Hibura
Rabu, 10 Desember 2025 18:08 WIB

Tesla kini ingatkan jika ponsel Anda tertinggal di mobil

Bagi pemilik Tesla yang sering lupa membawa ponsel saat keluar dari mobil, fitur baru yang akan datang bisa menjadi penyelamat.

Bagi pemilik Tesla yang sering lupa membawa ponsel saat keluar dari mobil, fitur baru yang akan datang bisa menjadi penyelamat. Melalui pembaruan software liburan tahunan (Holiday Update 2024.44.3), Tesla memperkenalkan fitur "Phone Left Behind Chime" yang dirancang untuk mencegah ponsel tertinggal di dalam kabin.

Dilansir dari Digitaltrends, fitur ini bekerja dengan memanfaatkan teknologi Ultra-Wideband (UWB) yang presisi, yang sudah terpasang di model Tesla terbaru (Model 3 dan Model Y keluaran 2024 ke atas). Jika sistem mendeteksi bahwa pintu mobil sudah ditutup tetapi ponsel yang terdaftar sebagai "Phone Key" masih berada di dalam, baik di wireless charger maupun tempat lain di kabin, mobil akan memberikan peringatan berupa bunyi lonceng (chime) beberapa detik setelah pintu tertutup.

Peringatan ini tidak hanya berupa suara dari speaker eksternal mobil, tetapi juga disertai dengan notifikasi visual seperti lampu hazard yang berkedip dan notifikasi yang dikirim ke aplikasi Tesla di ponsel pemilik (jika ponsel tersebut bukan yang tertinggal). Fitur ini cukup cerdas untuk tidak berbunyi jika masih ada penumpang yang terdeteksi di dalam mobil, sehingga tidak akan mengganggu jika Anda hanya keluar sebentar meninggalkan keluarga di dalam.

Fitur ini sangat berguna karena peran ponsel modern bukan lagi sekadar alat komunikasi, tetapi juga kunci mobil, dompet digital, dan pusat navigasi. Kehilangan akses ke ponsel karena terkunci di dalam mobil bisa menjadi masalah besar. Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini melalui menu Controls > Locks > Phone Left Behind Chime di layar sentuh mobil.

Namun, ada keterbatasan teknis: fitur ini hanya berfungsi optimal dengan ponsel yang mendukung teknologi UWB (seperti iPhone 11 ke atas dan flagship Android tertentu seperti Google Pixel Pro atau Samsung Galaxy Ultra). Ponsel kelas menengah atau model lama yang tidak memiliki chip UWB mungkin tidak bisa memanfaatkan fitur pelacakan lokasi presisi ini sepenuhnya.

Pax Insight

Fitur sederhana ini menunjukkan evolusi mobil dari sekadar mesin transportasi menjadi perangkat pintar yang proaktif. Tesla memanfaatkan sensor yang sudah ada, yaitu UWB untuk kunci digital, guna menyelesaikan masalah sehari-hari seperti lupa membawa ponsel tanpa perlu menambah biaya perangkat keras.

Inilah contoh nyata dari konsep mobil berbasis perangkat lunak, di mana nilai kendaraan terus bertambah seiring waktu melalui pembaruan kode, bukan hanya lewat penggantian suku cadang. Namun, ketergantungan pada ponsel tertentu yang memiliki teknologi UWB juga menyoroti adanya fragmentasi. Fitur mobil pintar di masa depan berpotensi semakin eksklusif bagi pemilik ponsel kelas atas, sehingga menciptakan kesenjangan pengalaman pengguna berdasarkan perangkat yang mereka gunakan.