Bos baru Microsoft Gaming Asha Sharma resmi mengumumkam perubahan nama divisi mereka. Setelah sempat menggunakan nama Microsoft Gaming, divisi itu kembali menggunakan nama Xbox.
Kenapa ini penting?
Keputusan yang dilakukan Asha ini bukan sekadar perubahan nama. Namun, ini merupakan sinyal dari Asha untuk memperbaiki dan merevitalisasi merek Xbox.
Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Xbox tengah menghadapi masal sulit. Mulai dari angka penjualan yang rendah, kenaikan harga langganan, hingga kritik yang ditujukan pada perusahaan.
Perubahan nama jadi Xbox
- Ambisi: Sharma menekankan Microsoft Gaming mungkin menjelaskan struktur perusahaan, tapi tidak menggambarkan ambisi mereka. Karenanya, Xbox dipilih sebagai identitas utama.
- Warisan Phil Spencer: Nama Microsoft Gaming mulai digunakan pada 2022 saat Phil Spencer ketika menjadi CEO divisi tersebut, bertepatan dengan rencana akusisi Activision Blizzard. Saat itu, tujuannya ingin menunjukkan bisnis game Microsoft lebih dari sekadar konsol.
- Kembalinya eksklusivitas: Perubahan nama ini juga dibarengi dengan sinyal Xbox mungkin akan kembali fokus pada strategi game eksklusif untuk menarik kembali minat para pemain.
Pax insight
Xbox saat ini dilaporkan sedang menguji coba logo baru yang akan segera diperkenalkan di publik. Karenanya, menarik untuk menunggu terobosan yang akan dilakukan setelah melakukan perubahan nama dan visi perusahaan.



