Perusahaan teknologi asal Tiongkok, BOE, kembali mengalami kendala dalam upaya mereka masuk ke rantai pasokan premium Apple. Laporan terbaru menyebutkan kalau perusahaan ini belum mampu memenuhi standar kualitas untuk panel LTPO OLED yang disiapkan untuk iPhone 17.
Menurut laporan ZDNet Korea, BOE gagal menyediakan 10 juta panel LTPO OLED yang sudah dipesan Apple sejak awal kuartal ketiga 2026. Kegagalan ini cukup serius, apalagi teknologi LTPO sendiri belum pernah diproduksi BOE dalam skala besar, seperti dilansir dari laman Wccftech (20/11).
Padahal, perusahaan ini menargetkan pengiriman hingga 40 juta unit panel sepanjang tahun ini. Upaya Research & Development (R&D) terus mereka lakukan agar bisa menandingi pemain besar lain di industri tampilan, termasuk Samsung Display yang dikenal sangat dominan.
Namun, karena gagal memenuhi standar Apple, pesanan awal BOE akhirnya dialihkan sepenuhnya ke Samsung Display. Samsung kini diperkirakan akan mengirim sekitar 90 juta panel untuk lini iPhone 17, jumlah ini meningkat dari rata-rata 80 juta unit pada pesanan mereka sebelumnya.
Sementara itu, masalah kualitas pada panel OLED BOE memang menjadi sorotan, meski panel x3 milik mereka sudah dipakai pada smartphone lain seperti OnePlus 15. Namun, tampaknya kualitas Apple berada pada level yang jauh lebih ketat dan sulit ditembus.
Situasi BOE ini makin rumit setelah US US International Trade Commission (ITC) menyatakan mereka bersalah atas kasus pencurian IP milik Samsung Display. Keputusan tersebut berujung pada pelarangan masuknya panel BOE ke pasar Amerika Serikat selama 15 tahun ke depan.
Pax Insight
Dominasi Samsung dan LG dalam suplai panel buat Apple bisa berdampak pada makin stabilnya kualitas layar iPhone yang masuk resmi ke Indonesia. Sementara itu, kegagalan BOE menembus pasal global bisa memperlambat hadirnya alternatif layar OLED yang lebih terjangkau bagi brand smartphone lain yang beredar di Indonesia. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memengaruhi harga dan ketersediaan perangkat dengan layar premium di kelas menengah.



