bahwa layanan gratis ini juga akan mencakup akses ke koleksi Xbox Retro Classics serta judul gim tertentu dalam program Free Play Days. Microsoft dikabarkan sudah melakukan pengujian internal secara intensif selama beberapa bulan terakhir guna memastikan kestabilan layanan sebelum dirilis secara luas.
Berdasarkan bocoran yang beredar, pengguna akan diminta untuk menonton iklan selama sekitar dua menit sebelum memulai sesi permainan. Setiap sesi bermain kemungkinan besar akan dibatasi selama satu jam, dan total waktu bermain dapat mencapai lima jam setiap bulan.
Strategi ini dianggap sangat potensial untuk memperluas ekosistem Xbox ke berbagai platform baru, seperti perangkat Amazon Fire TV, dan tier gratis ini dapat menarik pemain baru yang selama ini ragu untuk berlangganan layanan penuh.
Pax Insight
Tier gratis berbasis iklan bisa menjadi solusi menarik bagi gamer yang ingin memainkan game Xbox tanpa investasi perangkat mahal. Jika layanan ini tersedia di Indonesia akan berpotensi besar, terutama di kalangan Gen Z yang sudah terbiasa dengan model gratis-beriklan seperti YouTube dan TikTok.



