Dua drone pengiriman Amazon dilaporkan bertabrakan dengan crane di Tolleson, Arizona, dilansir dari Engadget. Kejadian ini terjadi sekitar 5 km dari pusat pemenuhan yang dikelola perusahaan teknologi tersebut dan melibatkan dua drone Prime Air milik Amazon. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini.
Penegak hukum dipanggil ke lokasi kejadian, namun Sersan Erik Mendez dari polisi Tolleson mengatakan kepada stasiun radio lokal KTAR bahwa Administrasi Penerbangan Federal (FAA) akan mengambil alih penyelidikan. Hal ini menunjukkan keseriusan insiden yang melibatkan wahana tanpa awak komersial.
"Kami mengetahui adanya insiden yang melibatkan dua drone Prime Air di Tolleson, Arizona," kata juru bicara Amazon Terrence Clark. "Kami saat ini bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menyelidiki kejadian ini."
Amazon mulai menawarkan layanan pengiriman menggunakan drone di wilayah Phoenix tahun lalu. Drone-drone tersebut hanya terbang pada siang hari dan jika kondisi cuaca mendukung. Perusahaan mendapat persetujuan FAA untuk mengirim beberapa produk tambahan menggunakan drone pada bulan Mei.
Insiden ini menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mengoperasikan drone komersial di lingkungan perkotaan. Keberadaan infrastruktur seperti crane konstruksi dapat menjadi hambatan navigasi bagi wahana tanpa awak, meskipun dilengkapi teknologi sensor penghindaran rintangan canggih.
Program Prime Air Amazon merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk merevolusi sistem pengiriman dengan mengurangi waktu antarnya menjadi 30 menit atau kurang untuk produk-produk tertentu. Namun, insiden seperti ini mengingatkan bahwa teknologi drone pengiriman masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan.
Belum diketahui apakah insiden ini akan mempengaruhi operasi pengiriman drone Amazon di wilayah Phoenix. Perusahaan kemungkinan akan menunggu hasil penyelidikan FAA sebelum membuat keputusan terkait kelanjutan program Prime Air di Arizona.



