Hibura
Rabu, 25 Maret 2026 16:05 WIB

Bos baru Xbox ingin ada harga langganan Game Pass lebih murah

CEO baru Xbox Asha Sharma menyatakan keinginannya untuk menghadirkan layanan Game Pass yang lebih murah.
Ilustrasi: Pinterest

CEO baru Xbox Asha Sharma baru saja mengungkap visi baru yang diusung perusahaan. Usai kembali dari Game Developers Conference (GDC), ia menuturkan ingin membuat ekosistem Xbox yang lebih terjangkau. 

Apa yang menarik? 

Berangkat dari visi tersebut, Asha menuturkan, berencana untuk merombak model harga Xbox Game Pass yang ada saat ini. Hal ini dilakukan untuk bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas. 

Langkah ini terbilang berani, mengingat sejak beberapa bulan terakhir, harga Game Pass diketahui terus naik. Salah satunya adalah harga Game Pass Ultimate yang melonjak hingga USD 30 per bulan, naik dua kali lipat. 

Sementara Game Pass Essential kini dibanderol USD 10 per bulan, tanpa kehadiran akses game hari pertama. Untuk itu, strategi Asha ini disebut akan menjadi angin segar bagi platform Xbox, termasuk para pemain setia. 

Strategi Xbox di bawah kepimpinan Asha Sharma 

Tier harga baru: Xbox disebut mempertimbangkan akan meluncurkan tier langganan yang lebih murah, meski kemungkinan ada imbas kemunculan iklan. 

Kolaborasi: CEO Netflix Greg Peters juga sempat mengonfirmasi telah bertemu beberapa kali dengan Asha untuk berdiskusi tentang ide paket langganan bundel antara Xbox dan Netflix. 

Jawab keraguan: Langkah ini juga disebut menjadi cara Asha meredam keraguan sejumlah pihak. Karenanya, ia meyakinkan kalau kehadirannya adalah untuk mengekspansi bisnis game, tak sekedar mengubahnya jadi mesin AI generatif. 

Pax insight

Jika Asha benar-benar ingin menawarkan tier langganan baru di layanan Game Pass, hal ini tentu dinantikan para pemain. Bahkan, bukan tidak mungkin, strategi ini bisa kembali menarik hati pemain yang sebelumnya keberatan dengan kenaikan harga tier Ultimate.