Hibura
Senin, 6 Oktober 2025 17:12 WIB

Parasut berlubang tingkatkan keamanan drone

Tim peneliti dari Prancis dan Kanada berhasil memperbaiki parasut tradisional dengan cara yang tak terduga: membuat ratusan lubang di dalamnya.
Sumber: Martin Primeau

Tim peneliti dari Prancis dan Kanada berhasil memperbaiki parasut tradisional dengan cara yang tak terduga: membuat ratusan lubang di dalamnya, dilansir dari New Atlas. Terinspirasi oleh seni Jepang Kirigami, seni melipat dan memotong kertas menjadi bentuk dekoratif, parasut jenis ini dapat turun melalui udara dengan stabil dan mendarat sangat dekat dengan target di bawahnya.

Inovasi ini dapat mempermudah penerjunan paket bantuan kemanusiaan dengan akurat dan aman, serta meningkatkan efisiensi pengiriman paket melalui drone. Parasut tradisional menjebak udara di bawahnya dan menciptakan hambatan yang memperlambat turunnya. Namun, hambatan berlebihan dapat membuat parasut melenceng dari jalur dan mendarat jauh dari tujuan.

Hal ini membuat penerjunan paket bantuan kemanusiaan, baik saat perang maupun bencana alam, menjadi sangat rumit. Paket dapat rusak atau hanyut dan sulit ditemukan kembali.

Parasut kirigami sebagian besar mengatasi masalah tersebut. "Bentuk lonceng terbalik meregangkan celah pola kirigami dan memaksa udara melewati berbagai bukaan kecilnya. Ini membuat aliran udara tetap teratur, tanpa pusaran kacau yang besar, menghasilkan lintasan yang dapat diprediksi," kata Frédérick Gosselin, profesor di institut teknik yang mencetuskan ide parasut ini.

Tim dari Polytechnique Montreal menguji berbagai prototipe dengan menjatuhkan botol yang dilengkapi parasut kirigami dari ketinggian hampir 60 meter.

Parasut ini juga murah dan mudah diproduksi dari berbagai bahan menggunakan pemotong laser atau mesin potong cetakan. Tidak diperlukan jahitan atau perakitan kompleks. Tim bereksperimen dengan berbagai pola yang dipotong laser pada lembaran plastik hingga menemukan pola lingkaran tertutup yang tepat.

Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyempurnakan desain baru ini. Para peneliti berharap dapat memasukkan ide-ide dari origami untuk membuat parasut mereka dapat dikemas atau menambah kekakuan, serta mengubah penurunannya tergantung pada jenis kargo yang dibawanya.