Setelah cukup lama menghilang dari peredaran sejak Shadow of the Tomb Raider dirilis pada tahun 2018, sosok ikonik Lara Croft akhirnya siap kembali menyapa para penggemar. Tidak tanggung-tanggung, Amazon Game Studios mengumumkan kehadiran dua judul game Tomb Raider terbaru sekaligus dalam ajang penghargaan The Game Awards 2025.
Dilansir dari Engadget, judul pertama yang diumumkan adalah Tomb Raider: Legacy of Atlantis. Game ini dijadwalkan rilis pada tahun 2026 dan merupakan sebuah remake atau pembuatan ulang dari petualangan pertama Lara Croft yang legendaris. Dikembangkan oleh Crystal Dynamics bersama Flying Wild Hog, game ini akan dibangun menggunakan teknologi grafis terkini, Unreal Engine 5. Kabar baiknya bagi para penggemar lama, elemen klasik seperti kehadiran dinosaurus dipastikan akan tetap ada dalam versi modern ini. Game ini akan tersedia untuk konsol PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC.
Judul kedua adalah Tomb Raider: Catalyst, yang direncanakan meluncur pada tahun 2027. Berbeda dengan judul pertama yang bernuansa nostalgia, Catalyst adalah kelanjutan cerita baru dari seri utamanya. Game ini akan membawa Lara bertualang ke wilayah India Utara pasca terjadinya sebuah bencana mitos yang misterius. Di sini, Lara tidak sendirian; ia harus bersaing sengit dengan para pemburu harta karun lainnya. Sayangnya, belum ada informasi resmi mengenai platform apa saja yang akan mendukung game ini.
Langkah besar ini menunjukkan keseriusan Amazon dalam menghidupkan kembali waralaba Tomb Raider. Sejak tahun 2022, Amazon telah bersiap menjadi penerbit game ini. Selain game, mereka juga sedang menggarap adaptasi serial televisi yang melibatkan nama-nama besar seperti Phoebe Waller-Bridge di balik layar dan Sophie Turner (pemeran Sansa Stark di Game of Thrones) yang akan memerankan Lara Croft. Tampaknya, Amazon ingin mengulang kesuksesan besar seperti yang mereka raih dengan Fallout, di mana game dan serial televisinya saling mendukung popularitas satu sama lain.
Pax Insight
Strategi merilis remake klasik bersamaan dengan sekuel cerita baru adalah langkah cerdas untuk menjembatani kesenjangan generasi penggemar. Legacy of Atlantis bertugas memuaskan rindu para gamer veteran yang tumbuh di era 90-an dengan nostalgia grafis modern, sementara Catalyst dan serial TV barunya dirancang untuk menarik minat audiens Gen Z yang mungkin belum terlalu mengenal sosok Lara Croft. Ini adalah ekosistem hiburan lintas media yang jika dieksekusi dengan benar, bisa menjadikan Tomb Raider kembali sebagai raja (atau ratu) genre petualangan aksi global.



