Google meluncurkan pembaruan ke Maps yang membawa beberapa alat baru, termasuk kemampuan untuk memeriksa ketersediaan pengisi daya kendaraan listrik (EV), dilansir dari Engadget. Saat ini aplikasi tersebut sudah menunjukkan lokasi pengisi daya EV, tetapi tidak menunjukkan apakah mereka tersedia atau tidak. Dengan kata lain, pengguna mungkin tiba di stasiun pengisian daya hanya untuk menemukan antrian kendaraan listrik menunggu untuk diisi.
Alat yang diperbarui akan segera menunjukkan "berapa banyak pengisi daya yang mungkin tersedia saat Anda tiba." Ini menggunakan kombinasi teknologi AI dan ketersediaan pengisi daya real-time untuk memprediksi berapa banyak pengisi daya yang mungkin terbuka dan siap digunakan pada titik waktu tertentu. Google mengatakan ini akan membantu pengguna "menghindari antrian dan menghemat waktu".
Pelacak pengisi daya akan diluncurkan minggu depan, tetapi hanya melalui Android Auto dan mobil dengan Google built-in. Ini berarti fitur ini tidak akan segera tersedia untuk semua pengguna, tetapi akan diperluas secara bertahap.
Tab Explore telah direnovasi, membuatnya lebih mudah untuk menemukan daftar kurasi dari influencer lokal dan perusahaan seperti OpenTable. Yang harus pengguna lakukan adalah geser ke atas untuk melihat "restoran, aktivitas, dan tempat wisata yang sedang trending dan populer terdekat." Tab Explore yang diperbarui akan diluncurkan bulan ini secara global di Android dan iOS.
Perusahaan juga memasukkan lebih banyak Gemini ke dalam Maps karena ini adalah tahun 2025. Chatbot AI ini akan dapat menghasilkan tips "ketahui sebelum Anda pergi" sebelum mengunjungi restoran, hotel, venue konser, dan lokasi menarik lainnya. Google mengatakan Gemini akan seperti "memiliki pemandu yang berpengetahuan menunjukkan jalan kepada Anda".
Fitur tips berbasis AI ini sudah tersedia untuk banyak pengguna di Amerika Serikat di Android dan iOS. Ini memungkinkan pengguna mendapatkan wawasan berharga tentang tempat-tempat yang mereka rencanakan untuk dikunjungi.



