Samsung Galaxy Z Fold8 akhirnya dirilis dengan bentuk barunya yang mirip dengan paspor. Bodi lebih pendek dan lebar memungkinkan perangkat ini punya cover screen 5,5 inci yang lebih nyaman dipakai mengetik ketimbang desain sebelumnya.
Layar dalamnya pun jadi lebih lega sehingga pengguna bisa dengan nyaman mengakses berbagai aplikasi, termasuk e-book.
Berbagai perubahan signifikan datang bersama form factor baru yang mencuri perhatian ini.
Perubahan apa saja yang dibawa Galaxy Z Fold8?
1. Desain baru rasio 4:3
Perubahan ini paling terasa dari Fold sebelumnya. Bentuk Galaxy Z Fold8 jadi lebih pendek dan lebar, mirip dengan paspor. Sementara rasio sebelumnya lebih tinggi dan sempit sehingga membuat pengguna mungkin kurang fleksibel ketika mengakses layar cover.
2. Lebih ringan
Galaxy Z Fold8 menggunakan desain baru yang lebih pendek dan lebar memiliki bodi yang lebih ringan, yakni hanya 201 gram. Samsung dalam peluncurannya bahkan mengklaim kalau Fold8 merupakan “world lightest foldable phone”. Adapun bodi Fold sebelumnya adalah 215 gram.
3. Layar Flex Titanium
Untuk pertama kalinya Samsung memperkenalkan teknologi layar terbaru Flex Titanium, di mana struktur layar berbasis titanium dirancang untuk membuat foldables lebih tipis tanpa mengurangi daya tahannya.
Samsung mengombinasikan lapisan titanium alloy dan pelat titanium. Flex Titanium memperkuat struktur penopang layar sekaligus mengurangi tampilan lipatan alias crease.
4. Teknologi baterai Silicon-Carbon
Teknologi ini memiliki kepadatan energi lebih tinggi, dengan begitu Samsung dapat memasang baterai berkapasitas lebih besar tanpa membuat bodi ponsel lebih tebal. Inilah yang membuat Galaxy Z Fold8 memiliki kapasitas daya 4.800mAh yang diklaim bisa dipakai 26 jam video playback.
5. Fast charging 45W
Untuk pertama kalinya, Galaxy Z Fold8 didukung pengisian daya cepat 45W yang diturunkan dari Galaxy S series. Generasi Galaxy Z Fold sebelumnya mentok pada kecepatan pengisian daya 25W.
6. Kamera ultra-wide 50MP
Galaxy Z Fold8 menghadirkan peningkatan dari sisi kamera ultra-wide yang resolusinya lebih tinggi yakni 50MP, dibandingkan dengan ultra-wide Galaxy Z Fold7 yang “hanya” 12MP.
7. Dukungan fitur Horizontal Lock dan Galaxy Log
Pada generasi Galaxy Z Fold7, belum ada fitur perekaman video Horizontal Lock dan Galaxy Log. Namun, Samsung menambahkan kemampuan stabilisasi dan perekaman video Log tersebut di Galaxy Z Fold8. Kedua fitur ini sebelumnya sudah dirilis di Galaxy S26 Series.
8. Galaxy AI My Fancam
Pada Galaxy Unpacked 22 Juli 2026, Samsung memperkenalkan fitur baru Galaxy AI yakni MyFancam. Lewat fitur ini, pengguna bisa merekam video konser alias fancam lebih fokus pada salah satu objek yang diinginkan.
9. Snapdragon 8 Elite Gen 5
Samsung menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada Galaxy Z Fold8, ini setara dengan dipakai pada Galaxy S26 Ultra. Adapun generasi Fold sebelumnya memakai chipset di bawahnya. Penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 5 ini memungkinkan smartphone ini punya performa AI yang lebih kencang.
Pax Insight
Galaxy Z Fold8 bukan hanya berubah desainnya tetapi Samsung juga membawa sejumlah peningkatan dari segi material layar titanium yang dipakai, imbasnya pada layar yang lebih kokoh dan bodi lebih tipis.
Form factor baru dari Galaxy Z Fold8 juga memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan cover screen selayaknya smartphone konvensional, termasuk lebih nyaman dipakai membalas pesan tanpa harus buka layar.



